• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Rabu, 14 Januari 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

IAIN Salatiga Minta Dukungan Alih Status

23/12/2019
in BERITA, PIMWAN
IAIN Salatiga Minta Dukungan Alih Status

BAHAS UIN. Dance Ishak Palit bersama Bambang Kusriyanto saat membahas pengembangan kelembagaan di Gedung KH. Hasim Asyari IAIN Salatiga, Senin (23/12/2019). (foto ariel noviandri) 

SALATIGA – Sebagai upaya pengembangan kelembagaan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga kini masih bergelut dengan alih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Untuk itu, pihak rektorat IAIN meminta dukungan politik kepada DPRD Provinsi Jateng agar alih status tersebut segera terealisasi.

Hal itu disampaikan oleh Rektor IAIN Salatiga Zakiyuddin saat memberikan sambutan pembukaan acara Focus Group Discussion (FGD) di Gedung KH. Hasyim Asyari IAIN Salatiga, Senin (23/12/2019). Tema yang diambil dalam FGD tersebut yakni Pengembangan Kelembagaan dan Transformasi IAIN ke UIN.

Suasana FGD di Gedung KH. Hasyim Asyari IAIN Salatiga. (foto ariel noviandri)

Pada kesempatan itu, ia menilai dukungan secara politik perlu dilakukan untuk memperlancar proses alih status IAIN menjadi UIN. Diharapkan, DPRD Provinsi Jateng dan Kota Salatiga bersedia memberikan dukungannya, baik berupa saran/ masukan dan keterlibatan dalam hal alih status tersebut.

“Proses alih status, dibanding IAIN lain cukup terlambat. Meski begitu, saya harapkan pada 27 Desember (IAIN) bisa menjadi UIN. Sebelumnya, IAIN bernama STAIN (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri). Sejak beralih status dari STAIN ke IAIN, dampaknya mengalami peningkatan yang signifikan dalam penerimaan mahasiswa baru, yang setiap tahunnya sekitar 2000-an mahasiswa, Saat ini, angkanya naik lagi jadi 3.000-an mahasiswa. Total sekarang, jumlah keseluruhan sebanyak 15.007 mahasiswa. Dengan meningkatnya jumlah mahasiswa itu, maka kami juga memberikan kesempatan masyarakat untuk mengeyam pendidikan tinggi. Selain itu, ada efek pereknomian yakni dengan semakin bertambahnya mahasiswa di Kota Salatiga, maka perekonomian seperti usaha kuliner dan kos-kosan juga semakin ramai,” paparnya.

Ia juga mengungkapkan mengenai prestasi IAIN Salatiga, yang sekarang ini menjadi urutan ketiga nasional IAIN. Prestasi lainnya, lanjut dia, secara akademik telah berhasil pula mengangkat nama baik Kemenag melalui jurnalnya. 

“Mudah-mudahan ke depan, alih status tersebut mampu menjadi universitas yang inklusif. Kami berharap juga, dengan berubahnya status itu, bisa menambah mahasiswa yang tidak hanya berasal dari kalangan muslim semata,” harapnya.

Sementara, Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto selaku narasumber utama dalam FGD tersebut mengaku sangat mendukung upaya peralihan status pengembangan kelembagaan itu. Karena, dirinya mengaku sangat berkomitmen dalam urusan pendidikan dan kesehatan selama menjabat sebagai DPRD.

“Saya akan memberikan dukungan secara politik boleh, sepanjang persyaratan dalam alih status itu terpenuhi. Karena, saya sendiri berkomitmen untuk mendukung hal tersebut. Seperti saat saya dahulu menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Semarang, sangat mendukung urusan pendidikan dan kesehatan,” kata Politikus PDI Perjuangan itu.

Ia juga mengatakan, dalam peralihan status itu akan terdapat perubahan, tapi yang perlu dilakukan adalah perubahan mental dari para pemangku kepentingan agar menjadi lebih baik lagi. “(Revolusi) mental perlu dilakukan agar ada perubahan yang lebjh baik dalam pembangunan daerah,” jelasnya

Dance Ishak Palit dan Bambang Kusriyanto.
(foto ariel noviandri)

Dance Ishak Palit, Ketua DPRD Kota Salatiga selaku pembicara lainnya, mengaku bangga dengan keberadaan IAIN di Kota Salatiga karena mampu meningkatkan minat masyarakat untuk mengeyam pendidikan tinggi di Kota Bhinneka Tunggal Ika tersebut. Ia juga sepakat dengan pernyataan Bambang Kusriyanto soal perubahan mental dalam urusan pendidikan.

“Ke depan, jika IAIN jadi UIN, janganlah jadi UIN rasa STAIN. Jangan bersikap eksklusif tapi lebih inklusif. Jadi, perubahan tersebut harus diiringi dengan perubahan mental. Yang jelas, hal-hal yang berhubungan dengan etika adalah jantung perubahan tersebut. Saya meyakini, ke depan UIN bisa menjadi aset Kota Salatiga,” jelas Legislator PDI Perjuangan itu. (cahyo/ariel)

Previous Post

Srikandi Sekretariat DPRD Jateng Jadi Petugas Upacara Hari Ibu

Next Post

Pemprov Jateng Kirim 100 Sukarelawan ke Jakarta dan Jabar

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Jamkrida Perlu Sasar Sektor Pangan
BERITA

Jamkrida Perlu Sasar Sektor Pangan

12/01/2026
Raperda Perlindungan Pekerja Informal, Komisi E Sambangi Kemnaker
BERITA

Raperda Perlindungan Pekerja Informal, Komisi E Sambangi Kemnaker

12/01/2026
​Raperda Standarisasi Jalan, Fokus Kelayakan Teknis & Standar Keselamatan
BERITA

​Raperda Standarisasi Jalan, Fokus Kelayakan Teknis & Standar Keselamatan

12/01/2026
Pengelolaan Hutan Harus Berdampak Positif bagi Masyarakat
BERITA

Pengelolaan Hutan Harus Berdampak Positif bagi Masyarakat

12/01/2026
Perlu Perhatian Khusus, Persoalan Kebencanaan di Grobogan
BERITA

Perlu Perhatian Khusus, Persoalan Kebencanaan di Grobogan

08/01/2026
Bapemperda Matangkan Penyusunan Raperda Garis Sempadan di Surakarta
ALAT KELENGKAPAN DEWAN

Bapemperda Matangkan Penyusunan Raperda Garis Sempadan di Surakarta

08/01/2026
Next Post
Pemprov Jateng Kirim 100 Sukarelawan ke Jakarta dan Jabar

Pemprov Jateng Kirim 100 Sukarelawan ke Jakarta dan Jabar

Dipantau, Bantuan Sambungan Listrik Murah di Rembang

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah