FOTO BERSAMA : Jajaran Komisi C berfoto bersama dengan pihak KBH Secara dan Salaman dalam kunjungan kerjanya.(foto: dewi sekarsari)
MUNGKID – Komisi C DPRD Jateng mendorong pengembangan dua Kebun Benih Hortikultura (KBH) milik Dinas Pertanian dan Perkebunan yang ada di Kabupaten Magelang yakni KBH Secang dan Salaman.

Pada kunjungan kerja, Rabu (21/2/2024), Komisi C melihat pengembangan di kedua KBH belum secara signifikan mampu mendongkrak pendapatan. Namun dari sisi lain, upaya pembudidayaan benih cukup maju.
Diungkapkan Wakil Ketua Komisi C Moh Henri Wicaksono, dilihat dari angka pendapatan justru mengalami kerugian. Perlu dicari solusi ke depan supaya tidak lagi secara terus menerus rugi. Ia mengusulkan supaya ada kerja sama dengan pihak swasta untuk bisa mendongkrak pendapatan.
“Kalau tidak ada keinginan yang kuat untuk mengubah, pengelolaan KBH ini akan terus geseh. Semangatnya harus seperti swasta, inovasi dan kreasi secara terus menerus,” ucap dia.

Dalam penjelasannya, Kepala Balai Benih Holtikultura Surakarta Krismunandar mengungkapkan, pihaknya secara terus menerus mencari celah untuk meningkatkan pendapatan. Sekarang ini ada tiga komoditas yang coba dikembangkan yakni pisang, panili, dan nanas.
“Kami tetap berpikir bagaimana untuk mencari celah pendapatan. Kita menggait buruh atau mitra. Komoditas pisang sengaja kami pilih mengingat saat ini permintaan pasar sangat besar. Maka kami coba mengembangkan pisang,” kata dia.
Untuk sekarang ini, lanjut Kris, nilai pendapatannya kurang begitu menggembirakan. Bisa terbilang merugi, karena hasil produksi selama 2023 belum keseluruhan menguntungkan.
“Semoga terus mengembangkan pelayanan untuk masyarakat, semoga pertemuan kali ini membawa berkah memicu kami untuk lebih berkreasi sehingga apa yang kita harapkan bisa kita capai,” ucapnya.(dewi/priyanto)








