MUSRENBANGWIL: Perlu Percepatan Infrastruktur di Wilayah Petanglong & Bregasmalang

1678870283842

SOAL PEMBANGUNAN. Ferry Wawan Cahyono dalam acara Musrenbangwil Petanglong Bregasmalang di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (15/3/2023). (foto teguh prasetyo)  

BATANG – DPRD Provinsi Jateng terus mendorong pertumbuhan pusat kegiatan perekonomian di wilayah pantura barat yaitu Petanglong (Kota Pekalongan–Batang–Kabupaten Pekalongan) dan Bregasmalang (Brebes–Kota/ Kabupaten Tegal–Pemalang). Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Ferry Wawan Cahyono dalam acara Musrenbangwil Petanglong Bregasmalang di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (15/3/2023).   

Ferry menambahkan DPRD juga terus mendorong penurunan angka kemiskinan lewat strategi penurunan angka stunting dan kegiatan UMKM. Selain itu, mendorong terciptanya konektivitas yang lebih baik antara satu kota dengan kota yang lain dan antara satu daerah dengan daerah lainnya. 

“Hal itu akan mempercepat tumbuhnya jalur-jalur pertumbuhan ekonomi maupun distribusinya. Maka, nanti kita akan mempercepat peningkatan kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Jateng itu.

Ia menambahkan infrastruktur pendukung secara keseluruhan perlu kepastian. Mengingat, cuaca yang cukup ekstrim mengakibatkan kerusakan jalan dengan skalanya lebih tinggi. Untuk itu, perlu percepatan guna mendorong perekonomian masyarakat.

Dalam acara yang diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Batang itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menampung aspirasi dari bupati dan walikota serta masyarakat, yang hadir langsung maupun melalui daring. (teguh/ariel)

Info Lainnya

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran. 

  • Bahas Panti Sosial, Risiko Penularan TBC Disorot

    SURABAYA — Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendesak Pemerintah Provinsi segera membenahi standard operating procedure (SOP) dari pengelolaan panti rehabilitasi sosial. Pasalnya, penataan penanganan pasien dengan penyakit menular dinilai masih sangat longgar dan mengancam keselamatan penghuni panti lainnya.

  • Pengelolaan Aset Jalan Dapat Berkontribusi PAD

    YOGYAKARTA — Penyusunan Raperda tentang Standardisasi Penyelenggaraan Jalan Provinsi tidak hanya mengatur aspek teknis pembangunan dan pemeliharaan jalan tapi juga pemanfaatan aset jalan secara optimal. Komisi D DPRD Provinsi Jateng menilai pengaturan tersebut dapat menjadi instrumen baru untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).