SAPA WARGA : Ketua Komisi E Messy Widiastuti beserta anggota menyapa warga yang berada di tempat pengungsian.(foto: rahmat yw)
PEKALONGAN – Komisi E DPRD Jateng menemui pengungsi di Balai Kelurahan eks Kramatsari, Kota Pekalongan, Selasa (3/12/2024). Mereka warga Kelurahan Pasirkratonkramat yang terdampak dari jebolnya bantaran Sungai Bremi, pada Minggu (1/12/2024).

Ketua Komisi E Messy Widiastuti beserta anggota turut menyalurkan bantuan berupa makanan dan mi instan. Bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jateng dan Kota Pekalongan, Komisi E berharap pemerintah bisa melakukan penanganan setidaknya memantau kondisi kesehatan serta ketersediaan bahan makanan.
“Kami hadir ke sini selain untuk dorongan moril sekaligus berharap kepada pemerintah supaya masalah Kesehatan dan ketersediaan bahan makanan untuk pengungsi selalu dipantau. Terutama kepada lansia, ibu hamis, dan balita,” ucap Messy.

Sesuai paparan dari Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) BPBD Kota Pekalongan Aprilyanto Dwi Purnomo, untuk suplai makanan di tiga tempat pengungsian sejauh ini tidak mengalami kekurangan. Stok serta bantuan selalu bertambah.
“Kami meminta kepada warga yang ingin membantu supaya bisa koordinasi dengan BPBD atau datang ke tempat pengungsian menemui lurah. Koordinas perlu supaya bantuan yang disalurkan bisa ke sasaran,” ucapnya.

Soal kesehatan, sejauh ini tidak ada menemui kendala. Petugas Paramedis selalu bersiap siaga 24 jam. Setiap harinya saat pagi sampai sore, pengungsi terutama laki-laki pulang ke rumahnya untuk memantau maupun membenahi kondisi rumah. Selebihnya saat malam hari, mereka berkumpul di tempat pengungsian.
“Untuk beberapa hari ke depan kami belum bisa memastikan apakah air sudah bisa surut apa belum. Prakiraan BMKG kondisi pesisir pantura sedang mengalami air pasang. Ketinggian air di lokasi banjir masih ada sedaman 1 meter dan 75 sentimeter,” ucapnya.
Mengenai data pengungsi yang mendiami balai eks kelurahan Kramatsari sebanyak 277 orang, di eks kelurahan Kraton sebanyak 109 orang dan di TPQ Baitul Hikmat sebanyak 122 orang.(rafdan/priyanto)








