Vaksinasi Wajib Sasar Semua Kalangan Masyarakat

1 aradio2

JADI NARASUMBER : Wakil Ketua DPRD Ferry Wawan Cahyono dan anggota DPRD menjadi narasumber di Radio Swadesi.(foto: ervan ramayudha)

BANJARNEGARA – Semua elemen masyarakat harus mendapatkan vaksinasi. Penegasan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Ferry Wawan Cahyono saat menjadi narasumber dalam dialog radio yang disiarkan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Kabupaten Banjarnegara, Jumat (19/2/2021). Dalam acara itu turut menjadi narasumber lain anggota DPRD Saeful Hadi, Tri Mulyantoro, dan Moch Ichwan.

Dikemukakannya, vaksinasi menjadi sebuah keharusan guna menekan penanganan pandemi Covid-19. Karena itulah, masyarakat tidak perlu ragu/khawatir mengenai vaksin itu. Laboratorisasi sebuah vaksin, lanjut Ferry telah melalui pengujian yang lama serta tahapan yang panjang dengan berbagai riset. Diharapkan setelah vaksinasi maka masyarakat akan mendapatkan imun.

Untuk pendistribusian vaksin kepada masyarakat tahap awal di Jawa Tengah secara serentak di awal bulan kemarin hampir 35 Kab/Kota. Meski saat ini jumlah ketersediaan vaksin yang ada masih terbatas maka saat ini masih diprioritaskan kepada kelompok masyarakat yang mendapatkan tugas memberikan pelayanan kesehatan, memberikan pelayanan masyarakat secara umum dan diprioritaskan.

Saeful Hadi mengatakan bahwa vaksinasi ini telah diperiksa dengan prosedur yang ketat. Selanjutnya Tri Mulyantoro menegaskan supaya masyarakat tidak mudah menerima informasi dari media sosial. Masyarakat harus menyaring informasi terlebih dulu, terlebih bila berkaitan dengan vaksinasi. Megenai vaksin, pemerintah bertanggung jawab secara penuh. Vaksinasi ini merupakan sebuah ikhtiar yang dilakukan secara medis oleh pemerintah dan ini merupakan salah satu upaya yang sangat bagus dalam mengendalikan penyebaran Covid-19.

Sementara Moch Ichwan turut menegaskan, vaksinasi tahap pertama yang telah dilakukan di Jawa Tengah berjumlah 175. 904 dosisi dan tahap kedua 191.630 dosis. Dengan demikian tahapan vaksinasi saat ini telah mencapai 78%.

“Mudah- mudahan dalam waktu singkat nanti apa yang telah diprogramkan oleh pemerintah dapat terwujud dan tidak hanya tenaga kesehatan saja yang dilakukan vaksinasi tapi seluruh masyarakat dapat di vaksinasi semuanya,” ucapnya.(ervan/priyanto)

Berita Terkait

  • Perusahaan di Demak Tak Bermasalah dengan THR

    DEMAK – Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah melakukan pemantauan terkait pembayaran THR di Demak. Pantauan THR ini dilakukan didampingi langsung oleh Kepala Disnakertrans Prov Jateng Ahmad Aziz pada Kamis (2/5/2024).

  • Pahami Dana Cadangan Pilkada ke KPU Banten

    BANTEN – Komisi A DPRD Provinsi Jateng kini sedang mengumpulkan data dan informasi dalam rangka penyusunan raperda inisiatif tentang dana cadangan Pilgub 2024. Salah satu proses pengumpulan data dan informasi itu dengan mengunjungi pihak penyelenggara pilkada yakni KPU.

  • Batasi Impor Guna Jaga Kedaulatan Pangan

    DIALOG TELEVISI : Ketua Komisi B Sumanto bersama narasumber lain turut menjadi narasumber dalam dialog televisi.(foto: priyanto) UNGARAN – Pemerintah sudah saatnya membatasi kran impor guna mewujudkan kedaulatan pangan. Tidak dipungkiri membanjirnya aneka ragam produk pertanian masih membuktikan bahwa Indonesia…

  • Pengelolaan Makam Sunan Ampel Jadi Contoh Tata Kelola Wisata Religi di Jateng

    SURABAYA – Asri dan tentram, suasana itu sangat terasa saat Komisi B DPRD Provinsi Jateng berziarah di Komplek Makam Sunan Ampel, Kota Surabaya Provinsi Jatim, Selasa (11/4/2023). Saat bertemu dan berdiskusi dengan Pengurus Masjid Sunan Ampel, Gus Zainal Abidin, dijelaskan bahwa pengelolaan seluruh kompleks dilakukan lewat sistem koperasi.