• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Senin, 12 Januari 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

Maraknya Anak Punk di Jateng Perlu Diselesaikan

27/08/2021
in BERITA, PANSUS
Maraknya Anak Punk di Jateng Perlu Diselesaikan

BAHAS ANAK. Pansus Perlindungan Anak DPRD Provinsi Jateng saat berdiskusi dengan DPRD Provinsi DIY, Jumat (27/8/2021), membahas mengenai upaya perlindungan anak, salah satunya penanganan Anak Punk. (foto ganang faisol hadi)

YOGYAKARTA – Hingga kini, masih banyak ‘Anak Punk’ yang bergerombol di sudut-sudut jalan ataupun traffic light. Melihat kondisi itu, Pansus Perlindungan Anak DPRD Provinsi Jateng berupaya untuk mencari solusi agar kalangan muda yang berkecimpung dalam komunitas Anak Punk tersebut tidak terjerumus dalam dunia kriminal dan lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Pembahasan itu dilontarkan Anggota Pansus Perlindungan Anak DPRD Provinsi Jateng Ida Nurul Farida, saat berdiskusi dengan DPRD Provinsi DIY, Jumat (27/8/2021), dalam rangka pengayaan data dan informasi seputar perlindungan anak. Dalam diskusi yang dipimpin Anggota Pansus Perlindungan Anak dari Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Jateng Yudi Indras Wiendarto itu, Ida menilai perlunya mendapat informasi mengenai penanganan kasus anak/ generasi muda karena komunitas Anak Punk di Provinsi DIY masih tergolong rendah.

“Bagaimana menangani persoalan Anak Punk yang sampai sekarang masih banyak di sudut-sudut jalan, sebagai contoh di Kota Salatiga,” kata Politikus PKS itu, yang juga Anggota Komisi E.

Selain persoalan Anak Punk, ia juga menanyakan mengenai pengendalian perilaku generasi muda yang terjadi di Provinsi DIY. Dicontohkan, kasus Kumpul Kebo di kalangan pelajar/ mahasiswa.

“Jogja merupakan kota pelajar sehingga banyak remaja yang menuntut ilmu disini. Apakah ada kasus Kumpul Kebo dan bagaimana cara agar anak-anak tersebut dikontrol agar juga terhindar dari narkoba dan hal-hal negatif lainnya,” lanjut dia.

Pertanyaannya tersebut langsung ditanggapi oleh Lilis Setyowati dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Provinsi DIY. Ia mengaku masih banyak kasus anak dan pihaknya tetap berusaha melakukan pendampingan agar bisa terhindar dari hal-hal negatif.

“Kami melindunginya seluruh anak yang bermasala di DIY dan memang ada beberapa kasus mahasiswi hamil di luar nikah. Kami melakukan pendampingan dan mendorong anak tersebut untuk berani jujur terhadap orangtuanya agar masalah ini tidak dipendam oleh anak dan orangtua mau menerimanya supaya anak yang terlahir tidak terputus oleh keluarga intinya. Untuk penyalahgunaan narkoba, kami melakukan edukasi kepada orangtua dan para remaja agar mereka terhindar dari kasus tersebut,” jelas Lilis.

Mengenai tidak adanya Anak Punk di Provinsi DIY, ia juga mengaku pernah menangani kasus tersebut. Pihaknya berkerjasama dengan Satpol PP untuk menertibkan Anak Punk sesuai Perda Perlindungan Anak.

“Setelah ditertibkan Satpol PP, kami masukkan ke rumah perlindungan sosial kemudian didata alamat asalnya dan mengassesment apa permasalahan mereka dan apa saja kebutuhan mereka serta mencari solusinya agar mereka mau kembali ke rumah. Jika Anak Punk tersebut bukan berasal dari DIY, kami berkerjasama dengan dinsos kota anak tersebut supaya si Anak Punk bisa kembali ke rumah orangtuanya,” terangnya.

Sementara, Anggota DPRD Provinsi DIY Sofian Setya Dermawan menjelaskan ada kasus lonjakan pernikahan remaja yang meningkat mulai dari kondisi pandemi. Dalam hal ini, DPRD meminta dinas terkait untuk lebih memperhatikan para pelaku pernikahan dengan mendampinginya secara moral dan mental.

“Karena, dari semua pelaku pernikahan dini, sekitar 99 persen pelakunya belum siap secara mental/ moral dan ekonomi,” ujar Sofian. (ganang/ariel)

Previous Post

Perlu, Muatan Lokal dalam Tatib DPRD

Next Post

Pansus Tertarik Pengelolaan Hasil Kelautan Kota Cirebon

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Bapemperda Matangkan Penyusunan Raperda Garis Sempadan di Surakarta
ALAT KELENGKAPAN DEWAN

Bapemperda Matangkan Penyusunan Raperda Garis Sempadan di Surakarta

08/01/2026
Pengelolaan Hutan Butuh Substansi daripada Seremoni
BERITA

Pengelolaan Hutan Butuh Substansi daripada Seremoni

07/01/2026
Disorot, Kredit Macet BPR BKK Kudus & Jepara
BERITA

Disorot, Kredit Macet BPR BKK Kudus & Jepara

07/01/2026
Komisi A Inventarisasi Masalah Perizinan
BERITA

Komisi A Inventarisasi Masalah Perizinan

07/01/2026
DPRD Jateng Tetapkan 16 Raperda dan Siapkan Kerja 2026
BERITA

DPRD Jateng Tetapkan 16 Raperda dan Siapkan Kerja 2026

30/12/2025
DPRD Jateng Ketok Palu Sahkan Postur APBD 2026 dan 5 Perda
BERITA

DPRD Jateng Ketok Palu Sahkan Postur APBD 2026 dan 5 Perda

30/12/2025
Next Post
Pansus Tertarik Pengelolaan Hasil Kelautan Kota Cirebon

Pansus Tertarik Pengelolaan Hasil Kelautan Kota Cirebon

Tren Kasus Covid-19 Turun, Vaksinasi Terus Digenjot

Tren Kasus Covid-19 Turun, Vaksinasi Terus Digenjot

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah