MEDIA TRADISIONAL: Wayang Golek Tetap Laris Diminati Masyarakat

WhatsApp Image 2022 08 25 at 12.35.00

SERAHKAN WAYANG: Anggota DPRD Jateng Sofwan Sumadi menyerahkan wayang golek kepada dalang pentas.(foto: tri hini nugrahini)

PEMALANG – Kesenian tradisional di Pemalang mulai bangkit dan sejumlah dalang mulai kebanjiran job tanggapan, setelah terhenti tak terdengar pementasannya dua tahun lebih akibat pandemi. Pementasan wayang golek merupakan kesenian tradisional yang masih sangat populer di Pemalang dan tergolong paling laris dan masih diminati masyarakat di daerah itu dan sekitarnya.

DPRD Jateng akan terus berupaya menjaga kelestarian kesenian daerah, dan kearifan lokal warisan leluhur ini, bahkan akan mendorong lebih berkembang, setelah pemerintah kembali memberikan kelonggaran untuk pementasan para seniman.

Dorongan itu diwujudkan DPRD Jateng dengan menghelat pagelaran wayang golek Santri untuk membangkitkan kembali semangat aktivitas para seniman, setelah sebelumnya dua tahun lebih mereka terhenti total akibat pandemi Covid-19.

Anggota DPRD Jateng Sofwan Sumadi mengatakan DPRD Jateng akan mendorong pemberdayaan para seniman untuk terus berkembang dengan menggelar pertunjukan kesenian tradisional, sebagai upaya untuk menjaga dan melestarikan serta mengembangkan warisan leluhur itu.

DPRD Jateng, tutur Sofwan, berupaya ikut serta melestarikan budaya bangsa, termasuk memperdayakan para seniman untuk dapat menggelarkan pertunjukan berbagai kesenian tradisional. Dialog Laras Budaya yang mengusung tema Pagelaran Wayang Golek Santri, di Jalan Urip Sumoharjo, Pelutan, Kecamatan Pemalang, Pemalang, Rabu (24/8) malam.

Selain menghadirkan anggota Komisi B Sofwan Sumadi juga narasumber Ketua Dewan Kesenian Pemalang Andi Rustono. Menurut Sofwan, DPRD Jateng sangat peduli terhadap kesenian tradisional daerah, hingga para seniman akan terus didorong agar lebih berkembang ke depan dan tidak tergerus oleh seni budaya lain, atau semakin punah.

Selain itu, lanjutnya, DPRD Jateng juga berupaya untuk ikut melestarikan dengan mengajak semua pihak, terutama para seniman muda untuk terus ‘nguri-uri’ kesenian tradisional dan menjaga kelestarian budaya daerah yang merupakan warisan leluhur. Membantu memperjuangkan seniman mendapat bantuan, tentunya tidak semua sanggar seni mendapatkan, melainkan bagi mereka yang sudah memenuhi persyaratan, terutama memperoleh surat ijin rekemondasi dari instansi terkait atau Dewan Kesenian setempat.

Pergelaran wayang golek santri dipilih untuk pepentasan itu, agar dapat memberikan pesan-pesan moral atau berdakwah, mengingat dakwah tidak hanya harus dilakukan di masjid dan musola, tetapi juga dapat digelar dimana saja dengan menggandeng para seniman.

Senada Andi Rustono menuturkan sangat mengapresiasi langkah DPRD Jateng yang terus mendorong dan memperdayakan para seniman tetap berkreasi serta ikut melestarikan kesenian tradisional  dengan menggelar pementasan wayang golek santri.(anif/priyanto)

Berita Terkait

  • PARLIAMENT TOUR: Mahasiswa IAIN Kudus ‘Dolan’ ke Gedung Berlian

    GEDUNG BERLIAN – Puluhan mahasiswa Progam Studi Pemikiran Politik Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus menyambangi Gedung Berlian DPRD Provinsi Jaten, Kamis (28/11/2019), untuk mempelajari sistem dan fungsi parlemen sekaligus mengenai aturan pendirian perpustakaan desa. Saat ditemui Wakil Ketua Komisi A DPRD Jateng Fuad Hidayat, Beberapa mahasiswa memberanikan diri untuk bertanya.

  • Pansus & Kesbangpol Gelar Public Hearing Cegah Narkoba di Jateng

    UNGARAN – Panitia Khusus (Pansus) Raperda tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika (P4GNPN) menggelar public hearing dalam rangka penyempurnaan penyusunan raperda. Dalam kegiatan itu, Pansus bersama Badan Kesbangpol Provinsi Jateng berdiskusi dengan sejumlah elemen masyarakat dan Polri.

  • Komisi A Berharap One Way Bisa Kurangi Kemacetan

    BREBES – Kabupaten Brebes merupakan palang pintu Jawa Tengah di wilayah pintura. Brebes patut menjadi perhatian mengingat untuk masuk ke Jateng terlebih dulu harus melintasi daerah tersebut. Lantas, bagaimana aparatur setempat bersiap siaga menyambut tamu tahunan ini?

  • Jateng Buka Musrenbang Online

    SEMARANG – Untuk tetap menjalankan penyerapan aspirasi/ usulan pembangunan dari masyarakat yang kini tersendat akibat wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Pemprov Jateng mengambil langkah pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2021 melalui media dalam jaringan (daring/ online). Demikian disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Provinsi Jateng Prasetyo Aribowo, Minggu (12/4/2020)