Sumanto: DPRD Harus Cermat Kritisi LKPj Gubernur 2023

SAVE 20240505

Sumanto.(foto rahmat yasir widayat)

SURAKARTA – Ketua DPRD Jateng Sumanto mengajak kepada seluruh anggota Dewan untuk fokus dalam mengkaji laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Jateng 2023. Terlebih untuk menjadi penekanan adalah upaya Pemprov Jateng dalam mengurangi angka kemiskinan dan stunting.

Hal tersebut diungkapkannya saat membuka workshop Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dengan mengangkat tema “Peran DPRD dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah”, di Ballroom Hotel Sunan Surakarta, selama tiga hari (23-25/4/2024).

Penyelenggaraan workshop ini dilakukan bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas 17 Agustus (LPPM Untag) Semarang. “Guna pembahasan LKPJ silakan dimanfaatkan di forum workshop ini untuk mempertajam dan memperkaya wawasan terkait LKPJ, terlebih bagaimana menekan kepala daerah menekan angka kemiskinan dan stunting,” ucapnya.

Sumanto berharap dalam diskusi ini nanti, DPRD Provinsi Jawa Tengah lebih cermat khususnya Pansus X untuk menyikapi LKPj Gubernur. “Dalam menilai LKPJ, khususnya laporan outputnya catatan strategis serta sebaiknya bagaimana.”

Adapun sasaran yang diharapkan dari diselenggarakannya workshop ini mampu memahami bentuk-bentuk pertanggungjawaban kepala daerah menurut peraturan perundang-undangan dan mampu memahami fungsi pengawasan DPRD.

Sementara itu, Rektor Untag Prof Suparno menyampaikan, ucapan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan terhadap LPPM UNTAG sebagai pelaksana penyelenggara workshop DPRD Provinsi Jawa Tengah.
Tujuan dari diselenggarakannya workshop ini adalah memfasilitasi anggota DPRD guna meningkatkan peran dan fungsi pengawasan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah 2023 Materi yang disampaikan dalam workshop ini mencakup tugas pokok dan fungsi DPRD.

Secara materi sangat dibutuhkan karena sangat membantu ketika nanti mengkritisi LKPj dari Gubernur karena uraian tentang serapan dana, kinerja dan lain-lain ada di legislatif, harapannya perlu dibangun suasana forum agar lebih bagus dan berani mengungkapkan fakta yang ada di lapangan.

“Bisa memberikan input yang bagus agar bisa membahas kemudian mengembalikan output terhadap LKPj Gubernur yang baik,” pintanya. (con/priyanto)

Berita Terkait

  • DPRD Jember Diskusikan PTM di Gedung Berlian

    GEDUNG BERLIAN – Hingga kini, masih ada beberapa daerah masih mempertimbangkan untuk menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah, salah satunya di Kabupaten Jember. Hal itu terungkap saat DPRD Kabupaten Jember mendiskusikan PTM, yang kini sudah berjalan di Provinsi Jateng, Jumat (24/9/2021).

  • Komisi B Kunjungi Klaster Tenun Limo

    JEPARA – Komisi B DPRD Jateng berkunjung ke Jalan Bugel Km 1 RT 2 / RW 3, Troso, Kecamatan Pecangaan, Jepara,Senin(1/3/2022). Tempat tersebut patut dikunjungi karena menjadi klaster tenun limo yang ada di Jepara.

  • Ketua DPRD Jateng akan Tindaklanjuti Tuntutan GJL

    SEMARANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah menerima audiensi dari organisasi masyarakat Gerakan Jalan Lurus (GJL) di Ruang Rapat Badan Anggaran (Banggar) Lantai IV Gedung DPRD Jateng, Senin (8/9/2025). Audiensi dipimpin langsung Ketua DPRD Jateng, Sumanto SH bersama Wakil Ketua Mohammad Saleh dan Setyo Arinugroho. Hadir pula anggota DPRD, Sumarwati dan Agus Wijayanto. Dari pihak Pemprov Jateng, hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra Ikhwanudin, Kepala Bapenda, Kepala Disnakertrans, Kepala Dinsos, serta sejumlah pejabat terkait.

  • Bank Jateng Cabang Jogja Perlu Lirik Pasar Milenial

    YOGYAKARTA – Dalam pantauan ke Bank Jateng Cabang Yogyakarta, Kamis (20/5/2021), Komisi C DPRD Provinsi Jateng mengapresiasi kinerja keuangan bank plat merah tersebut. Karena, total jumlah aset keuangan yang dicapai Bank Jateng Cabang Yogyakarta hingga April 2021 sekitar Rp 490,25 miliar.