BANGUN JEMBATAN. Komisi D DPRD Provinsi Jateng memantau kondisi fisik Jembatan Dengkeng Kabupaten Klaten, Rabu (1/4/2026). (foto ayuandani dwi purnama sari)
KLATEN – Kondisi fisik Jembatan Dengkeng di Desa Plosowangi Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten kini memprihatinkan. Dari pantauan Komisi D DPRD Provinsi Jateng, Rabu (1/4/2025), fisik jalan jembatan sekarang sudah ‘melengkung’ atau mengalami penurunan.
Terlebih, saat debit Sungai Dengkeng meninggi, jembatan kerap tergenang air. Komisi D menilai kondisi itu sangat mengkhawatirkan, mengingat jembatan tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat.
“Dalam peninjauan ini, Komisi D ingin melihat kesiapan Dinas PUPR (Pekerjaan Umum & Penataan Ruang) dalam rencana pembangunan jembatan,” kata Ketua Komisi D, Nur Saadah, didampingi Kabid Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Jateng Temmy Purboyono.

Ia juga mengatakan, dari keterangan Dinas PUPR, pada akhir tahun jembatan yang baru sudah selesai dikerjakan. Dengan begitu, masyarakat tidak lagi merasa khawatir saat melewati jembatan karena nantinya akan mendapatkan jembatan baru yang lebih baik.
“Dalam proses pembangunannya, Dinas PUPR akan membuat jembatan sementara agar akses dapat tetap dilalui masyarakat,” kata Ida, sapaannya.
Data Dinas PUPR menyebutkan, pembangunan baru Jembatan Dengkeng nantinya akan dinaikkan 2 meter dari tinggi sebelumnya. Hal itu dilakukan agar jembatan tidak lagi tergenang saat debit sungai meluap.
Panjang jembatan itu sendiri 40 meter, elevasi 2 meter dengan lebar 7 meter dari bahu jalan. Rencananya, pembangunan dilaksanakan pada Mei 2026 dan selesai pada Desember 2026 dengan pagu Rp 22,4 miliar dari APBD Provinsi Jateng. (ariel/priyanto)









