Tokoh Kita: Bagus Ingin Jadi Orang Bagus

IMG

JADI NARASUMBER : Bagus Suryokusumo jadi narasumber dalam dialog “Tokoh Kita”.(foto: ganang graito)

SEMARANG – Bagus Suryokusumo masih mengingat betul pesan almarhum ayahnya (Bambang “Kribo” Kusriyanto) supaya orang harus bisa bermanfaat untuk lingkungannya. Pesan itulah yang terpatri sampai sekarang duduk sebagai anggota DPRD Jateng.

Saat menjadi narasumber dalam dialog “Tokoh Kita : Bagus Suryokusumo”, Bagus berjanji pada dirinya dimanapun dan kapan pun, dirinya harus bisa memberikan manfaat.

“Itu pesan bapak yang saya pegang. Saya tidak ingin pada periode ini, jabatan menjadi wakil rakyat tidak memberi manfaat bagi masyarakat, terutama di Kabupaten Semarang dan sekitarnya,” ucap anggota Komisi E itu.  

Terlebih lagi saat di Komisi E, menjadikan dia akan mencurahkan pengabdiannya kepada masyarakat. Komisi E dinilai sangat tepat untuknya.

“Saya yang berangkat sebagai guru, tentu di Komisi E ingin berjuang menaikkan kesejahteraan guru terutama dari sekolah swasta. Belum pada kesejahteraan masyarakat, Pendidikan, ketenagakerjaan, Kesehatan. Tepat dan cocok untuk saya bermanfaat untuk masyarakat,” kata Bagus.

Bahkan, saat berkeliling daerah diakuinya masalah kemiskinan, pengangguran masih membelenggu masyarakat. Bagus juga mengakui sampai sekarang ini ruang berekspresi untuk pemuda masih minim. Ia pun berharap ada ruang publik untuk pemuda supaya mereka memiliki kemampuan berbicara dengan baik.

“Pemuda kita kurang bisa berbicara di hadapan publik terutama pada peyampaian pendapat. Mereka sering menyerang atau berbicara tentang opini melalui kanal sosmed. Hal inilah yang memunculkan ada korban hoaks bahkan walaupun apa yang diungkapkan itu fakta ketika di minta keterangan untuk di lakukan adanya pengawasan terkait kritik atau opini mereka, tidak ada satu pun yang bisa menyampaikan dengan cara yang benar,” ucapnya.(ganang/priyanto)

Info Lainnya

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran. 

  • Bahas Panti Sosial, Risiko Penularan TBC Disorot

    SURABAYA — Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendesak Pemerintah Provinsi segera membenahi standard operating procedure (SOP) dari pengelolaan panti rehabilitasi sosial. Pasalnya, penataan penanganan pasien dengan penyakit menular dinilai masih sangat longgar dan mengancam keselamatan penghuni panti lainnya.

  • Pengelolaan Aset Jalan Dapat Berkontribusi PAD

    YOGYAKARTA — Penyusunan Raperda tentang Standardisasi Penyelenggaraan Jalan Provinsi tidak hanya mengatur aspek teknis pembangunan dan pemeliharaan jalan tapi juga pemanfaatan aset jalan secara optimal. Komisi D DPRD Provinsi Jateng menilai pengaturan tersebut dapat menjadi instrumen baru untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).