MEDIA TRADISIONAL : Wayang Tetap Memikat Warga Banjarnegara

20221126221818 IMG

DIALOG KESENIAN: Anggota DPRD Jateng Amin Makhsun menjadi pembicara dalam dialog kesenian Media Tradisional dengan tema “Nguri Uri Kebudayaan Jawa Tengah Pagelaran  Wayang Kulit”, di Desa Pagak, Kecamatan Klampok, Banjarnegara.(foto: rafdan raharjo)

BANJARNEGARA – Kesenian wayang kulit mendapatkan tempat tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Banjarnegara. Hal itu ditegaskan oleh anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah Amin Makhsun dalam acara Media Tradisional dengan tema “Nguri Uri Kebudayaan Jawa Tengah Pagelaran  Wayang Kulit”, di Desa Pagak, Kecamatan Klampok, Sabtu (26/11/2022).

Amin menambahkan kesenian wayang kulit mengandung banyak pelajaran. Di setiap lakon, pasti akan disisipkan pesan budi pekerti dalam sebuah simbol tokoh pewayangannya. Dengan demikian ia berharap masyarakat dapat mengambil pelajaran dari wayang.

“Selain wayang kulit, kesenian di Banjarnegara juga ada ebleg atau kuda lumping. Saya juga berharap Desa Pagak ini menjadi desa wisata yang kedepannya menjadi daya tarik tersendiri bagi seluruh masyarakat” tegas Anggota Komisi E itu.

Senada, Sudarwo selaku pegiat seni Kabupaten Banjarnegara menekankan kesenian harus terus berinovasi agar tidak lekang oleh zaman. Ia juga menambahkan bahwa kesenian dengan inovasi dan kreativitas akan lebih diterima oleh masyarakat.

“Sudah banyak inovasi inovasi di Jawa Tengah, saya ambil contoh di Dieng itu ada yang namanya Jazz di Atas Awan. Ketika festival itu dibuat masyarakat antusias dengan kegiatan tersebut. Maka dari itu saya tertarik untuk membuat kesenian di tengah sawah agar masyarakat juga tertarik,” ucap Sumardiyo

Sementara, Wahyu Kristianto mengatakan bahwa potensi masyarakat akan kesenian harus terus digali. Dengan begitu kesadaran masyarakat terhadap kesenian lokal akan terus bertambah dan tetap eksis di Banjarnegara.

“Potensi itu harus terus digali karena masih banyak masyarakat yang kurang memahami makna dari kesenian lokal itu sendiri”.(ayuandani/priyanto)

Berita Terkait

  • Perbankan Jateng Perlu Evaluasi Periodik terhadap Debitur

    MADIUN – Komisi C DPRD Provinsi Jateng mendorong pengelola perbankan milik pemprov untuk membuat periode kontrol kepada nasabah atau peminjam. Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Bambang Baharuddin, usai berdiskusi dengan BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun mengenai optimalisasi Perbankan untuk PAD di Kabupaten Madiun, Kamis (22/4/2021).

  • Penting, Nilai Pancasila Sebagai Pegangan Hidup Bernegara

    TEMANGGUNG – Nilai-nilai dan falsafah Pancasila sangat perlu diketahui dan dihayati oleh generasi muda Bangsa Indonesia, sebagai penerus kemerdekaan. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Jateng, Heri Pudyatmoko saat menjadi pembicara kegiatan “Pemasyarakatan Dan Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila” yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jateng di Temanggung, Selasa (8/3/2022).

  • Kesehatan Santri di Batang Diperiksa, DPRD Minta Kesiapan Harus Cermat

    BATANG — Setelah sehari sebelumnya membahas kesehatan santri di Kota Pekalongan, kini Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Batang untuk mempersiapkan penanganan kesehatan terhadap santri dilakukan secara cermat.
    Termasuk, kata dia, kebijakan New Normal juga harus dipersiapkan lebih baik. Menurut dia kesiapan-kesiapan tersebut dapat dilakukan dengan memperhatikan situasi dan kondisi di masing-masing daerah.

  • Komisi A Urai Kerumitan Pengelolaan Aset di RSUD Dr Moewardi Solo

    SURAKARTA – Komisi A mencoba mengurai permasalahan pengelolaan aset milik Pemprov Jateng yang berada di RSUD dr Moewardi Solo. Sejauh ini aset tersebut digunakan oleh PMI Surakarta untuk disewakan menjadi anjungan tunai mandiri (ATM) serta poliklinik. Karena itulah masalah persewaan aset tersebut menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).