Pantau Layanan Masyarakat, RSUD Kelet Jepara Dikunjungi

LAYANAN RSUD. Komisi E DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan jajaran manajemen RSUD Kelet Jepara, Sabtu (15/10/2022), membahas pelayanan masyarakat. (foto choirul danik)
JEPARA – Guna memaksimalkan fungsi pelayanan kesehatan masyarakat, RSUD perlu mengoptimalkan perencanaan dan program kegiatannya. Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jateng Abdul Aziz saat memimpin rombongan dewan monitoring ke Rumah Sakit Donorejo (Kelet), Sabtu (15/10/2022).
Komisi E menghimbau jajaran managemen RSUD Kelet untuk terus meningkatkan fungsi pelayanan di sekitar rumah sakit. “Terkhusus masyarakat sekitar Donorejo yaitu daerah Jepara dan perbatasan Pati sisi utara yang jauh lebih penting,” ungkap Aziz.

Dalam kaitannya dengan pengembangan, Abdul Aziz sangat mengapresiasi langkah pihak rumah sakit karena telah memunculkan beberapa layanan khusus untuk rumah sakit itu sendiri. “Salah satunya menjadi rujukan rumah sakit Kusta di Jateng, bahkan di Indonesia sekalipun, pusat layanan kanker yang layak untuk kita dukung terus,” imbuhnya.
Sementara, Anggota Komisi E Endro Dwi Cahyono mengungkapkan di era digital ini diperlukan pengembangan sistem IT yang cukup memadai. Dengan begitu, dapat menunjang dalam hal promosi digital agar rumah sakit lebih dikenal.

“Salah satu peningkatan yang perlu diperhatikan yaitu pengembangan di sektor pengetahuan dan teknologi informasi. Zaman sekarang hampir semua menggunakan digitalisasi sehingga proses pengenalan atau promosi rumah sakit juga bisa melalui informasi digital juga,” kata Endro.
Menanggapi hal itu, Direktur RSUD Kelet Agung Pribadi mengungkapkan, dalam hal pengembangan sumber daya manusia di bidang pengetahuan dan teknologi informasi, pihaknya telah mengajukan ke Badan Kepegawaian Daerah. Meski begitu, baik dokter ahli, spesialis maupun tenaga IT, beberapa tahun ke depan dapat mengisi kekosongan yang ada di RSUD ini.

“Ada beberapa dokter yang masih pendidikan. Nantinya, setelah lulus akan ditempatkan di sini. Untuk penambahan karyawan IT, harus disesuaikan dengan moratorium dari pemprov sehingga jadwalnya harus menyesuaikan. Kami sangat berterima kasih mendapat banyak dukungan dan masukan dari jajaran Komisi E,” ujar Agung.
Pihaknya juga berupaya untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan berbagai cara. Salah satunya penyediaan layanan jemput bola ke puskesmas-puskesmas terdekat dan menggelar seminar-seminar kesehatan.
“Juga, penambahan jam operasional untuk melayani masyarakat,” katanya. (amin/ariel)






