• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Rabu, 14 Januari 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

RPJPD 2025-2045 Jadi Konsep Arah Pembangunan Jateng ke Depan

07/06/2024
in BERITA, Berita Bapemperda
RPJPD 2025-2045 Jadi Konsep Arah Pembangunan Jateng ke Depan

FOTO BERSAMA : Bapemperda bersama Pemkab Tegal berfoto bersama usai kunjungan terkait RPJPD Jateng 2025-2045.(foto: evi rahmawati)

SLAWI – Guna melakukan sinkronisasi antara pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota terkait Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Jawa Tengah 2025-2045, Bapemperda DPRD Jateng pada Jumat (7/6/2024) berkesempatan mengunjungi Pemkab Tegal.

Ketua Bapemperda Iskandar Zulkarnain menyatakan, pentingnya sinkronisasi ini supaya ada kesinambungan pembangunan selama 20 tahun ke depan. Antara pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Semua perlu landasan, acuan yang jelas.

“Seperti isu kemiskinan. Sebagai wakil dari Pemalang, saya sebenarnya melihat di Pemalang tidak ada lagi kemiskinan yang tergoolong ekstrem. Namun kenapa, kabupaten ini masuk kategori miskin ekstrem. Dan kemiskinan di Pemalang juga tidak penah berkurang. Siapa yang salah untuk soal ini,” ucap dia saat memimpin pertemuan dengan jajaran Pemkab Tegal di Ruang Rapat Gedung Dadali, Kantor Bappeda.

Sekretaris Bapemperda Nur Saadah menyatakan, RPJPD 2025-2045 akan dijadikan dokumen kerja berupa perda. Bapemperda berkewajiban mengesahkan perda ini jelang akhir masa tugasnya. Pihaknya ingin permasalahan pembangunan daerah yang menjadi isu strategis bisa masuk dalam perda tersebut.

Kepala Bappeda Kab. Tegal Ginieung Pratadina dalam penyampaian materi mengemukakan, Kab. Tegal masih butuh Pemprov Jateng. Pun dengan sebaliknya. Hanya saja, kata dia, sinkronisasi ini bukan saja masalah penyamaan target, namun penyamaan persepsi mengenai penyelesaian kebijakan mana yang sudah menjadi prioritas pembangunan.

“Misalnya kemiskinan yang menjadi isu pembangunan daerah secara berturut-turut. Berarti ini sudah menjadi prioritas. Kok kenapa belum ada penyamaan persepsi dari provinsi dan kabupaten/kota soal penanganan masalah kemiskinan,” ujar dia.

Ia pun lantas menyatakan, soal target provinsi mengenai sejumlah permasalahan. Kerap kali daerah tidak bisa mengejar target yang diberikan provinsi. Dukungan yang diberikan bahkan tidak ada.

“Tegal diminta menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan. Kalau beban penyelesaian masih pada kami, jelas secara anggaran tidak bisa. Inilah yang dinamakan penyemaan persepsi penyelesaian prioritas bukan target apa yang dicapai,” jelasnya.    

Dari Biro Otda Setda Jateng Endi Faiz Effendi mengemukakan, sesuai tema pembangunan di Jawa dalam RPJPN adalah “Megapolis yang Unggul, Inklusif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan”. Karena itulah visi pembangunan Jateng untuk 20 tahun ke depan adalah : Jawa Tengah sebagai Penumpu Pangan dan Industri Nasional yang Maju Sejahtera, Berbudaya, dan Berkelanjutan.

Ada tujuh isu strategis daerah masuk dalam RPJPD. Disebutkannya yakni perekonomian daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan; ketahanan pangan yang berkelanjutan; penyediaan sarana dan prasarana yang berkualitas dan ramah lingkungan. Selanjutnya keberlanjutan sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta penanggulangan bencana; kualitas hidup dan daya saing; budaya; dan tata Kelola pemerintahan.

“Kami memetakan isu Jawa Tengah, seperti tingginya kemiskinan di wilayah perdesaan di Kawasan Barlingmascakeb, Banglor, Purwomanggung, dan Bregasmalang. Kualitas SDM yang rendah, daya dukung lingkungan hidup di wilayah pesisir utara (banjir, rob, dan abrasi). Ditambah pengembangan Kawasan industri yang belum optimal,” ucapnya.(evi/priyanto)

Previous Post

Komisi B Ingin Pembibitan Padi Bisa Hasilkan Empat Kali Panen

Next Post

MEDIA TRADISIONAL : Jatilan Warok Masih Jadi Ikon di Temanggung

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Jamkrida Perlu Sasar Sektor Pangan
BERITA

Jamkrida Perlu Sasar Sektor Pangan

12/01/2026
Raperda Perlindungan Pekerja Informal, Komisi E Sambangi Kemnaker
BERITA

Raperda Perlindungan Pekerja Informal, Komisi E Sambangi Kemnaker

12/01/2026
​Raperda Standarisasi Jalan, Fokus Kelayakan Teknis & Standar Keselamatan
BERITA

​Raperda Standarisasi Jalan, Fokus Kelayakan Teknis & Standar Keselamatan

12/01/2026
Pengelolaan Hutan Harus Berdampak Positif bagi Masyarakat
BERITA

Pengelolaan Hutan Harus Berdampak Positif bagi Masyarakat

12/01/2026
Perlu Perhatian Khusus, Persoalan Kebencanaan di Grobogan
BERITA

Perlu Perhatian Khusus, Persoalan Kebencanaan di Grobogan

08/01/2026
Bapemperda Matangkan Penyusunan Raperda Garis Sempadan di Surakarta
ALAT KELENGKAPAN DEWAN

Bapemperda Matangkan Penyusunan Raperda Garis Sempadan di Surakarta

08/01/2026
Next Post
MEDIA TRADISIONAL : Jatilan Warok Masih Jadi Ikon di Temanggung

MEDIA TRADISIONAL : Jatilan Warok Masih Jadi Ikon di Temanggung

RAPAT PARIPURNA: Raperda Koperasi-UMKM

RAPAT PARIPURNA: Raperda Koperasi-UMKM

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah