Petani Rawa Pening Mengadu ke Dewan soal Dampak Revitalisasi

WhatsApp Image 2022 07 12 at 13.31.07 (1)

TEMU PETANI. Sukirman menerima FPRPB di Ruang Rapim Lantai 1 Gedung Berlian, Jalan Pahlawan Nomor 7 Kota Semarang, Selasa (12/7/2022). (foto ervan ramayuda)

GEDUNG BERLIAN – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman menerima perwakilan petani yang tergabung dalam Forum Petani Rawa Pening Bersatu (FPRPB) di Ruang Rapim Lantai 1 Gedung Berlian, Jalan Pahlawan Nomor 7 Kota Semarang, Selasa (12/7/2022). Kedatangan petani itu untuk mengadukan persoalan tergenangnya lahan pertanian akibat proyek nasional revitalisasi Danau Rawa Pening.

Seperti diutarakan Ketua FPRPB Suwestiyono mengatakan para petani kesulitan akibat proyek tersebut. Dengan kondisi itu, petani menginginkan adanya kompensasi atas hal tersebut.

“Kami tidak dapat bercocok tanam dalam tiga tahun terakhir akibat lahan pertaniannya tergenang air, hal ini merupakan dampak proyek nasional revitalisasi danau Rawa Pening. Sehingga, kami menuntut adanya kompensasi,” kata Suwestiyono.

Selain itu, pihaknya juga menuntut pencabutan/revisi Keputusan Menteri PUPR No 365/KPTS/M/2020. Karena, keputusan itu telah menetapkan garis sempadan Danau Rawa Pening berjarak 50 meter dari tepi muka air tertinggi yang pernah terjadi dengan elevasi 463,30.

Menanggapinya, Sukirman mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemprov Jateng terkait kompensasi bagi para petani yang mengalami kerugian akibat tidak bisa bercocok tanam selama 3 tahun. Selain itu, DPRD akan melayangkan surat terkait SK Menteri tersebut agar ditinjau ulang. 

“Kami akan menugaskan Komisi B DPRD Provinsi Jateng untuk melakukan audiensi dengan kementerian terkait agar keputusan yang dibuat tidak merugikan masyarakat,” jelas Sukirman. (faiz/ariel)

Berita Terkait

  • Kesehatan Santri di Batang Diperiksa, DPRD Minta Kesiapan Harus Cermat

    BATANG — Setelah sehari sebelumnya membahas kesehatan santri di Kota Pekalongan, kini Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Batang untuk mempersiapkan penanganan kesehatan terhadap santri dilakukan secara cermat.
    Termasuk, kata dia, kebijakan New Normal juga harus dipersiapkan lebih baik. Menurut dia kesiapan-kesiapan tersebut dapat dilakukan dengan memperhatikan situasi dan kondisi di masing-masing daerah.

  • RAPAT PARIPURNA VIRTUAL: Pendapat Gubernur atas Usulan Raperda

    GEDUNG BERLIAN – Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto membuka rapat paripurna, Senin (7/9/2020), dengan 3 agenda yakni penjelasan gubernur atas Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 beserta Nota Keuangannya, pendapat gubernur terhadap usulan 3 raperda, dan penyampaian gubernur atas raperda perubahan status PD Air Bersih Tirta Utama. Setelah menyatakan rapat paripurna memenuhi kuorum, Bambang menyilakan Gubernur Ganjar Pranowo memberi penjelasan.

  • Komisi E Dorong Vaksinasi Booster Lebih Digencarkan

    UNGARAN – Kabupaten Semarang masuk kategori daerah dengan pencapaian vaksinasi yang baik di Jateng. Data menyebutkan sampai 9 Maret 2022 capaian vaksinasi di Kabupaten Semarang untuk tahap I yaitu 98%, vaksinasi II yaitu 86%, dan vaksinasi III baru 10%. Mendengar hal itu, anggota Komisi E dr Messy Widiastuti berharap program percepatan vaksinasi terus dilakukan pada tahun ini, ia juga memaparkan untuk vaksin dosis III perlu dilakukan sosialisasi agar masyarakat bersedia vaksin booster.