Pengendalian Banjir di Ibu Kota Jakarta Jadi Tolok Ukur Daerah

IMG 20230405 WA0120

TUKAR CENDERA MATA: Ketua Komisi D Alwin Basri bertukar cendera mata dengan Dinas PU SDA Provinsi DKI Jakarta.(foto: ayuandani)

JAKARTA – Pengelolaan daerah aliran sungai sangat penting guna menanggulangi banjir di wilayah perkotaan. Hal ini disampaikan Ketua Komisi D DPRD Jateng Alwin Basri saat pertemuan dengan Dinas PU Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, Rabu (5/4/2023).

Alwin mengemukakan, cuaca yang tidak menentu dan intensitas hujan yang tinggi kerap menjadikan debit air di sungai naik. Karena itu, pihaknya ingin mengetahui pola pengelolaan daerah aliran sungai di Ibu Kota RI itu

“Kami ingin belajar tentang pengelolaan banjir di Jakarta dari kebijakan, program, kegiatan, hambatan hingga solusi dan langkah yang diambil dalam penanganan banjir,” kata legislator PDI Perjuangan itu.

Anggota Komisi D Wahyudin Noor Ali menyinggung alokasi anggaran yang digunakan Dinas PU SDA DKI Jakarta sebagai langkah untuk melakukan penanganan banjir di tengah hujan dengan intensitas lebat.

“Mengelola banjir itu biasanya mulai dari perencanaan terlebih dahulu, setelah perencanaan selesai maka kontrak pembangunan fisik akan berjalan, hingga nanti melakukan pembangunan prasarana dan sarana sungai serta kelengkapannya. Berapa anggaran yang digelontorkan dari provinsi,” kata Goyut sapaan akrabnya.

Menanggapi itu, Kepala Pusat Data dan Informasi SDA Provinsi DKI Jakarta Nugrahayadi menjelaskan,  pihaknya telah melakukan pembangunan prasarana dan sarana sungai serta kelengkapannya. Hal ini merupakan langkah untuk melakukan penanganan banjir di tengah hujan dengan intensitas lebat di DKI Jakarta.

Penangganan pengendalian banjir dibagi menjadi tiga tahap, mulai dari prabanjir, saat banjir, dan pascabanjir. Dalam tahap pra banjir pihaknya akan melakukan pengurasan saluran, pengerukan kali dan waduk. Saat banjir terjadi, Nugrahayadi menjelaskan pihaknya menempatkan satgas di lokasi genangan, hingga penempatan pompa mobile.

“Upaya yang telah kami lakukan yaitu membuat polder dan 942 proyek, membangun drainase vertikal, penanganan banjir dan rob melalui NCICD, pengerukan waduk/situ/embung/kali/sungai dan pemeliharaan sarana prasarana. Hal itu kami harap dapat mengatasi banjir dalam satu kawasan yang airnya tidak dapat mengalir secara gravitasi. Kami juga melakukan penataan bantaran kali/sungai, dan meningkatkan kapasitas kali/sungai,” kata dia.

Menjawab soal anggaran, Nugrahayadi menjelaskan Anggaran pengendalian banjir dan rob pada 2023 sebesar Rp 3,2 triliun dengan porsi terbesar di pembebasan lahan. Untuk pembangunan waduk, polder, tanggul, hingga pemeliharaan saluran-saluran penghubung masing-masing sebesar Rp 300 miliar.(danik/priyanto)

Berita Terkait

  • Musim Penghujan, DAS di Selatan Jateng Jadi Sorotan

    YOGYAKARTA – Menghadapi musim penghujan yang akhir-akhir ini meningkat di wilayah Jateng, khususnya di daerah selatan, Komisi D DPRD Provinsi Jateng mencari data dan informasi seputar pemeliharaan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan pemeliharaan sumber daya air (SDA) untuk keperluan irigasi. Hal itu dilakukan dengan membahasnya bersama jajaran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak Dirjen SDA Kemen PUPR, yang berkantor di Kota Yogjakarta, Selasa (9/1/2024).

  • Pansus CMJT Tertarik Pengembangan Bisnis PT Jatim Grha Utama

    SURABAYA – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jawa Tengah terus mencari masukan guna menguatkan draf rancangan Perda mengenai perubahan status PT Citra Mandiri Jawa Tengah (CMJT). Dipilihlah PT Jatim Grha Utama, Senin (24/5/2021), sebagai perusahaan daerah milik Pemprov Jatim untuk mendapat informasi serta masukan terutama dalam pengembangan usaha.

  • Bagus, Perkembangan Tlogo Resort Tuntang

    TLOGO RESORT. Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi bersama jajaran manajemen CMJT dan Tlogo Resort membahas soal perkembangan kinerja, Jumat (25/2/2022). (foto choirul amin) TUNTANG – Komisi C DPRD Provinsi Jateng melaksanakan monitoring terkait perkembangan dan pengelolaan Unit Usaha Perkebunan dan…

  • DPRD Jateng Dukung Kerukunan yang Dibangun MTA

    SURAKARTA – Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto hadir dalam kegiatan Silaturahim Nasional Majelis Tafsir Al Quran (MTA) ke-4 dalam rangka pengukuhan 155 perwakilan dan cabang baru MTA di Stadion Manahan Kota Surakarta, Minggu (24/9/2023). Puluhan ribu jemaah MTA ikut memeriahkan kegiatan tersebut. 

  • PRIME TOPIC: Kesenian Ketoprak Pati Tak Boleh Redup

    DIALOG KETOPRAK : Anggota Komisi E Muh Zen menjadi narasumber radio seputar ketoprak.(foto: george aldy) PATI – Seniman pada saat sekarang ini dituntut bisa lebih berinovasi dalam mengolah kreativitas keseniannya. Terlebih bila kesenian itu mengundang massa dan berpotensi berkerumun, sehingga…

  • Raperda Ketenagalistrikan Jateng Disahkan

    GEDUNG BERLIAN – DPRD Jateng menggelar rapat paripurna dengan agenda Pendapat Gubernur terhadap Raperda Ketenagalistrikan. Dalam pendapatnya itu, gubernur menilai perlunya penambahan substansi mengenai izin dan usaha jasa penunjang tenaga listrik.