Relaksasi Kredit Dicabut, Komisi C Ingatkan Bank Jateng Kelonggaran Pembayaran

WhatsApp Image 2024 03 06 at 11.00.55

PERTEMUAN : Direksi Bank Jateng bersama Ketua Komisi C Bambang Haryanto membahas perihal kinerja perbankan di Kantor Bank Jateng Cabang Slawi.(foto: M Maarif)

SLAWI – Perbankan milik Pemprov Jateng dalam hal ini Bank Jateng diharapkan bisa segera memiliki cadangan program manakala program kelonggaran/relaksasi kredit kepada debitur yang terkena dampak Covid-19 dicabut oleh pemerintah. Sesuai keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Maret nanti program kelonggaran kredit akan selesai masa pemberlakuannya.

Ketua Komisi C Bambang Haryanto Baharudin menyatakan, pihak Bank Jateng sudah menyiapkan dana cadangan sekitar Rp 400 miliar guna mengantisipasi pembayaran kredit yang macet. Penegasan itu disampaikannya usai bertemu dengan jajaran direksi serta Pimpinan Bank Jateng Cabang Slawi, Kabupaten Tegal, Selasa (5/3/2024)

“Dari penjelasan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Aris Setyawan sudah disiapkannya dana cadangan sudah tepat. Kredit yang sudah dikucurkan selama pandemi besar kemungkinan pembayarannya tidak bisa memenuhi target. Karena itulah dibutuhkan strategi supaya penyaluran kredit tidak terganggu,” jelas dia.

Dalam paparannya Aris mengungkapkan, direksi sudah memutuskan mengalokasikan dana cadangan imbas dari akan dicabutnya program relaksasi kredit dari dampak Covid-19 pada Maret nanti. Dengan pencabutan program tersebut, pihak kreditur harus membayar penuh angsuran kredit.

“Kalau semula membayar Rp 10 juta/bulan dengan relaksasi jadi Rp 1 juta/bulan, maka Maret nanti Kembali membayar Rp 10 juta.Masalah tersebut sudah kami sosialisasikan kepada nasabah,” jelasnya.

Selanjutnya Bambang memberikan apresiasi kepada pimpinan Bank Jateng Cabang Slawi yang mampu menjadikan keuangan kantor cabang pada periode 2020-2023 terus meningkat. Indikator terlihgat dari nilai asset, dana pihak ketiga, penyaluran kredit dan laba. Pada nilai aset bisa dibukukan Rp 1,3 triliun. Untuk kredit selama 2023 bisa menyalurkan nilai Rp 1,3 triliun.

Anggota Komisi C Mustolih menambahkan, meski Bank Jateng memastikan ada dana cadangan mengantisipasi ada kredit macet hal itu tidak menjadikan pihak direksi terlena. Upaya penagihan tetap dilakukan secara terus menerus.(amin/priyanto)

Berita Terkait

  • Palang Pintu Rel KA di Grobogan Jadi Sorotan

    GROBOGAN – Komisi D berjanji akan membahas rencana pemasangan palang pintu rel kereta api dan sistem peringatan dini yang diusulkan Dinas Perhubungan (Dishub) Jateng pada pembahasan APBD 2020. Ada 3 lokasi ke semua berada di Grobogan.

  • MEDIA TRADISIONAL: Gelar Kesenian di Lereng Pager Jawa Kebumen

    KEBUMEN – Berlokasi di Desa Kalibening Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen, Minggu (15/10/2023), Anggota DPRD Provinsi Jateng Bambang Eko Purnomo menggelar acara ‘Nguri-uri Budaya Kesenian Tradisional: Grebeg Maulud Lereng Pager Jawa.’ Acara itu merupakan rangkaian kegiatan ‘Sosialisasi Kebijakan melalui Media Tradisional.’

  • Kinerja KD Bantarangin Wonogiri Perlu Digenjot

    WONOGIRI – Dalam rangka monitoring kinerja dan pengelolaan kebun milik Pemprov Jateng, Komisi C DPRD Provinsi Jateng berkunjung ke Kebun Dinas (KD) Bantarangin Kabupaten Wonogiri, Rabu (4/3/2020). Menurut Anggota Komisi C DPRD Jateng Nurul Hidayah, yang memimpin kunjungan kerja, umumnya kinerja dan pengelolaan kebun belum optimal, sebagian memprihatinkan, dan belum bisa diandalkan sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD).

  • Kerja Sat Set, Periswara Bagikan 220 Paket Sembako

    SEMARANG – Persatuan Istri Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Periswara) Jateng menggelar kegiatan bakti sosial “Periswara Berbagi”, Senin (6/5/2024). Dipusatkan di Ruang Badan Anggaran (Banggar) lt IV, Gedung Berlian DPRD Jateng, ada 220 paket sembako yang dibagikan. Ketua Periswara Jateng Ny Rus Sumaryati Sumanto hadir langsung pada kegiatan itu. Turut mendampingi Ny Galuh Sukirman dan  Ny Anggi Ferry Wawan Cahyono.

  • Laporan Keuangan Terminal Dipantau

    SUKOHARJO – Guna menindaklanjuti hasil pemeriksaan Laporan Keuangan BPK, Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) salah satunya Balai Pengelola Sarana Prasarana Perhubungan (BPSPP) Dishub Provinsi Jateng.

  • Perlu, Revitalisasi PLTA Kedung Ombo

    LIHAT TURBIN. Komisi D DPRD Jateng melihat kinerja turbin yang mengelola PLTA Kedung Ombo, Grobogan, Rabu (27/3/2019). (FOTO: Priyanto) GROBOGAN – Komisi D DPRD Jateng menginginkan adanya revitalisasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kedung Ombo. Beroperasi lebih dari 27 tahun,…