SOSIALISASI NON-PERDA: Pengembangan UMKM & Pemberdayaan Masyarakat Desa

20220903165509 IMG

JADI NARASUMBER: Sejumlah narasumber dalam acara Sosialisasi Non Perda di Tengaran.(foto: rafdan raharjo)

TENGARAN – Roda ekonomi masyarakat harus terus berputar terkhusus di Jawa Tengah. Salah satu geliat perputaran ekonomi yang paling digemari masyarakat adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Pembahasan ini disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Non-Perda dengan tema “UMKM dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa” di Kantor Kecamatan Tengaran, Sabtu, (3/9/2022).

Dalam dialog ini, Ketua DPRD Prov Jateng Bambang Kusriyanto selaku salah satu narasumber mengatakan bahwa masyarakat harus bangkit setelah pandemi. Di masa sekarang ia juga menegaskan bahwa pandemi bukanlah halangan untuk membangkitkan roda perekonomian.

“Perlu saya tegaskan bahwa di zaman yang sudah canggih ini pandemi bukanlah halangan karena masyarakat mampu menjual produknya lewat online” ucapnya.

Senada dengan hal itu, Kepala Diskumperindag Kab Semarang Heru Cahyono lebih menekankan kepada banyaknya potensi yang ada di Tengaran. Ia juga berharap dengan adanya potensi potensi ini banyak masyarakat mampu mendirikan usaha dan memasarkan produknya secara masif.

“Banyak sekali potensi yang masih bisa kita kembangkan dari sini seperti kuliner, makanan olahan dan kerajinan. Dengan banyaknya potensi itu saya harapkan para masyarakat terus bergerak terus kreatif sehingga muncul usaha usaha baru,” terang Heru.

Diakhir dialog, Pujo Pramujito selaku Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Semarang menekankan terkait pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Ia juga berharap dengan adanya program ini maka masyarakat bisa lebih mandiri.

“Dengan adanya pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, saya berharap masyarakat bisa lebih mandiri dan tidak bergantung dengan bantuan dari pemerintah sehingga masyarakat terus berkembang” ucap anggota Fraksi PDI Perjuangan.(bintari/priyanto)

Berita Terkait

  • DPRD Telah Layangkan Tuntutan Buruh kepada Presiden dan DPR

    GEDUNG BERLIAN – Ketua Komisi E DPRD Jateng Abdul Hamid mengadakan audiensi dengan perwakilan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di Kantor DPRD Jateng di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Rabu (21/9/2022).  Ratusan masa yang berkumpul di depan Kantor Gubernur tersebut melaksanakan aksi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan menuntut kenaikan upah minimum provinsi (UMP) di Jateng.

  • Proyek Jalan Sumowono Dikebut

    UNGARAN – Perbaikan jalan di daerah Sumowono Kabupaten Semarang kini terus dilakukan. Saat Komisi D DPRD Jateng meninjau ke lokasi perbaikan, Jumat (23/8/2019), tampak pengaspalan sedang dikerjakan ditambah dengan pelebaran jalan sistem beton di sisi-sisinya.

  • Konsep Objek Wisata Keluarga Perlu Dikembangkan

    WISATA KELUARGA. Anggota DPRD Jateng memasuki objek wisata keluarga Saloka Theme Park di Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (18/10/2019).(Foto: Setyana) UNGARAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng ingin menggali potensi pariwisata terutama di Kabupaten Semarang. Wakil Ketua DPRD Sukirman mengakui…