Rapat Virtual Covid-19: DPRD Soroti Anggaran Nakes, ‘Jateng di Rumah Saja’, & Keterlibatan Parpol

SKM zoom

RAPAT VIRTUAL. Sukirman saat mengikuti rapat virtual yang digelar pemprov, Senin (14/6/2021), membahas penanganan Covid-19 terkini. (foto teguh prasetyo)

GEDUNG BERLIAN – Pemprov Jateng menggelar rapat virtual yang membahas penanganan Covid-19 terkini di wilayah Jateng, Senin (21/6/2021). Dalam pembahasan itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman menyoroti 3 poin penting.

Pertama, ia meminta untuk mengintervensi kembali anggaran, mengingat tidak adanya anggaran untuk penambahan tenaga kesehatan (nakes). Selanjutnya, mengulang Program Jateng di Rumah Saja sebagai bentuk warning. Terakhir, seluruh bupati dan wakil bupati harus berkoordinasi dengan partai politik (parpol) nya agar bisa ikut mengendalikan kegiatan yang mengundang massa.

“Saya mengajak untuk parpol saling instropeksi diri. Tujuannya, menghentikan kegiatan-kegiatan partai atau kampanye yang mengundang animo masyarakat umum. Itu semua demi rasa tanggung jawab rasa kemanusiaaan,” pesannya.

Mendengar hal itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku sangat antusias. Ia mengakui anggaran dari
beberapa kabupaten/ kota memang perlu dianalisa dan di refocusing kembali. Untuk Program Jateng di Rumah Saja, segera dilaksanakan minggu ini, jika hal itu sangat diperlukan.

“Kalau perlu Sabtu dan Minggu besok bisa kita mulai 2 hari di rumah saja. Nah, untuk parpol, ini menarik. Saya kira posko-posko parpol bisa dijadikan Posko Penanggulangan Covid-19 untuk membantu penanganan pandemi yang dilakukan pemerintah dan masyarakat,” kata gubernur.

Dalam rapat virtual yang diikuti pejabat Forkompimda dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Pj Sekda Jateng Prasetyo Aribowo menjelaskan hampir semua kabupaten/ kota mengalami peningkatan kasus baru. Dalam catatannya, kasus tertinggi didominasi Kabupaten Kudus yang disusul Kabupaten Kendal.

Ia juga menambahkan cakupan vaksinasi dari suntikan pertama mencapai 49,60%, sedangkan suntikan kedua hanya menyentuh angka 28,86%. “Hal itu membuktikan tingkat kesadaran masyarakat masih kurang akan efektifitas vaksin,” kata Prasetyo. (azhar/ariel)

Berita Terkait

  • DIALOG PROAKTIF: Keorganisasian Telah Menjadi Nafas Iin

    SLAWI – Seabrek kegiatan tengah dijalani anggota DPRD Jateng Tazkiyatul Muthmainnah. Selain sebagai wakil rakyat, Iin-sapaan akrabnya juga didaulat menjadi Ketua Fatayat NU Jateng. Pada kegiatan Dialog Proaktif Anggota DPRD Jateng, ia pun harus memenuhi undangan meski di luar daerah. Belum lama ini, Iin menghadiri sekaligus melantik Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Tegal masa khidmat 2022-2027 di GOR Trisanjaya, Kecamatan Slawi.

  • Pimwan Hadiri Pelantikan Wali Kota Semarang

    SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Ferry Wawan Cahyono didampingi Anggota DPRD Jateng hadir dalam acara pelantikan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu. Acara itu digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin (30/1/2023).  

  • DPRD Pantau Persiapan KPU Gelar Pilbup Blora

    BLORA – Mendekati Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 mendatang, Komisi A DPRD Provinsi Jateng terus melakukan pantauan ke sejumlah daerah yang melaksanakan, salah satunya Kabupaten Blora, Rabu (9/9/2020). Pantauan itu perlu dilakukan, mengingat saat ini masih dalam masa adaptasi kebiasaan baru (New Normal) sehingga butuh persiapan khusus.

  • Pengelolaan Limbah RSUD Dr Soeselo Telah Bersertifikat

    SLAWI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soeselo di Slawi menjadi jujugan Komisi D DPRD Jateng guna penguatan data dalam penyusunan naskah akademik Raperda Perubahan Atas Perda No 20/2003 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air Lintas Kabupaten/Kota di Prov Jateng.