DUKUNG PRESTASI. Sukirman bersama siswa berprestasi dalam acara Gebyar Harlah ke-13 SMK Ma’arif NU Doro Kabupaten Pekalongan, Senin (30/5/2022), (foto teguh prasetyo)
KAJEN – Hingga kini, masih ada SMK yang terkendala minimnya sarana/ pasarana untuk menunjang praktik. Melihat kondisi itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman meminta pemerintah provinsi untuk memperhatikan persoalan tersebut.
Demikian disampaikannya, usai acara Gebyar Harlah ke-13 SMK Ma’arif NU Doro Kabupaten Pekalongan, baru-baru ini. Anggota Fraksi PKB DPRD Jateng itu menyampaikan masih ada pekerjaan rumah bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menangani persoalan sarana dan prasarana yang seringkali menjadi problem sekolah.

Misalnya di SMK Ma’arif NU Doro itu dibuka 3 jurusan yakni perbengkelan motor, administrasi & keuangan kantor, dan komputer. Namun, sarana dan prasarananya masih sedikit seperti Jurusan Perbengkelan tidak memiliki motor sebagai bagian dari praktek dan Jurusan Komputer mengalami kekurangan komputer di beberapa laboratoriumnya.
“Nah, itu menjadi usaha kita bersama untuk terus mendorong pemerintah provinsi menyediakan sarana dan prasarana. Termasuk, gedungnya karena saat ini peminatnya sangat banyak,” ungkapnya.

Mengenai Program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang tengah berlangsung, ia berharap bisa dilaksanakan dengan baik agar meminimalisir praktek-praktek yang merugikan tidak terjadi . Dengan begitu, masyarakat bisa terlayani dan semuanya mendapatkan kesempatan yang sama.
“Yang merugikan diantaranya ada titipan, ada karena kedekatan, dan seterusnya. Tetapi, dalam lingkup zonasi, prestasinya harus tetap diperhatikan,” tandasnya.

Sebagai informasi, acara Gebyar Harlah ke-13 SMK Ma’arif NU Doro Kabupaten Pekalongan itu diawali dengan kegiatan jalan santai tersebut. Pada kesempatan itu, Sukirman berkesempatan memberikan doorprize dan penghargaan siswa berprestasi tingkat nasional kepada Siswa SMK Ma’arif NU Doro kelas X Teknik Komputer & Jaringan (TKJ) 1 atas nama M. Zabad Akhtar yang berhasil meraih juara 1 pada Kejuaraan Bulutangkis Batam Open Usia Remaja Tingkat Nasional.
“Tadi, saya baru saja mengikuti kegiatan Harlah SMK Ma’arif NU Doro Kabupaten Pekalongan yang ke-13. Tentu, kita berbangga atas kesuksesan selama 13 tahun dan sudah mencetak berbagai prestasi,” ungkap pria asal Kabupaten Pekalongan itu seusai acara. (teguh/ariel)








