RAPAT KERJA: Disorot, Harga Sewa Ruang/ Lahan milik OPD 

1000471488

BERSAMA OPD. Komisi C DPRD Provinsi Jateng rapat RKPD 2026 bersama sejumlah OPD di Ruang Rapat Komisi C, Senin (23/6/2025). (foto erpan)

GEDUNG BERLIAN – Komisi C DPRD Provinsi Jateng kembali menggelar rapat RKPD 2026, Senin (23/6/2025). Dalam rapat itu, Ketua Komisi C Bambang Haryanto mempersilahkan Sekretaris DPRD (Sekwan) Urip Sihabudin menyampaikan paparan soal pendapatan.

Dalam laporannya, Urip mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan aset yang dimiliki. Diantaranya sewa ruang ATM & Kantor Kas Bank Jateng, kantin, dan 3 wisma di Kota Semarang. Dikatakan, upaya optimalisasi wisma dilakukan dengan promosi melalui laman resmi DPRD.

Setelah paparan dari setwan, dilanjutkan Biro Umum, dan Disperindag. OPD lain yang hadir diantaranya Dinkop-UKM, Distanbun, Disnakkeswan, Dishanpan, Dislutkan, Dishub, BPSDM, Dinas Arpus, Dinsos, Disporapar, DLHK, Dinas Pusdataru, Dinas ESDM, DPU BMCK, DPMPTSP, Bapenda, BPKAD, dan Bappeda.

Dalam rapat itu, Anggota Komisi C Asrar menanyakan soal rencana pendapatan disperindag. Ia menilai target pendapatannya perlu ada kenaikan, mengingat realisasi yang dicapai cukup tinggi.

Sementara, Anggota Komisi C Dwi Yasmanto lebih fokus pada keamanan siber. Hal itu mengingat laman resmi DPRD sempat diretas belum lama ini.

“Kami berharap setwan bersama diskominfo dapat lebih aware menghadapi persoalan digital tersebut,” saran Yayan, sapaan akrabnya.

LAHAN SEWA

Anggota Komisi C lainnya, Abang Baginda Muhammad Mahfuz Hasibuan, menanggapi paparan Kepala Distanbun Provinsi Jateng Defransisco Dasilva Tavares. Ia menyoroti soal lahan yang disewakan kepada pihak swasta.

Hal itu menjadi sorotan karena distanbun memiliki lahan sewa seluas 50 hektar di Kabupaten Batang. Hanya saja, menurut Abang, harga sewa per hektar terlalu rendah karena tidak mempertimbangkan hasil produksi dari pihak penyewa.

“Ini atas dasar apa harga sewa cuma 1 juta per hektar per tahun? Seharusnya, harga sewa ditentukan dengan mempertimbangkan hasil produksi dari yang nyewa lahan tersebut,” tegas Abang. (ariel/priyanto)

Berita Terkait

  • Investasi Sektor Pariwisata Mampu Tumbuhkan Perekonomian Jateng

    PURBALINGGA – Dalam diskusi Komisi B DPRD Provinsi Jateng bersama Dinas Pemuda Olahraga & Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jateng dan jajaran manajemen Perumda Owabong, di Kabupaten Purbalingga, Jumat (11/6/2021), Sekretaris Komisi B DPRD Provinsi Jateng Mohammad Ngainirrichadl meminta kepada pemerintah untuk segera merealisasikan Rencana Induk Pengembangan Kepariwisataan Provinsi Jateng. Ia menilai hal itu penting diwujudkan karena berdampak positif dalam pertumbuhan ekonomi.

  • ​Bahas Tatib & Aduan, BK DPRD Sragen Sambangi Gedung Berlian

    GEDUNG BERLIAN – DPRD Jateng menerima kunjungan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Sragen, Rabu (18/7/2018), di Ruang Rapim Gedung Berlian, Jalan Pahlawan Nomor 7 Kota Semarang. Saat dialog dengan Ketua BK DPRD Jateng Bambang Haryanto, Heru Agus Santoso selaku Ketua BK DPRD Kabupaten Sragen membahas mengenai seputar tata tertib (tatib) di lingkungan kedewanan.

  • Sukirman Pantau Protokol Kesehatan di Pesantren

    PEKALONGAN – Menghadapi rencana dimulainya Kegiatan Belajar Mengajar (ta’lim wat ta’allum) para santri di beberapa Pondok Pesantren, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman sowan ke kediaman Ketua PCNU Kota Pekalongan KH Muhtarom. Maksud kedatangannya, ingin memastikan Pemerintah berkoordinasi dengan PCNU Kota Pekalongan dalam hal ini Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) agar program Protokol Kesehatan dan Fasilitasi Keberangkatan Santri ke Pondoknya terarah dan tepat.