PANTAU PROYEK. Jajaran Komisi D melihat proyek jalan layang Purwasari, di Surakarta, Selasa (3/3/2020).(Foto: Ervan Ramayudha)
SURAKARTA – Komisi D DPRD Jateng meninjau paket pembangunan jalan layang (fly over) Purwasari di Surakarta, Selasa (3/3/2020). Dalam pantauan itu, Komisi D meminta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII Semarang Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Jawa Tengah untuk segera menyelesaikan pekerjaan serta turut mengawasi perawatan jalan layang tersebut.
Rombongan DPRD Jateng yang dipimpin Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso diterima langsung Pejabat Pembuat Komitmen Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Alik M.

Dalam pertemuan tersebut Alik M menjelaskan, paket pengerjaan Pembangunan jalan layang Purwosari memiliki nilai kontrak Rp 104.672.483.000 yang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Waktu pelaksanaanya 348 hari kalender dengan masa pemeliharaan 365 hari kalender.

Secara spesifikasi pekerjaan, panjang total pengerjaan jalan layang tersebut 2.475 meter. Untuk panjang jalan layang sendiri 202,40 meter (arah barat) dan 240,68 meter (timur).
”Panjang jalan pendekatnya kami kerjakan dengan cara memberikan timbunan mortar busa sebanyak 2 buah, lebar jalur 2 x 3,5 meter, dengan lebar median 0,30 meter (Double Marka), dan lebar bahu 2 meter dengan lebar trotoarnya 0,60 meter,” jelasnya.

Di akhir pertemuan tersebut Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso menjelaskan, pembangunan jalan layang di Purwosari sangat penting mengingat keberadaan jalur ini merupakan akses utama masuk ke wilayah Surakarta dan sekitarya. Terlebih lagi jalur ini bersimpangan dengan rute dari arah Wonogiri–Sukoharjo.
“Kami juga bisa memastikan ternyata nanti akan ada pengalihan status jalan layang ini dapat segera digunakan masyarakat setelah selesai pengerjaannya selama 1 tahun. Kita juga berharap karena ini masih awal pengerjaan proyeknya, kami memastikan agar pengerjaan ini dapat segera terselesaikan di waktu yang telah ditentukan. Kami juga telah memberikan masukan untuk diberikan ruang akses di sisi kanan dan kiri jalan layang tidak semuanya ditutup,” ucap politikus PKS itu.(ervan/priyanto)








