• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Sabtu, 17 Januari 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

DIALOG PROAKTIF: Pemanfaatan Pupuk Organik Bantu Ekonomi Petani

12/03/2022
in BERITA, KOMISI B
DIALOG PROAKTIF: Pemanfaatan Pupuk Organik Bantu Ekonomi Petani

SAMBANGI PETANI. Sumanto di lahan pertanian Kabupaten Karanganyar dalam rangkaian kegiatan ‘Dialog Proaktif,’ Jum’at (11/3/2022). (foto ayu utaminingtyas)

KARANGANYAR – Penggunaan pupuk organik mampu menekan biaya produksi hasil pertanian sekaligus menambah perekonomian para petani. Hal itu dikatakan Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng Sumanto dalam rangkaian kegiatan ‘Dialog Proaktif,’ di Kabupaten Karanganyar, baru-baru ini.

Rangkaian kegiatan Dialog Proaktif tersebut diawali dengan bertemu perwakilan petani di Desa Tugu Jumantono dan berlanjut menyambangi pembuatan Pupuk Organik CV. Ngudi Makmur. Kemudian, ia juga menemui petani organik di Desa Gebyog Mojogedang dan terakhir bertemu Kelompok Tani selaku penerima bantuan Pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) 2021 Kedungjeruk Mojogedang Kabupaten Karanganyar.

Saat berdiskusi dengan para petani Desa Tugu Jumantono, Sumanto menyarankan agar pupuk organik dimanfaatkan. Para petani sendiri selama ini masih menganggap pupuk organik itu kurang memberi hasil signifikan dibanding pupuk kimia. Namun, Sumanto meyakinkan bahwa penggunaan pupuk organik secara perhitungan lebih menghasilkan seperti di Desa Gebyog Mojogedang.

“Di Desa Gebyog itu, para petani sudah mulai memanfaatkan penggunaan pupuk organik dengan campuran pupuk urea. Terbukti, lahan sekitar 21 hektare padi mulai memanfaatkan pupuk organik. Hasil gabah yang dihasilkan pun tidak kalah dengan gabah yang menggunakan pupuk berbahan kimia dengan harga seringkali fluktuatif. Memang, pada awal panen pasca penggunaan pupuk organik, hasil gabah terlihat turun tapi secara perhitungan ekonomi penggunaan pupuk organik secara berkala lebih bisa menghasilkan dan pendapatan petani bisa setara dengan UMR,” terang Politikus Fraksi PDI Perjuangan itu.

Kemudian, Sumanto melanjutkan kegiatan ke tempat pembuatan pupuk organik di CV Ngudi Makmur. Disana, Sumanto mengatakan penggunaan pupuk organik sebenarnya sudah pernah dimanfaatkan puluhan tahun lalu hingga di Indonesia mencapai titik swasembada pangan. 

Kondisi itu didukung dengan penggunaan pupuk urea bersubsidi yang belum terlihat membantu kondisi perekonomian para petani. Justru, hasil produk pertanian masih kalah bersaing dengan produk impor.

“Puluhan tahun lalu, petani kita pada masa Orde Baru sebenarnya menggunakan pupuk organik dan hal itu mendorong periode pertanian di Indonesia menjadi swasembada pangan hingga mengekspor hasil bumi terutama beras. Adanya penggunaan pupuk berbahan kimia terutama pupuk urea yang bersubsidi senilai Rp 33 triliun setiap tahunnya yang berjalan hingga sepuluh tahun belum memberikan hasil memuaskan,” jelasnya. 

Di CV Ngudi Makmur, ia mengaku sangat mendukung produksi pupuk organik yang sudah berjalan. Karena, selain tidak mengandung bahan kimia, harganya masih terjangkau.

“Penggunaan limbah kotoran sapi dan penggunaan sistem fermentasi serta penambahan unsur hara seperti sekam dan lainnya terbukti menghasilkan pupuk yang lebih berkualitas sekaligus harga yang bersahabat dengan kantong petani,” tambahnya. (ayuutami/ariel)

Tags: DPRD Jatengkomisi bSumanto
Previous Post

SOSIALISASI NON-PERDA: Perempuan Perlu Berdaya selama Pandemi

Next Post

DIALOG 4 PILAR: Semaikan Toleransi, Tangkal Radikalisme

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Diapresiasi, Pelatihan Kerja Informal di Desa-desa Miskin Sragen 
BERITA

Diapresiasi, Pelatihan Kerja Informal di Desa-desa Miskin Sragen 

15/01/2026
Dimonitor, Kinerja Bank Jateng Cabang Purwodadi & Demak
BERITA

Dimonitor, Kinerja Bank Jateng Cabang Purwodadi & Demak

14/01/2026
Jamkrida Perlu Sasar Sektor Pangan
BERITA

Jamkrida Perlu Sasar Sektor Pangan

12/01/2026
Penguatan Draft Raperda Garis Sempadan
ALAT KELENGKAPAN DEWAN

Penguatan Draft Raperda Garis Sempadan

12/01/2026
Konsultasi ke Ditjen Otda, Pemekaran Brebes & Banyumas
BERITA

Konsultasi ke Ditjen Otda, Pemekaran Brebes & Banyumas

12/01/2026
Raperda Perlindungan Pekerja Informal, Komisi E Sambangi Kemnaker
BERITA

Raperda Perlindungan Pekerja Informal, Komisi E Sambangi Kemnaker

12/01/2026
Next Post
DIALOG 4 PILAR: Semaikan Toleransi, Tangkal Radikalisme

DIALOG 4 PILAR: Semaikan Toleransi, Tangkal Radikalisme

Potensi Pendapatan Sektor Pariwisata Masih Menjanjikan

Potensi Pendapatan Sektor Pariwisata Masih Menjanjikan

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah