MINAT BACA. Komisi A DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Dispuspa Kabupaten Magelang, Kamis (2/5/2024), terkait dengan pengelolaan perpustakaan dan perkembangan minat baca masyarakat. (foto r. ariel rizja noviandri)
MUNGKID – Dalam diskusi di Dinas Perpustakaan & Kerarsipan (Dispuspa) Kabupaten Magelang, Kamis (3/5/2024), Komisi A DPRD Provinsi Jateng melihat minat baca masyarakat terhadap buku masih baik. Seperti disampaikan Kepala Dispuspa Wisnu Argo Budiono, sampai sekarang masih banyak masyarakat yang datang ke perpustakaan untuk membaca.
Dari kondisi itu, ia menilai budaya literasi di Kabupaten Magelang masih cukup baik. Untuk mengimbangi derasnya arus digital, pihaknya juga menyediakan akses secara online yakni penyediaan e-Book.

“Kami sangat berterimakasih atas kunjungan dan dukungan Komisi A terhadap perpustakaan. Kami juga mendukung upaya Komisi A yang akan menyusun Raperda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan dalam rangka peningkatan budaya literasi di kalangan masyarakat,” katanya.
Dalam upaya itu, pada tahun ini dispuspa menetapkan target replikasi program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial tahun 2024. Diantaranya target jangka pendek menargetkan pendirian 3 perpustakaan desa, target jangka menengah ada 5 perpustakaan desa setiap tahunnya, dan target jangka panjang ada 190 perpustakaan desa.
“Dari angka diatas, sudah terealisasi 27 perpustakaan desa,” katanya bangga.

Mendengarnya, Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Soetjipto mengaku apresiatif dengan kinerja pelayanan dispuspa. Ia berharap, dengan upaya-upaya yang dilaksanakan selama ini, dispuspa tetap mampu ‘menggugah’ budaya literasi masyarakat.
“Saat masuk ke gedung ini, yang membuat saya terkesan adalah kata-kata yang ada di depan, ‘Aku Datang, Aku Baca, Aku Bisa Sejahtera.’ Dari kata-kata itu, kita berharap perpustakaan mampu berperan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (ariel/priyanto)









