Terminal Madureso Temanggung Bisa untuk Bus AKAP

5c617d2f431d1765667163

PANTAU TERMINAL. Komisi D DPRD Jateng saat meninjau
Terminal Madureso Kabupaten Temanggung, Senin (11/2/2019). (foto dewi sekarsari)

TEMANGGUNG –  Komisi D DPRD Jateng meninjau terminal Madureso, Temanggung, Senin (11/2/2019). Kunjungan itu dimaksudkan untuk mencari data dan perkembangan pembangunan yang sudah dilaksanakan.

Rombongan diterima oleh Kasi Terminal Angkutan Jalan Dishub Jateng, Bekora Seputranto. Kepada Dewan, ia mengatakan pembangunan terminal ini memakan luas tanah 3.000 m2, dan status tanah di terminal ini sudah jelas.

“Tanah dan bangunan ini sudah mutlak milik provinsi murni,” tegasnya.

Bekora menambahkan, walaupun terminal masih bertipe B namun sudah ada bis antarkota antarprovinsi (akap), karena meningat kebutuhan yang semakin banyak dan guna meningkatkan pelayanan kebutuhan untuk masyarakat. “Untuk jumlah karyawan di sini ada dua PNS dan tujuh PTT,” katanya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi D sekaligus pimpinan rombongan, Hadi Santoso mengatakan diperlukannya analisis yang faktual di lapangan kepada pemerintah pusat perihal terminal.

“Demikian juga ada (terminal) tipe B dan C membolehkan akap untuk masuk, karena potensi yang besar dan pelayanan prima bisa menjadikan tipe menjadi A,” ujarnya.

Terminal ini juga dinilai sudah bagus untuk akses jalan bis lewat dan akses parkirnya, selain itu kios-kios dan tempat umum seperti toilet dan mushala juga sudah  memadai. Kedepannya, pelayanan dan SDM terminal lebih baiknya untuk ditingkatkan lagi. (dewi/priyanto)

Info Lainnya

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.

  • Pilkades Serentak 2026, Komisi A Pantau Kesiapan Sukoharjo

    SUKOHARJO – Menghadapi Pilkades Serentak 2026, Komisi A DPRD Provinsi Jateng memonitor kesiapan beberapa kabupaten, salah satunya Sukoharjo. Saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sukoharjo di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (13/7/2026), Komisi A menyoroti aspek administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga pembiayaannya.

  • Hadapi Kekeringan, Stok Air Bendungan Masih Aman

    JEPARA – DPRD Provinsi Jateng meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan air masyarakat, termasuk memastikan distribusi bantuan air bersih dilakukan tanpa membebani warga terdampak.

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.