MUSRENBANGWIL : Kolaborasi antarinstansi Dorong Pengembangan Pembangunan Daerah

20230320165720 IMG

PEMBAHASAN WILAYAH : Wakil Ketua DPRD Ferry Wawan Cahyono (kanan) beserta Gubernur Ganjar Pranowo membahas arti penting kewilayahan dalam musrenbang di Wonosobo.(foto: setyo herlambang)

WONOSOBO – Kolaborasi antarinstansi pemerintah menjadi fokus utama dalam rangkaian acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Wilayah Purworejo, Wonosobo, Magelang, Temanggung dan Kota Magelang (Purwomanggung). Banyak usulan masuk terutama pembangunan fisik penunjang infrastruktur.

Walaupun banyak fokus pembangunan yang perlu ditingkatkan, terutama pengembangan faktor SDM dan menekan angka stunting juga pencegahan pernikahan anak usia dini juga menjadi faktor utama perlu ditangani.

Diselenggarakan di Gedung Hall PT Geo Dipa Dieng, di Wonosobo, Senin (20/3/2023). Hadir dalam acara itu Gubernur Ganjar Pranowo, Wakil Ketua DPRD Ferry Wawan Cahyono. Dari jajaran legislatif hadir Kholik Idris (Komisi A), Muhammad Ngainirrichardl (Sekretaris Komisi B), Peny Dyah Perwitosari (Komisi B) dan Ahmad Fadlun (Komisi E) dan unsur forkopimda lainnya.

Gubernur menegaskan pembangunan secara fisik membutuhkan anggaran yang tidak sedikit dan pembangunannya dilaksanakan bertahap. Di sisi lain, adanya permasalahan seperti stunting, masalah rumah tidak layak huni (RTLH) dan pernikahan dini sangat menjadi perhatian khusus dan perlu penanganan secara intens. 

“Dalam segi pembangunan infrastruktur memerlukan dana yang cukup besar, untuk menuntaskan jalan provinsi paling tidak membutuhkan dana sebesar Rp 15 triliun. Pengerjaanya dilakukan secara bertahap dan perlu waktu yang cukup lama, maka pembangunan harus diseleksi mana yg skala prioritas. Perlu ditangani secara cepat, karena itu harus terkoordinasi secara luas dari tingkat dusun hingga kabupaten kota sehingga pemerintah provinsi bisa bergerak cepat dalam penanganan karena masuk dalam skala pembanguan sektor SDM,” kata dia.

Menambahkan, Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono dalam pembangunan peningkatan infrastruktur memang saat ini menjadi fokus utama namun ada beberapa titik yang menjadi skala prioritas. Selain itu fokus pengembangan tempat wisata bisa menjadi awal peningkatan pendapatan asli daerah.  “Memang saat ini peningkatan infrastruktur menjadi fokus utama pembangunan yang dilakukan secara bertahap, seperti peningkatan akses ruas jalan Kabupaten Magelang – Kabupaten Wonosobo (pendukung akses Bandara Nyi Ageng Serang Yogyakarta/YIA) dan reaktivasi jalur KA Ambarawa-Secang-Magelang-Yogyakarta tentu akan membawa dampak perekonomian yang baik. Selain itu pengembangan wisata Dieng dan KSPN Borobudur bisa menjadi kunci peningkatan perekonomian masyarakat sekitar,” terang legislator Partai Golkar.(tyo/priyanto)

Berita Terkait

  • NGOBROL DEWAN: Bentuk dan Tempa Karakter Anak di Sekolah dan Keluarga

    SEMARANG – Pembangunan karakter anak bangsa masih menjadi subjek pembahasan yang menarik, mengingat memasuki tahun pembelajaran 2022/2023 sekolah sudah menerapkan pembelajaran tatap muka dan jam pembelajaran seperti sediakala. Pembentukan karakter anak di sekolah perlu dibangun untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi kondisi sosial di sekolah pasca pembelajaran secara daring selama kurang lebih 2 tahun akibat pandemi covid-19. Pendidikan karakter ini dapat dibentuk dari lingkup yang terkecil yaitu keluarga.

  • PENGUATAN DEMOKRASI DAERAH: Junjung Nilai Kerukunan

    JADI NARASUMBER: Anggota DPRD St Sukirno menjadi narasumber dalam Sosialisasi Penguatan Demokrasi Daerah di Balai Desa Sidorejo Balangwetan, Kecamatan Klaten Utara.(foto: evi rahmawati) KLATEN – Stephanus Sukirno mengingatkan, supaya masyarakat untuk selalu menjunjung tinggi nilai kerukunan di mana pun berada….

  • KOMISI E: Dorong Tenaga Kerja Kompetitif dan Kompeten

    KOTA BATAM – Tingkat kompetensi dan keahlian khusus bagi para pekerja di perusahan-perusahan besar ternama menjadi tolak ukur perekrutan karena sesuai dengan tingkat penghasilan yang diterima. Kota Batam menjadi magnet bagi para jobseeker disebabkan upah yang cukup tinggi dan beberapa fasilitas yang disediakan mulai dari dormitory juga akses mudah bila ingin menghabiskan waktu ke negara tetangga, Singapura.

  • Netralitas ASN di Sukoharjo Jadi Perhatian Serius

    SUKOHARJO – Menghadapi pemilu serentak pada 17 April 2019, Komisi A DPRD Jateng meminta bawaslu lebih menggenjot upaya pengawasannya. Seperti disampaikan Anggota Komisi A DPRD Jateng Sriyanto Saputro di Kantor Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, Selasa (9/4/2019), upaya pengawasan tidak hanya praktik money politics (politik uang) tapi juga persoalan netralitas aparatur sipil negara (ASN).

  • Dana BOS untuk Memupus Angka Putus Sekolah

    BANDUNG – Dalam diskusi antara Komisi E DPRD Provinsi Jateng dan Dinas Pendidikan Provinsi Jabar mengenai peningkatan layanan pendidikan SMA/SMK/SLB/MA, disebutkan bahwa Biaya Operasional Pendidikan Daerah (BOPD) Jabar pada 2022 mencapai Rp 1 triliun lebih. Tingginya angka itu untuk memberikan iuran bulanan gratis bagi para siswa.