Peningkatan Jalan Ngadirojo-Giriwoyo Dorong Peningkatan Ekonomi

1 wng3

BINCANG SANTAI : Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso (kanan) dan Bondan S Bomo Aji bincang santai soal rencana peningkatan jalan.(foto: azam adin)

WONOGIRI – Rencana peningkatan jalan untuk ruas Jalan Ngadirojo-Giriwoyo mendapat perhatian dari DPRD Jateng. Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso berharap proyek peningkatan jalan yang dilakukan Pemprov nanti bisa mendorong peningkatan ekonomi masyarakat sektor pariwisata lokal.

“Alhamdulillah masih bisa ada peningkatan jalan untuk ruas Ngadirojo Giriwoyo. Ini jalur ke beberapa destinasi wisata seperti embung Pidekso, Bukit Jonambang, hingga akses ke pantai tersembunyi di Wonogiri,” ungkap politikus Partai Keadilan Sejahtera itu. Selasa (27/1/2021).

Lebih lanjut Hadi menjelaskan bahwa peningkatan jalan ini merupakan salah satu wujud komitmen mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Karena adanya refocusing APBD 2021 tidak sedikit program peningkatan jalan yang ditunda.

“Kami bersyukur, awalnya direncanakan peningkatan jalan bisa sampai beberapa kilometer, tetapi karena ada pemfokusan anggaran sehingga hanya tersisa anggaran yang cukup untuk 1 kilometer,” jelasnya.

Selain hal tersebut ia juga mendorong Pemprov untuk melakukan persiapan perbaikan jalan. Mengingat banyaknya genangan yang nampak di beberapa lokasi sepanjang perjalanan menuju lokasi.

“Cukup di peacing, insyaAllah cukup dengan biaya operasional. Karena kontur tanah dan lempeng tanah di Wonogiri ini unik. Jadi sebaiknya dilakukan perawatan secara rutin.” Katanya.

Senada dengan Hadi Santoso terkait akses infrastruktur untuk pendukung pariwisata dan ekonomi lokal, anggota Komisi D Bondan S Bomo Aji menjelaskan, tidak hanya jalur di timur saja. Sejumlah jalur yang ada di Wonogiri bagian barat juga memiliki potensi ekonomi.

“Kita juga dorong untuk yang berada di barat Waduk Gajahmungkur juga perlu perhatian. Potensi wisata di sana juga tidak sedikit. Mengingat hampir sebagian besar jalan utama di Wonogiri ini dalam pengelolaan Pemprov Jateng,” ungkap politikus Golkar itu.(azam/priyanto)

Berita Terkait

  • Konsep Pengembangan Kepemudaan di Jabar Jadi Acuan

    BANDUNG – Dalam rangka penyusunan Raperda tentang Pembangunan & Pengembangan Kepemudaan, Komisi E DPRD Provinsi Jateng melakukan pengayaan data dan informasi ke Provinsi Jabar yang lebih dulu memiliki Perda Kepemudaan. Saat berdiskusi dengan DPRD dan Dispora Provinsi Jabar di Kantor DPRD setempat di Kota Bandung, Senin (2/11/2020), Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Quatly Abdulkadir Alkatiri didampingi Ketua Komisi E DPRD Abdul Hamid bersama anggotanya mendiskusikan mengenai pola pengembangan terbaik dalam persoalan kepemudaan.

  • Pengelolaan Aset Jalan BPJ Tegal Perlu Ditata

    TEGAL – Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah, Rabu (29/9/2021) mengunjungi Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Tegal guna berdiskusi terkait tindak lanjut atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK tahun 2020 mengenai aset tetap jalan, irigasi dan jaringan di Wilayah Tegal. Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Tegal Iwan Budianto.

  • Kunjungi Gedung Berlian, DPRD Kudus Konsultasi Subsidi Pupuk

    GEDUNG BERLIAN – Komisi B DPRD Kabupaten Kudus berkunjung ke DPRD Provinsi Jateng untuk berkonsultasi mengenai subsidi pupuk dan kartu tani, Kamis (1/10/3020). Saat berdialog dengan Komisi B DPRD, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kudus Ali Mukhlisin mengatakan para petani kini sering mengeluh soal kekurangan pupuk subsidi di musim tanam.