Tangani Covid-19, Peran DPRD Tak Setengah-setengah

WhatsApp Image 2020 09 15 at 14.39.16

JADI NARASUMBER : Anggota Komisi A Saiful Hadi menjadi narasumber dalam KKDN virtual yang dilakukan Sespimti Polri di Studio Berlian TV.(foto: setyo herlambang)

GEDUNG BERLIAN – Anggota Komisi A DPRD Jateng, Saiful Hadi menjadi narasumber dalam Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) secara virtual yang dilakukan oleh peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg Ke-29 Tahun 2020.

Dipusatkan di Studio Berlian TV, Gedung DPRD jateng, Selasa (15/9/20200), Saiful mengulas peran DPRD dalam penanganan Covid-19. Tema dalam KKDN virtual tersebut yakni “Peran dan Bijak Strategi Polri Dalam Pelaksanaan PSBB Menghadapi Pandemi Covid-19 di Indonesia”.

Dalam kesempatan tersebut, Saiful menjelaskan, secara keseluruhan DPRD Jateng mendukung segala kebijakan yang dilakukan oleh Gubernur Ganjar Pranowo dalam menangani pandemi Covid-19. Baik dari sisi anggaran maupun kebijakan disokong secara keseluruhan oleh Dewan.

Terbukti dari upaya refocussing APBD 2020 , DPRD menyetujui adanya pemotongan sejumlah alokasi anggaran di semua instansi kedinasan. Selain itu dari sisi kebijakan lain seperti program Jogo Tonggo pun, DPRD turut menyosialisasikan di setiap daerah pemilihan mereka untuk memastikan program-program kebijakan tsb terlaksana dengan baik atau tidak.

Masalah refocusing anggaran di internal Sekwan sendiri. Kegiatan-kegiatan DPRD Jateng hampir sekitar Rp 30 miliar untuk mendukung program percepatan penanganan Covid-19. Selain itu, DPRD Jateng memastikan bahwa anggaran-anggaran refocusing untuk penanganan covid-19 terserap dengan baik.

Secara panjang lebar, Saiful menjelaskan mulai dari fungsi kontrol, hubungan sinergitas antarlembaga dalam penanganan Covid-19, sampai pada penytaluran aspirasi.

Secara fungsi kontrol, DPRD keliling ke masing-masing daerah pemilihan, memantau bagaimana penanganan Covid-19 di daerah. Hasil kunjungan tersebut sebagai bahan evaluasi bagi DPRD untuk disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, DPRD Prov Jateng dilibatkan dalam beberapa kegiatan sperti penyerahan kit Jogo Tonggo, juga penyerahan bantuan Jaring Pengaman Ekonomi

Menyinggung soal identifikasi serta menyalurkan aspirasi, Saiful mengakui masih banyak ditemukan masyarakat yang secara ekonomi mengajukan bantuan UMKM. Selain itu masih ada masyarakat yang tidak mendapat bantuan baik dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan juga dari dana desa. Menjadi kewajiban DPRD untuk menyampaikan temuan data tersebut ke mitra terkait di pemerintah provinsi. Dengan demikian dapat diakomodasi dan disempurnakan datanya.

“Sinergitas antarinstansi dan lembaga pemerintahan yang bertanggung jawab dalam penanganan Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah sudah bagus. Sinergi antar pemprov dan pemkab, antara dinas di pemprov, TNI dan Polda juga selama ini sudah bagus. Saling bahu membahu untyuk penanganan Covid-19,” pungkasnya.(setyo/priyanto)

Info Lainnya

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.

  • Pilkades Serentak 2026, Komisi A Pantau Kesiapan Sukoharjo

    SUKOHARJO – Menghadapi Pilkades Serentak 2026, Komisi A DPRD Provinsi Jateng memonitor kesiapan beberapa kabupaten, salah satunya Sukoharjo. Saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sukoharjo di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (13/7/2026), Komisi A menyoroti aspek administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga pembiayaannya.

  • Hadapi Kekeringan, Stok Air Bendungan Masih Aman

    JEPARA – DPRD Provinsi Jateng meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan air masyarakat, termasuk memastikan distribusi bantuan air bersih dilakukan tanpa membebani warga terdampak.