DIALOG PROAKTIF: Akhirnya, Ida Bisa Wujudkan Impiannya di Tegalwaton

IMG 20240511 WA0017

BERTEMU MASYARAKAT : Anggota DPRD Jateng Ida Nurul Farida saat berada di daerah pemilihannya di Salatiga.(foto: choirul amin)

SALATIGA – Di sela-sela kesibukan sebagai wakil rakyat, Ida Nurul Farida menyempatkan bertemu masyarakat dalam acara peninjauan aspirasinya di Kota Salatiga. Dalam acara Dialog TV Proaktif Sabtu (11/5/2024), Ida sapaan akrabnya meninjau proyek jalan dan jembatan di Dusun Manggisan, Kelurahan Tegalwaton, Kota Salatiga. 

Sudah lama Ida bermimpi untuk memperbaiki infrastruktur di kota kelahirannya itu. Namun banyak kendala yang menjadikan niatnya tidak terkabul. Akhirnya, setelah menjadi anggota DPRD Jateng, keinginan itu segera ia realisasikan. Jalan sepanjang 200 meter sudah ia garap dan benahi sedikit demi sedikit guna membantu masyarakat sekitar. 

“Alhamdulillah pelan-pelan jalan dan jembatan di desa ini sudah dibenahi dan bisa di lalui oleh motor dan mobil. Saya berharap masyarakat mampu mendapatkan manfaat dan mendongkrak potensi wisata karena saya melihat Salatiga ini banyak potensi wisata yang mampu di kembangkan karena di daerah sini masih banyak pegunungan” terangnya.

Lurah Tegalwaton Tri Wuryanto menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Ida. Dengan adanya aspirasi ini aktivitas desa berjalan dengan lancar seperti Irigasi pertanian dan pendidikan setempat. Dulu sebelum jalan diperbaiki aktivitas desa sempat mengalami kendala khususnya warga desa yang akan pergi ke sekolah karena jalan yang dilalui begitu jauh.

“Yang jelas saya ucapkan terima kasih kepada Bu Ida atas aspirasinya dengan pembangunan jalan dan jembatan. Petani lebih mudah bekerja seperti membawa pupuk dan membawa hasil panennya serta anak anak lebih mudah untuk sekolah karena akses sudah cukup baik” ucapnya.

Selanjutnya, Ida juga melakukan peninjauan hasil penyampaian aspirasinya di Jalan Rekesan, Desa Butuh, Kecamatan Tengaran. Jalan sepanjang 300 meter dan lebar kurang lebih 5 meter menjadi aspirasi Ida selanjutnya. Dia menyulap jalan yang awalnya tidak beraturan dan bebatuan menjadi jalan halus dan sudah di aspal. Warga pun antusias dan turut mengucapkan terima kasih atas kinerja nya sebagai Wakil Rakyat. Ia merasa aspirasi merupakan amanat yang diberikan warga kepadanya sehingga harus dijalankan dengan sungguh sungguh.

Setelah selesai peninjauan jalan, Ida melanjutkan kegiatan ke Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul Islam Tengaran. Di sana ia bersapa dengan para murid dan guru di sekolah tersebut. Kegiatan di sana guna meresmikan bioskop dan studio milik sekolahan itu.

“Dengan diresmikannya bioskop mini dan studio ini diharapkan para siswa dan siswi disini lebih enjoy dalam belajar dan juga menjadi hiburan untuk para guru” ujarnya sambil tertawa. Senada, Siti Rofiah selaku Kepala SDIT Tengaran menegaskan bioskop dan studio tersebut merupakan hibah dari Provinsi dan wali murid SDIT dengan total hibah sebesar Rp 150 juta.(rafdan/priyanto)

Info Lainnya

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran. 

  • Bahas Panti Sosial, Risiko Penularan TBC Disorot

    SURABAYA — Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendesak Pemerintah Provinsi segera membenahi standard operating procedure (SOP) dari pengelolaan panti rehabilitasi sosial. Pasalnya, penataan penanganan pasien dengan penyakit menular dinilai masih sangat longgar dan mengancam keselamatan penghuni panti lainnya.

  • Pengelolaan Aset Jalan Dapat Berkontribusi PAD

    YOGYAKARTA — Penyusunan Raperda tentang Standardisasi Penyelenggaraan Jalan Provinsi tidak hanya mengatur aspek teknis pembangunan dan pemeliharaan jalan tapi juga pemanfaatan aset jalan secara optimal. Komisi D DPRD Provinsi Jateng menilai pengaturan tersebut dapat menjadi instrumen baru untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).