Pertahankan Kebumen sebagai Lumbung Padi Nasional

20250813171631 IMG

PANEN RAYA : Wakil Ketua DPRD Setyo Arinugroho bersama Pangdam IV Mayjend Achiruddin dan Bupati Kebumen Lilis Nuraini melihat traktor padi di Desa Tepakyang, Adimulyo.(foto: setyo agung)

KEBUMEN – Wakil Ketua DPRD Jateng Setyo Arinugroho memberikan apresiasi kepada jajaran TNI Kodam IV Diponegoro terkait dukungan penguatan ketahanan pangan. Dipilihnya Kebumen sebagai tempat panen raya sangatlah tepat, mengingat selama ini daerah ini turut menjadi salah satu lumbung padi nasional.

“Melalui panen raya yang dipimpin Pangdam IV DIponegoro menjadi salah satu perwujudan dari program ketahanan pangan pada Asta Cita Presiden RI. Langkah ini patut diapresiasi dan didukung,” ucapnya usai menghadiri panen raya di Desa Tepakyang, Kecamatan Adimulyo, Kebumen, Rabu (13/8/2025).

Pada panen raya yang dipimpin Pangdam IV Mayjend TNI Achiruddin turut dihadiri Bupati Kebumen beserta jajaran Forkopimda, Danrem 072/PMK Brigjen TNI Bambang Sujarwo, Pimpinan Bulog DI Yogyakarta, serta tokoh masyarakat dan Gabungan kelompok tani.

Pada kesempatan itu Setyo Ari turut bersama Pangdam Achiruddin memanen padi Bersama bupati dan tamu undangan lain. Sebelumnya turut diberikan sejumlah paket sembako kepada Masyarakat setempat. Selanjutnya rombongan melihat hasil UMKM binaan dari Babinsa Kodim Kebumen. Bahkan dipamerkan pula traktor “siluman” menggunakan remote control.

Bupati Lilis Nuryani bangga atas dipilihnya Kebumen menjadi salah satu daerah untuk pelaksanaan panen raya. Kegiatan tersebut dilakukan pada lahan seluas 186 hektare, dengan hasil sekitar 1.116 ton.

“Kebumen sejak dulu menjadi salah satu daerah lumbung beras nasional. Panen raya ini menjadi salah satu pembuktian kami. Selama ini sejumlah padi varietas unggul dibudidayakan seperti Mekongga, Inpari 32, Ciherang hingga Kolosebo menjadi adaptasi teknologi pertanian,” ucapnya.

Dalam sambutannya, Pangdam menegaskan pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian strategis pertahanan negara dan kesejahteraan rakyat. Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, stakeholder, dan petani merupakan kunci untuk mewujudkan swasembada pangan dan menyukseskan program ketahanan pangan pada Asta Cita Presiden RI.(rinto/priyanto)

Berita Terkait

  • DPRD Berharap Pesta Demokrasi Penuh Rasa Persaudaraan

    SEMARANG – Ketua DPRD Jateng Dr. Rukma Setyabudi menghadiri rapat koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Provinsi dan Kabupaten/ Kota se-Jateng, di Hotel Gumaya, Jalan Gajah Mada Kota Semarang, baru-baru ini. Dalam acara itu, Rukma menandatangani ‘Deklarasi Pemilu Damai 2019’ bersama dengan Gubernur Ganjar Pranowo, Wagub Taj Yasin, Kapolda Jateng Irjen Pol. Condro Kirono, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI M. Effendi, dan dilanjutkan pejabat-pejabat lainnya, KPU, bawaslu serta elit parpol.

  • FGD : Manfaatkan Teknologi secara Baik & Benar

    WONOSOBO – Dalam era globalisasi seperti saat ini masyarakat harus  bisa melakukan pemanfaatan teknologi dalam proses pembangunan. Kemajuan teknologi yang pesat telah mengubah hampir seluruh aspek sendi kehidupan. Revolusi digital telah membawa dampak yang signifikan, baik positif maupun negatif, yang perlu dipahami dengan seksama.

  • Komisi A Sepakat Hotel Pringgosari Dioptimalkan

    KARANGANYAR – Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah mendukung Upaya pengoptimalan asset guna menambah pendapatan asli daerah (PAD). Salah satu aset yang menjadi perhatia serius adalah Hotel Pringgosari yang berada di Kawasan objek wisata Grojogan Sewu, Tawangmangu, Karanganyar.