• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Minggu, 25 Januari 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

Sumanto Tekankan Arti Penting Grand Design Pertanian Berkelanjutan

04/10/2023
in BERITA, PIMWAN
Sumanto Tekankan Arti Penting Grand Design Pertanian Berkelanjutan

DIALOG TELEVISI : Ketua DPRD Sumanto menjadi narasumber dalam dialog televisi, baru-baru ini.(foto: teguh prasetyo)

JAKARTA – Ketua DPRD Jateng Sumanto menekankan pentingnya membuat desain besar (grand design) baru pertanian di Jawa Tengah. Sekarang ini masalah ketahanan pangan sangat diperhatikan terlebih dengan masalah klimatologi (dampak bencana) serta peralihan fungsi lahan maupun keberlanjutan petani itu sendiri.

Sumanto lantas mengutip pernyataan Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri, supaya pemerintah menjaga keberlangsungan lahan produktif. Tata ruang harus memastikan lahan-lahan subur tidak boleh dialihfungsikan. Sehingga Provinsi Jawa Tengah tetap bisa menjadi salah satu lumbung pangan nasional serta bisa menopang kebutuhan pangan provinsi lain. 

Selain lahan, tambahnya, ketersediaan air juga harus dijaga. Salah satunya dengan membuat waduk dan embung. Hal tersebut sudah dimulai oleh Presiden Joko Widodo dengan membuat waduk yang besar di seluruh Indonesia. Selanjutnya pemerintah provinsi dan kabupaten juga perlu menyiapkan embung dengan skala kecil di daerah masing-masing. Saat ini baru ada 1.300 embung untuk 8.599 desa / kelurahan di Jawa Tengah. Jumlah itu masih sangat kurang untuk menopang lahan pertanian yang ada, minimal satu desa ada 2 atau 3 embung. Sehingga saat musim kemarau, para petani tetap bisa bertani. 

“Prinsipnya air hujan saat musim hujan yang melimpah ruah, harus ditampung dulu jangan langsung turun ke laut. Sehingga bisa dipakai petani saat musim kemarau. Karena saat kemarau, justru saat paling tepat untuk bertani karena tidak ada hama.” ungkap anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jateng tersebut dalam dialog “Speak After Lunch” di Studio iNews TV Jakarta, baru-baru ini.

Selain itu, salah satu yang menjadi keluhan petani adalah pendapatan kecil, apalagi saat panen raya harga akan turun. Sehingga pemerintah juga perlu memperhatikan pendapatan petani. Dengan menyesuaikan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering panen (GKP). Ini supaya para petani, khususnya di Jateng sejahtera minimal pendapatan mereka bisa setara UMR.

“Pemerintah juga bisa mendorong pengembangan teknologi pertanian seperti mina padi. Dengan menggabungkan teknik budidaya padi dan budidaya ikan, yang dilakukan secara bersamaan di lahan sawah. Jadi sejak nanam 3 bulan padinya panen dan ikannya juga panen. kalau ikannya nila panennya 6 bulan dan kalau ikan lele 3 bulan. Itu akan meningkatkan pendapatan mereka,” ungkapnya.

Dia menambahkan, dalam proses bertani dan beternak 60% keberhasilan ada di bibit. Sehingga kalau bertani bibitnya harus unggul dan beternak bibitnya juga harus bagus. Maka perlu adanya peran Badan Riset Nasional (Brin) atau kalau di Provinsi Jawa Tengah ada Balai Penelitian dan Pengembangan di Sektor Pertanian dan Peternakan. 

“Di situlah kita buatkan Perda Nomor 8 Tahun 2022 tentang Peningkatan dan Pengembangan Balai Ternak, Balai Benih Ikan dan Balai Benih Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan di Provinsi Jawa Tengah. Nanti lulusan perguruan tinggi masuk ke situ jadi peneliti, jadi penelitian terus berjalan. Kalau bibit unggul bisa dihasilkan dan menjadi 60% keberhasilan petani maka ke depan akan lebih baik,” pungkasnya.(teguh/priyanto)

Tags: DPRD Jatenggedung berlianJateng GayengSumanto
Previous Post

Permendagri 42/2015 Perkuat Raperda Penanganan Konflik Sosial

Next Post

Raperda Kedaulatan Pangan Diubah Jadi Cadangan Pangan Pemerintah Daerah

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Sinkronisasi Data & Alih Fungsi Lahan Jadi Catatan Kritis
BERITA

Sinkronisasi Data & Alih Fungsi Lahan Jadi Catatan Kritis

20/01/2026
Sumpah Jabatan, 14 Pejabat di Setwan Jateng
BERITA

Sumpah Jabatan, 14 Pejabat di Setwan Jateng

15/01/2026
Diapresiasi, Pelatihan Kerja Informal di Desa-desa Miskin Sragen 
BERITA

Diapresiasi, Pelatihan Kerja Informal di Desa-desa Miskin Sragen 

15/01/2026
Dimonitor, Kinerja Bank Jateng Cabang Purwodadi & Demak
BERITA

Dimonitor, Kinerja Bank Jateng Cabang Purwodadi & Demak

14/01/2026
Raperda Standarisasi Jalan Butuh Pengukuran Ulang Jalan Provinsi
BERITA

Raperda Standarisasi Jalan Butuh Pengukuran Ulang Jalan Provinsi

14/01/2026
Jamkrida Perlu Sasar Sektor Pangan
BERITA

Jamkrida Perlu Sasar Sektor Pangan

12/01/2026
Next Post
Raperda Kedaulatan Pangan Diubah Jadi Cadangan Pangan Pemerintah Daerah

Raperda Kedaulatan Pangan Diubah Jadi Cadangan Pangan Pemerintah Daerah

Diskusi Bersama DPRD DIY soal Optimalisasi PAD 

Diskusi Bersama DPRD DIY soal Optimalisasi PAD 

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah