Tinjau Rob di Sayung Demak, Komisi D Minta Pusdataru Segera Normalisasi Sungai & Pompanisasi

1000490381

PANTAU ROB. Komisi D DPRD Provinsi Jateng meninjau langsung kondisi rob di Kecamatan Sayung Kabupaten Demak, Senin (7/7/2025). (foto bang rinto)

DEMAK – Setelah menemui Ditjen SDA Kemen PU di Jakarta pada Kamis (3/7/2025) lalu, Komisi D DPRD Provinsi Jateng meninjau kondisi bencana banjir dan rob di Kecamatan Sayung Kabupaten Demak, Senin (7/7/2025). Dalam kegiatan itu, Dewan didampingi Kepala Dinas Puadataru Provinsi Jateng Henggar Budi Anggoro.

Di salah satu ruas jalan di daerah Sayung, Komisi D melihat kondisi jalan dan pemukiman setempat tergenang air selama beberapa bulan. Saat berdiskusi dengan Pusdataru dan Perangkat Desa Sayung, Komisi D meminta agar segera dilakukan normalisasi Sungai Dombo dan Sungai Sayung sekaligus dilakukan pompanisasi.

“Saya berharap program penanggulangan rob Sayung segera dipercepat. Hal itu sudah kami utarakan saat bertemu dengan Ditjen SDA di Jakarta. Disana kami minta segera ada penyelesaian yang solutif,” kata Ketua Komisi D, Nur Saadah dihadapan Pihak Pusdataru dan Perangkat Desa Sayung.

Dikatakannya pula, dari hasil pertemuan di Jakarta pada 3 Juli 2025 lalu, Dit. Sungai & Pantai Ditjen SDA Kemen PU mengaku belum mendapat ‘perintah’ dari menteri. Namun, Pihak Dit. Sungai & Pantai juga mengakui bahwa sebelumnya sudah mendapat instruksi bahwa banjir dan rob Sayung menjadi prioritas.

Ia juga menegaskan, dalam waktu dekat ini, ada kegiatan normalisasi Sungai Dombo dan Sungai Sayung di Kabupaten Demak sekaligus pompanisasi yang dilakukan Dinas Pusdataru. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan langkah terdekat sembari menunggu program dari kementerian dilaksanakan.

“Dengan adanya langkah-langkah percepatan itu, diharapkan masyarakat bisa hidup normal kembali. Kami minta pusdstaru untuk dapat melaksanakannya. Karena, selama ini kemacetan di Sayung sangat menyita waktu dan menyiksa masyarakat yang menderita kerugian sangat besar,” katanya lagi.

Menanggapinya, Henggar menjelaskan bahwa kondisi existing pompa berjumlah 12 unit dan diakui belum maksimal. Ia juga berharap wilayah Sayung segera teratasi.

“Dalam hal ini, kami akan mengalokasikan anggaran untuk itu. Dalam pompanisasi kendalanya adalah mencari titik lokasi yang tepat dalam pemasangan pompa. Selain itu, persoalan anggaran BBM untuk menjalankan pompa juga cukup besar, mengingat penggunaaannya per hari. Soal bantuan CSR (Corporate Social Responsibility), diakui ada beberapa titik yang sudah menggunakan dana CSR tapi yang di Sayung dari APBD dan pusat,” jelas Henggar. 

Setelah meninjau banjir dan rob di Sayung Demak, Komisi D melanjutkan komunikasi dengan Balai Pengelolaan SDA Serang-Lusi-Juana Dinas Pusdataru Provinsi Jateng di Kabupaten Kudus, Selasa (8/7/2025). Komunikasi itu penting dilakukan mengingat Balai sebagai pihak pelaksana normalisasi dan pompanisasi. (ariel/priyanto)

Info Lainnya

  • DPRD Jateng Dukung Program ‘Revola Jateng Optimis’

    BANJARNEGARA – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Setya Ari Nugroho mendukung Program Revolusi Lahan atau ‘Revola Jateng Optimis,’ yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Menurut dia program yang bertujuan menghidupkan sejumlah lahan tidur yang sudah bertahun-tahun menjadi kembali produktif merupakan langkah tepat guna mendorong pertumbuhan ekonomi di masyarakat

  • Dipantau, Revitalisasi Jembatan Dengkeng Klaten

    KLATEN – Perbaikan Jembatan Dengkeng di Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten penting untuk menjaga konektivitas dan kelancaran mobilitas masyarakat di jalur Karangwuni hingga batas Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta. Infrastruktur yang menjadi penghubung antarwilayah tersebut kini mulai direvitalisasi dengan pembangunan jembatan baru

  • Komisi E Pantau Kualitas Belajar Mengajar di SMA 1 Kedungwuni

    KAJEN – Komisi E DPRD Provinsi Jateng menyoroti kualitas proses belajar mengajar sekaligus memastikan lingkungan sekolah tetap aman bagi peserta didik. Hal itu menjadi fokus Komisi E ke SMA Negeri 1 Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Senin (10/8/2026), untuk menggali masukan, data, dan informasi pendidikan di wilayah kerja Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII

  • Penyelenggaraan Jalan Provinsi Jateng Perlu Regulasi Lebih Tegas

    SUKOHARJO – Tingginya mobilitas masyarakat, meningkatnya beban angkutan logistik, dan kebutuhan menjaga kualitas ribuan kilometer jalan provinsi menjadi alasan Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong lahirnya regulasi baru tentang penyelenggaraan jalan. Aturan itu dinilai penting untuk memastikan pengelolaan jalan lebih terarah, berkelanjutan, sekaligus memperjelas kewenangan antarinstansi