Komisi B Lirik Samberambe Kelola Desa Wisata Mina Padi

WhatsApp Image 2026 03 04 at 15.06.41

DESA WISATA. Jajaran Komisi B saat berada di Desa Wisata Mina Padi Samberembe yang berlokasi di Dusun Samberembe, Desa Candibinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. (foto evi rahmawati)

SLEMAN – Komisi B DPRD Provinsi Jateng mengagumi konsep pengembangan Desa Wisata Mina Padi Samberembe yang berlokasi di Dusun Samberembe, Desa Candibinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Saat berada di desa itu, Rabu (4/3/2026), warga di sana mampu mengelola potensi daerah menjadi sebuah agrowisata berbasis sistem pertanian terintegrasi budi daya padi dan ikan atau mina padi dalam satu lahan.

Anggota Komisi B, Yusuf Hidayat mengemukakan, kehadiran Komisi B di Desa Samberambe memperoleh data dan informasi terkait tata kelola agrowisata berbasis sistem pertanian terintegrasi budi daya padi dan ikan (mina padi) dalam satu lahan.

“Kami ingin mempelajari secara langsung penerapan sistem mina padi yang telah berhasil dikembangkan di Sleman. Informasi ini sangat berharga untuk menjadi referensi pengembangan desa wisata guna memperkuat program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” paparnya.

Rombongan Komisi B dengan turut didampingi oleh Dinas Kelautan & Perikanan, Dinas Pertanian, dan Dinas Kebudayaan, Pariwisata & Ekonomi Kreatif Provinsi Jateng.

Selaku pendiri, Gunarto mengungkapkan. Desa Wisata Mina Padi Samberembe merupakan desa wisata edukasi berbasis pertanian terpadu yang memadukan budi daya padi dan ikan nila sejak 2011. Dengan luas area sekitar 5 hektare, kawasan ini menjadi percontohan Mina Wisata Technopark yang mengedepankan konsep simbiosis saling menguntungkan antara sektor pertanian dan perikanan.

Fransiskus Ero selaku manajer menambahkan beberapa poin penting Desa Wisata Mina Padi Samberembe antara lain konsep wisata terpadu berupa penggabungan  budi daya padi dan ikan dalam satu lahan (mina padi) sehingga menghasilkan panen ganda dalam satu siklus.

“Untik edukasi dan wisata, pengunjung dapat belajar tentang budi daya mina padi, memberi pakan ikan, dan memahami teknologi pertanian terpadu,” ungkapnya.

Pemancingan dan kuliner dengan tersedia kolam pemancingan ikan nila serta warung kuliner yang menyajikan olahan ikan segar hasil panen. Keunggulan sistem: tersebut menjadikan tanah  lebih subur, biaya pupuk dapat ditekan, serta meningkatkan produktivitas melalui panen padi dan ikan secara bersamaan.

Keberhasilan Kampung Mina Padi Samberembe menjadi contoh nyata integrasi potensi pertanian dan perikanan yang tidak hanya memperkuat ketahanan pangan tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis desa wisata.

Melalui kunjungan ini, Anggota Komisi B M Farchan menambahkan praktik baik dari Sleman ini layak untuk dikembangkan di wilayah Jateng. Sehingga, desa wisata tidak hanya menjadi destinasi rekreasi tapi juga pusat edukasi dan penguatan sektor pangan berkelanjutan. (gempi/red.)

Berita Terkait

  • Penerapan Perda Pancasila di Kota Jogja Jadi Bahan Pansus VIII

    YOGYAKARTA – Pansus VIII DPRD Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Kesbangpol Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (2/2/2024). Kunjungan dilakukan terkait mencari data dan sekaligus berdiskusi tentang pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsan yang akan dirumuskan oleh DPRD Provinsi Jawa Tengah menjadi Peraturan Daerah (Perda) dengan nama yang sama.

  • Dua RSJD Mampu Cetak Pendapatan Positif

    SURAKARTA – Kinerja pendapatan RSJD Arif Zainudin Surakarta dan RSJD Soedjarwadi Klaten mendapat sorotan Komisi C DPRD Provinsi Jateng. Secara umum, pencapaian pendapatan kedua rumah sakit itu dinilai positif, meski masih terdapat sejumlah catatan untuk peningkatan layanan dan optimalisasi potensi pendapatan.

  • MEDIA TRADISIONAL: Jaga Ketoprak Humor Campursari Grobogan Tetap Eksis

    GROBOGAN – Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jateng Abang Baginda Muhammad Mahfuz Hasibuan mengajak para seniman dan masyarakat Grobogan bersama-sama berinovasi dalam kesenian dan budaya tradisional agar tetap lestari. Hal itu disampaikannya dalam acara ‘Dialog Media Tradisional (Metra) DPRD Provinsi Jateng’ dan pagelaran seni ketoprak di Aula SMAN 1 Wirosari Kabupaten Grobogan, baru-baru ini.

  • DPRD Sikapi Keluhan Ormas Pemuda Pancasila

    GEDUNG BERLIAN – Ratusan orang dari ormas Pemuda Pancasila (PP) Jawa Tengah menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jumat (26/11/2021). Mereka mulai memadati jalan protokol di depan Gedung DPRD Jateng itu mulai pukul 13.00.

  • BPR BKK Kendal Targetkan Deviden Naik 15,2%

    KENDAL – PT. BPR BKK Kendal (Perseroda) menargetkan setoran deviden ke Pemprov Jateng dan Pemkab Kendal dapat meningkat, dari Rp 5,30 miliar pada 2021 menjadi Rp 6,11 miliar atau naik 15,2%. Demikian disampaikan Dirut BPR BKK Kendal Ahmad Mundolin kepada Komisi C DPRD Provinsi Jateng, Kamis (10/3/2022).