Catur Agus Saptono. (foto diana sulistiana)
SRAGEN – Dalam rangka monitoring perkembangan dan pengelolaan BUMD Jasa Perbankan, Komisi C DPRD Provinsi menyambangi Kantor Bank Jateng Cabang Sragen, Selasa (7/4/2026). Saat berdiskusi dengan jajaran direksi, Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jateng Catur Agus Saptono ingin mengetahui kinerja keuangan Bank Jateng Cabang Sragen.
“Komisi C datang kesini karena ingin mengetahui kinerja Bank Jateng Cabang Sragen, bagaimana perkembangannya, dan apakah perkembangan Bank Jateng ini bisa sinergi dengan program dari pemerintah dan bisa meningkatkan ekonomi daerah, terutama daerah Sragen,” katanya.
Menanggapinya, Heri Prasetyo selaku Kepala Bank Jateng Cabang Sragen menjelaskan soal pencapaian yang sudah dilalui Bank Jateng Cabang Sragen. Dikatakan, untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) sampai Maret mencapai 10,7% dengan pertumbuhan 10,06%, lalu kredit mencapai 97,85% dengan pertumbuhan 1,09%, dan aset mencapai 123,19% dengan pertumbuhan 4,93%.

Soal penyaluran kredit, lanjut dia, ada tantangan dalam pertumbuhan kredit konsumtif di Kabupaten Sragen ini, terutama nasabah dari kalangan ASN. Dalam kredit itu, PNS melalui Bank Jateng sedangkan PPPK lewat Bank BPR Joko Tingkir.
“Segmen tiap tahun berkurang pada 2025. Jumlah PNS yang pensiun mencapai 400 pegawai dan penambahannya hanya 70 pegawai. Jadi, itu merupakan tantangan tersendiri di Bank Jateng Cabang Sragen ini,” ujarnya.
Untuk kredit produktif, kata dia, penyaluran di Bank Jateng Cabang Sragen program KUR sampai 2025 lalu mencapai Rp 278 miliar. “Untuk penerimaan dan pembayaran Percepatan & Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) di Sragen sama seperti Surakarta, sudah melalui digital semua,” tambahnya. (danik/ariel)








