• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Kamis, 16 April 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

DIALOG EMPAT PILAR : Keroyokan, Kerja Sama Lintas Instansi Kembangkan Desa Wisata

26/09/2023
in BERITA, KOMISI B
DIALOG EMPAT PILAR : Keroyokan, Kerja Sama Lintas Instansi Kembangkan Desa Wisata

DIALOG DESA WISATA : Sekretaris Komisi B Ngainirricadl menjadi narasumber dalam Dialog Empat Pilar Kebangsaan di Wonosobo.(foto: azhar alhadi)

WONOSOBO – Sekretaris Komisi B DPRD Jateng Ngainirrichadl mendorong pemerintah serta masyarakat untuk mengoptimalkan keberadaan desa wisata. Keberadaan desa wisata sangat menyokong perekonomian masyarakat. Demikian diungkapkan dalam acara Dialog Empat Pilar Kebangsaan : Pengembangan Desa Wisata sebagai Wujud Rasa Cinta Tanah Air, di tempat Jawa Dwipa Glaping and Resort, Wonosobo, Selasa (26/9/2023).

Keberadaan desa wisata di Jateng secara hukum kuat. Provinsi ini telah miliki Perda No 2/2019 tentang Desa Wisata. Dengan demikian lanjutnya, pengembangan desa wisata sebagai sebuah keniscayaan. Desa wisata sepenuhnya sudah dipercayakan kepada warga atau masyarakat sekitar untuk mengelola potensi wisatanya masing-masing. selain itu, diperlukan lintas sinergi antarpengelola wisata dengan pemerintah terkait.

“Desa wisata itu betul-betul saat ini dipercayakan kepada warga sekitar yang mengelola. Ini kita di Komisi B sedang mendorong lintas dinas atau SKPD yang menjalankan program untuk berkolaborasi memajukan desa wisata yang mempunyai potensi untuk dikembangkan. Dari segi UMKM maupun infrastruktur akses menuju lokasi wisata, nah daya dukung ini yang harus dikerjakan bareng dari Komisi B dan dinas-dinas terkait,” ucapnya.

Richardl sepakat dengan istilah keroyokan. Dengan demikian semua ikut berkolaborasi atau bekerja sama. Tidak ada istilah ego sektoral. Semua harus bekerja sama mulai dari pusat (kementerian, BUMN), provinsi beserta anak usahanya sampai tingkat daerah.
“Saya yakin ini akan sangat sukses untuk semakin memajukan desa-desa wisata di wonosobo,” ucapnya.

Sementara, narasumber lainnya Kepala Dinas pariwisata dan Kebudayaan Jateng Agus Wibowo juga menyampaikan poin-poin yang tidak kalah penting dalam pengembangan desa wisata adalah masalah digitalisasi. Untuk bisa mempromosikan desa wisata di era sekarang ini peran media sosial sangatlah membantu. Karena itu pengelola desa wisata supaya paham dan menguasai masalah digitalisasi.

“Lalu bagaimana kita membangun industri pariwisata yang berkolaborasi dengan digitaisasi, dengan fotografi, videografi untuk promosi yang lebih baik, hari ini pun ada pelatihan tata kelola homestay dan fotografi. Sosmed itu kan butuh konten, cara membuat kontennya itu yang harus di latih dan asah secara terus menerus yang ada di Sumber Daya Manusia kita”.

Selanjutnya Ahnaf Kusnanto selaku pelaku wisata memaparkan, tantangan pengembangan desa wisata sangat luar biasa, apalagi dengan konflik-konfliknya.

“Kita butuh mental yang kuat. Semua di Wonosobo bisa dipotensikan menjadi destinasi, kemudian konfliknya adalah desa wisatanya sudah terbentuk pengurusnya belum ada. Nah hal-hal seperti ini yang menjadikan destinasi wisata lahir secara premature. Kalau lahirnya cepet matinya juga cepat,” ujarnya.

Turut disinggung pula kelemahan pengembangan infrastruktur dalam hal ini jaringan internet. Hanya saja untuk menjawab soal kendala tersebut, Ahfnaf kerap kali berseloroh kepada pengunjung bila mereka rewel soal jaringan internet.“Kalau ada yang bawel tanya, kok susah sinyal. Kami jawabnya santai, ya namanya desa wisata. Kalau mau sinyal bagus wisata kota. Desa wisata di sini menyuguhkan keindahan alam yang harus dinikmati tanpa menggunakan sosial media,” ucapnya.(ayuut/priyanto)

Tags: DPRD JatengJateng Gayeng
Previous Post

RAPAT PARIPURNA: Laporan Pengusul Raperda SPAM & Raperda Produk Hukum Daerah

Next Post

Pemprov Gelar Penandatanganan dan Ikrar Netralitas ASN

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Pansus LKPj 2025 Berkonsultasi ke Kemendagri
ALAT KELENGKAPAN DEWAN

Pansus LKPj 2025 Berkonsultasi ke Kemendagri

14/04/2026
Pemuda Perlu Jadi Motor Ekonomi Produktif Pedesaan
BERITA

Pemuda Perlu Jadi Motor Ekonomi Produktif Pedesaan

14/04/2026
Akses Jembatan Antarkabupaten Layak Mendapat Perhatian Serius
BERITA

Akses Jembatan Antarkabupaten Layak Mendapat Perhatian Serius

14/04/2026
Kemendagri Dorong Digitalisasi & Integrasi Layanan dalam Raperda Pelayanan Publik
BERITA

Kemendagri Dorong Digitalisasi & Integrasi Layanan dalam Raperda Pelayanan Publik

14/04/2026
Diskusi soal Tata Kelola Rumah Sakit Mata
BERITA

Diskusi soal Tata Kelola Rumah Sakit Mata

14/04/2026
Warga Suruh Karanganyar  Gotong Royong Menanam Harapan di Sungai Ndelok
BERITA

Warga Suruh Karanganyar Gotong Royong Menanam Harapan di Sungai Ndelok

11/04/2026
Next Post
Pemprov Gelar Penandatanganan dan Ikrar Netralitas ASN

Pemprov Gelar Penandatanganan dan Ikrar Netralitas ASN

RAPAT PARIPURNA: Penetapan Raperda Perubahan APBD Jateng 2023, Raperda Pesantren, & Raperda Jamkrida

RAPAT PARIPURNA: Penetapan Raperda Perubahan APBD Jateng 2023, Raperda Pesantren, & Raperda Jamkrida

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah