Pelestarian Warisan Budaya Turut Dukung Pengembangan Pariwisata

IMG

PENJELASAN : Jajaran Komisi B mendengarkan penjelasan mengenai pengelolaan Umbul Panguras Binangun di kompleks Kampung Wisata Tamansari, Provinsi DI Yogyakarta.(foto: priskilla tyas)

YOGYAKARTA – Mewarisi benda yang menjadi cagar budaya kesohor patut terus di jaga dan dilestarikan. Dengan demikian bisa menjadi salah satu upaya untuk menarik wisata yang tertarik pada cagar budaya.

Hal itulah yang menjadi fokus kunjungan Komisi B DPRD Jateng melihat pengelolaan Umbul Panguras Binangun di kompleks Kampung Wisata Tamansari, Provinsi DI Yogyakarta, Sabtu (26/10/2024).    

Dalam kesempatan itu Komisi B berdiskusi terkait bagaimana proses pelestarian tempat wisata serta promosi kepada masyarakat yogyakarta hingga mancanegara yang tertarik hingga berkunjung ke Tamansari. Objek tersebut merupakan salah satu peninggalan era Sri Sultan Hamengkubuwono I yang berlokasi tak jauh dari Kraton Ngayogyakarta.  

Pada kunjungan itu, Komisi B menyaksikan sendiri banyak masyarakat dan pelajar hingga wisatawan asing yang tertarik berkunjung mempelajari seluk beluk bangunan Tamansari. Ketua Komisi B Sri Hartini mengungkapkan banyak peninggalan cagar budaya di Jawa Tengah yang harus dilestarikan untuk diwariskan ke generasi selanjutnya.

“Studi banding ini lah yang mendorong Komisi B untuk mengamati serta mungkin dapat menduplikasi cara pelestarian budaya di Jogja yang dimana dalam semua tempat budaya selalu ramai dikunjungi masyarakat hingga  wisatawan asing, dan ini memungkinkan investor-investor untuk tertarik di Indonesia terutama di Jawa Tengah” ujar Sri Hartini.

Komisi B akan mendorong Jawa Tengah agar perkembangan tempat wisata lebih baik terkait perawatan serta pelestarian wisata kebudayaan atau wisata peninggalan jaman lampau agar menjadikan generasi selanjut lebih pintar dan menyadari pentingnya pelestarian budaya di era saat ini.(tyas/priyanto)

Berita Terkait

  • Jateng Nominator Nirwasista Tantra 2019

    JAKARTA – Gubernur Ganjar Pranowo dan DPRD Jawa Tengah diwakili Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso ST, M.Si menghadiri penilaian kinerja Kepala Daerah dan DPRD dalam pengelolaan lingkungan hidup di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup Jakarta, Selasa (13/8/2019). Penilaian itu masuk penghargaan Nirwasista Tantra 2019.

  • Disorot, Perekaman Data Penduduk selama Pandemi

    TEMANGGUNG – Masih tingginya kasus Covid-19 di Jateng berdampak pada terhambatnya kegiatan/ aktifitas masyarakat, termasuk pelayanan publik. Dalam hal ini, Komisi A DPRD Provinsi Jateng menyoroti soal teknis pelayanan perekaman data di sejumlah dinas kependudukan & catatan sipil (disdukcapil) di Jateng, salah satunya Kabupaten Temanggung.

  • Klaten Masih Sisakan 505 Ribu Keluarga Miskin, Butuh Penanganan Bersama

    KLATEN – Kabupaten Klaten masih terdapat 505.826 keluarga tergolong miskin. Butuh penanganan khusus kepada mereka supaya bisa terentaskan dari kemiskinan. Hal itu diketahui dari pertemuan Komisi A DPRD Jateng dengan OPD Pemkab Klaten, Senin (3/2/2025), terkait terkait kebijakan program percepatan penanggulangan kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah.

  • Pelajari Pelestarian Cagar Budaya ke ‘Kerajaan Majapahit’ di Trowulan

    MOJOKERTO – Komisi E DPRD Provinsi Jateng meminta masukan tentang upaya pelestarian cagar budaya ke Provinsi Jatim, khususnya peninggalan sejarah kerajaan Majapahit di Balai Pelestarian Cagar Budaya Trowulan Mojokerto Provinsi Jatim, Rabu (21/10/2020). Disana, rombongam dewan diterima langsung oleh Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jatim Andi Muhammad Said.