• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Kamis, 22 Januari 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

MEDIA TRADISIONAL: Dolanan Anak, Media Permainan Ajarkan Budi Pekerti

18/06/2022
in BERITA, SOSIALISASI
MEDIA TRADISIONAL: Dolanan Anak, Media Permainan Ajarkan Budi Pekerti

BICARA PERMAINAN ANAK: Anggota DPRD Jateng St Sukirno bersama narasumber lain membicarakan masalah dolanan (permainan) anak di Surakarta.(foto: dewi sekarsari)

SURAKARTA – Permainan anak atau dolanan anak mengandung sebuah filosofi yang kuat dalam pembentukan karakter pada anak terutama untuk budi pekerti. Kejujuran, hormat-menghormati serta kompetisi semua ada. Sayang, seni dolanan anak itu redup seiring dengan permainan yang digantikan oleh kecanggihan gawai.

Anggota DPRD Jateng Stephanus Sukirno menuturkan kegelisahannya itu dalam acara “Media Tradisional : Nguri-uri Kesenian Tradisional Khas Surakarta Pentas Dolanan Anak”, Sabtu (18/6/2022).

“Sekarang jarang ada keramaian anak-anak bercanda, bersenda gurau di lapangan atau di tempat terbuka sambal bermain engklek, petak umpet atau bentengan. Yang ada mereka berkumpul, asyik sendiri-sendiri dengan gawainya,” tuturnya.

Malam itu di halaman Ndalem  Djojokoesoeman (baca: Joyokusuman), Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta, sejumlah bocah berkumpul. Ada yang bermain engklek, congklak atau dakon, gangsingan, rangku alu (loncat bamboo) dengan riang gembira di salah satu rumah priyayi milik Keraton Surakarta dibangun pada 1878.  

“Dolanan anak juga ada nilai kuat yang dikandung yakni rasa unggah-ungguh kepada orang yang lebih tua. Tata nilai tersebut oleh Soekarno digali menjadi lima sila yang disebut Pancasila yang merupakan dasar dari Indonesia,” kata anggota Komisi A.

Selain itu, permainan anak  juga terdapat nilai kemanusiaan, kebangsaan dan kebangkitan. Semua bermula dari kesenian ini yang menurut kita ini dikatakan tradisi yang perlu kita lestarikan supaya masa mendatang bisa mengerti makna dari kesenian dolanan anak.

“Kesenian itulah mengajarkan mengucap dimana negara membutuhkan kejujuran. Tujuan dolanan anak ini diadakan adalah untuk mengenalkan dan melestarikan dolanan tradisional, mengembangkan kesadaran bahwa dolanan anak dan tradisional sebagai warisan budaya, dan menanamkan pendidikan karakter lewat dolanan anak,” tuturnya.

Senada, pelaku seni,  Agung Kusuma Widagdo menjelaskan rasa yang ditanamkan kepada anak-anak mempunyai rasa toleransi dan kejujuran mereka.

Supaya kesenian dolanan anak ini tidak punah harus ada kerja sama dengan dinas terkait maupun dengan sanggar-sanggar yang melatih. , karena tidak adanya sanggar sekolah seni pun akan kosong.

Wiyono sebagai budayawan pun menganggap seni dolanan anak merupakan poros, seluruhnya terkandung banyak emosional, cita-cita serta unggah-ungguh semua ada di kesenian tradisional ini.

“dekorasi dan berbagai macam cara bisa menghidupkan dolanan anak, itu dia mempelajari kesenian dolanan anak nusantara. salah satu saling menghargai, toleransi yang akan terbentuk disitu,” ucap Wiyono.

Di situ ada semua wujud dari Pancasila, nilai yang terkandung dalam dolanan anak sebetulnya luar biasa. Ini merupakan salah satu kekayaan budaya, banyak hal kekayaan yang luar biasa tetapi tidak pernah terpakai,” imbuhnya.(anif/priyanto)

Tags: dolanan anakJateng Gayengkomisi amedia tradisionalst sukirno
Previous Post

Setwan Kaltim Belajar soal Risalah ke Jateng

Next Post

MEDIA TRADISIONAL: Kumbakarna “Sang Patriot” Jadi Suri Teladan

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Sumpah Jabatan, 14 Pejabat di Setwan Jateng
BERITA

Sumpah Jabatan, 14 Pejabat di Setwan Jateng

15/01/2026
Diapresiasi, Pelatihan Kerja Informal di Desa-desa Miskin Sragen 
BERITA

Diapresiasi, Pelatihan Kerja Informal di Desa-desa Miskin Sragen 

15/01/2026
Dimonitor, Kinerja Bank Jateng Cabang Purwodadi & Demak
BERITA

Dimonitor, Kinerja Bank Jateng Cabang Purwodadi & Demak

14/01/2026
Jamkrida Perlu Sasar Sektor Pangan
BERITA

Jamkrida Perlu Sasar Sektor Pangan

12/01/2026
Penguatan Draft Raperda Garis Sempadan
ALAT KELENGKAPAN DEWAN

Penguatan Draft Raperda Garis Sempadan

12/01/2026
Konsultasi ke Ditjen Otda, Pemekaran Brebes & Banyumas
BERITA

Konsultasi ke Ditjen Otda, Pemekaran Brebes & Banyumas

12/01/2026
Next Post
MEDIA TRADISIONAL: Kumbakarna “Sang Patriot” Jadi Suri Teladan

MEDIA TRADISIONAL: Kumbakarna "Sang Patriot" Jadi Suri Teladan

DIALOG PROAKTIF: Gowes Tempuh 220 Km, Yudhi Bangun Sinergitas antar-OPD

DIALOG PROAKTIF: Gowes Tempuh 220 Km, Yudhi Bangun Sinergitas antar-OPD

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah