LOGISTIK PEMILU. Komisi A DPRD Jateng saat memantau kesiapan logistik pemilu di Kantor KPU Kabupaten Tegal, Selasa (26/3/2019). (foto ervan ramayudha)
SLAWI – Menghadapi pemilu serentak pada 17 April mendatang, pihak penyelenggara masih mengalami beberapa kendala. Seperti dialami KPU Kabupaten Tegal yang belum memiliki Formulir C-1 Plano (hasil penghitungan perolehan suara di TPS) dengan hologram khusus.
Demikian diungkapkan Ketua KPU Kabupaten Tegal Nurokhman, dihadapan Komisi A DPRD Jateng yang datang untuk memantau kesiapan penyelenggara Pemilu 2019, Selasa (26/3/2019). Ia mengatakan KPU Pusat merupakan pihak yang berwenang untuk mencetak dan mendistribusikan Formulir C-1 Plano tersebut.
“Sampai saat ini, kami masih menunggu. Saat ada kunjungan dari KPU Provinsi datang dan melakukan monitoring disini terkait hal tersebut, kami tanyakan ke KPU Provinsi pun tidak berani menjawab karena semua kewenangan KPU RI,” katanya.
Soal pendistribusian surat suara yang sudah tersegel ke kecamatan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan elemen terkait untuk melakukan pengamanan, baik TNI maupun kepolisian. Mengenai ketertiban umum, Pemerintah Kabupaten Tegal telah melakukan koordinasi dan sosialisasi mulai dari Kepala Desa, Lurah, Camat, TNI/ Polri untuk melakukan pengamanan pada saat pencoblosan surat suara di setiap TPS yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Tegal.
“Untuk logistik, semuanya baru saja datang dari Pusat dan sedang kami persiapkan semuanya. Jika semua surat suara sudah siap, akan langsung kami simpan di gudang milik KPU dan langsung disegel,” jelasnya.
Mengenai teknis ketercukupan listrik, lanjut dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PLN dan sudah ada pernyataan dari PLN bahwa listrik tidak akan dipadamkan sampai tanggal 1 Mei 2019 kecuali kondisi alam yang memadamkannya. Ketika bicara soal alam, PLN sudah menyiapkan satu genset untuk KPU untuk mengantisipasi jika ada pemadaman listrik.
“Dengan begitu, genset dapat digunakan dan penyelenggaraan pemilu dapat tetap berjalan dengan baik,” harapnya.

Mendengar hal itu, Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono
terus memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan pemilu supaya dapat berjalan dengan baik. Ia berpesan agar aspek-aspek integritas dan teknis diperhatikan serius terlebih teknis layanan informasi kepada peserta pemilu, baik partai politik maupun masyarakat, sehingga informasi dibutuhkan bisa disajikan dengan sebaik mungkin dan masyarakat akan memahami seluruh prosesnya.
“Tujuannya supaya dapat berjalan dengan baik sesuai dengan aturan dan tidak ada lagi hal-hal yang diperdebatkan secara berlebihan. Dengan begitu, dapat terwujud pesta demokrasi yang aman, tertib, dan lancar,” kata Politikus Golkar itu didampingi Wakil Ketua Komisi A DPRD Jateng Fuad Hidayat bersama para anggota dewan dan staf Sekretariat DPRD Jateng. (ervan/ariel)







