Percepatan Vaksinasi di Kendal Disorot

Screenshot 20220226

DISKUSIKAN VAKSIN. Komisi E DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Pemkab Kendal, Jumat (25/2/2022), membahas program percepatan vaksinasi. (foto ervan ramayudha)

KENDAL –  Program percepatan vaksinasi guna menekan penyebaran Covid-19 terus dilakukan pemerintah. Dalam hal ini, Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendukung upaya tersebut dengan cara memonitor cakupan vaksinasi di daerah, salah satunya Kabupaten Kendal.

Saat bertemu Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Kendal Winarno dan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal Parno, Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jateng Abdul Hamid mengatakan pihaknya ingin mengetahui cakupan vaksinasi untuk dosis I sampai III (booster). Ia juga mengakui Kabupaten Kendal saat ini relatif aman untuk ketersediaan perawatan di rumah sakit yakni masih sekitar 40%, termasuk kondisi untuk tempat isolasi mandiri.

“Kami dari Komisi E ingin mendapatkan data informasi tentang progres vaksinasi utamanya dan juga bagaimana peningkatan kasus covid -19 yang ada di Kab. Kendal,” kata Politikus PKB itu.

Dalam sambutannya, Winarno menegaskan pemerintah kabupaten selalu melakukan penegakan protokol kesehatan (prokes) seperti 5M yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Selain itu, gerakan Jogo Tonggo tetap dilaksanakan.

“Kita juga selalu mengingatkan warga untuk selalu menggunakan maskernya,” kata Winarno.

Di sektor pendidikan, ada kebijakan yang diambil Pemkab Kendal yakni Sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). “Karena pertimbangan-pertimbangan yang telah diambil, yakni dengan melihat beberapa sisi baik dari kualitas pendidikan maupun pertimbangan yang lainnya,” ujarnya.

Soal cakupan vaksinasi Covid-19, datanya menyebutkan, untuk tenaga kesehatan dari target sasaran 3.508 orang tercapai 141,06% untuk vaksinasi dosis pertama, vaksinasi dosis kedua tercapai 138,03%, dan vaksinasi dosis ketiga tercapai 102,02%. Kemudian, cakupan vaksinasi untuk lansia dari target sasaran 93.156 orang tercapai 70% dosis pertama, dosis kedua 9,58%, dan dosis ketiga untuk lansia tercapai 4,21%.

Untuk remaja, target sasarannya 93.852 orang. Vaksinasi dosis pertama untuk remaja telah mencapai 101,97%, vaksinasi dosis kedua mencapai 95,44%, kemudian vaksinasi dosis ketiga untuk remaja masih 0,11%. Untuk cakupan vaksinasi petugas publik, target sasarannya 58.207 orang dan telah terlaksana vaksinasi dosis pertama mencapai 107,42%, vaksinasi dosis kedua telah mencapai 102,6%, dan vaksinasi dosis ketiga telah mencapai 2,22%. Cakupan vaksinasi untuk masyarakat rentan dan umum targetnya 553.395 orang telah melaksanakan vaksinasi dosis satu mencapai 72%, vaksinasi kedua sebanyak 65,2%, dan vaksinasi dosis ketiga telah mencapai 2,88%.

Cakupan vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak sasarannya 93.866 orang telah melaksanakan vaksinasi tahap pertama mencapai 97,77% dan vaksinasi tahap kedua telah mencapai 86,5%. Per tanggal 24 Februari 2022, total cakupan vaksinasi di Kendal dosis satu telah mencapai 90,07%, dosis kedua sebanyak 81,15%, dan dosis ketiga sebanyak 3,09%.

Untuk data kasus konfirmasi Covid-19 di Kendal secara kumulatif sebanyak 19.818 orang, pasien yang telah sembuh sebanyak 16.402 orang, yang sedang menjalani perawatan sebanyak 2.499 orang, dan kasus meninggal sebanyak 917 orang. Dalam hal koordinasi terhadap seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Kendal, dilakukan dengan cara monitoring ketersediaan ruang tempat tidur untuk perawatan pasien yang terpapar Covid-19. 

“Saat ini di Kendal juga memiliki rumah sakit darurat covid yang disediakan Pemerintah Kabupaten Kendal dengan dokter dan tenaga medis yang selalu standby 24 jam,” jelasnya. (ervan/ariel)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Laporan Bulanan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak, mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah, periode data 1-28 Juni 2026. Ringkasan Eksekutif – DPRD Jawa Tengah Pada periode 1–28 Juni 2026, pemberitaan mengenai DPRD…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 29 June 2026 – 5 July 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 29 Juni 2026 – 5 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.