Legislator SMA 3 Semarang Pelajari Legislatif di Gedung Berlian

IMG

LEGISLATOR MUDA. M. Dipa Yustisia Pasa berdiskusi dengan MPK SMA 3 di Ruang Banggar Gedung Berlian, Kota Semarang, Sabtu (4/1/2025). (foto con)

GEDUNG BERLIAN – Sejumlah legislator muda dari Musyawarah Perwakilan Kelas (MPK) SMA Negeri 3 Semarang menyambangi Gedung Berlian, Sabtu (4/1/2025). Mereka datang untuk memahami lebih jauh mengenai lembaga legislatif.

Seperti dikatakan Ketua MPK SMA Negeri 3 Semarang Rasendriya Habib, kunjungan ke Gedung Berlian itu bertujuan untuk mengenal lebih jauh soal DPRD Provinsi Jateng. Harapannya, kegiatan tersebut dapat memberi bekal pemahaman bagi para legislator yang duduk di MPK.

“Kami berharap bisa mengoptimalkan kerja dalam MPK, sekaligus bisa menambah wawasannya seputar legislatif,” katanya.

Kunjungan para pelajar itu disambut hangat oleh Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jateng M. Dipa Yustisia Pasa di Lantai 4 Ruang Banggar Gedung Berlian. Saat berdiskusi, ia mengaku apresiatif kegiatan yang dilakukan MPK karena nantinya bisa memberikan informasi seputar tupoksi kedewanan.

“Saya senang sekali atas kunjungan kalian karena saya juga dulu Anak SMA 3. Jadi, pertemuan ini seperti reuni bagi kita,” kata Dipa sembari tersenyum.

Ia kemudian menjelaskan mengenai tupoksi kedewanan kepada MPK. Ia juga berpesan para legislator yang duduk di MPK mampu ‘menjembatani’ sub-sub organisasi dibawah Osis.

“Hal itu dilakukan agar kalian bisa belajar untuk menyerap aspirasi, sekaligus mampu menyelesaikan permasalahan dengan cara bermusyawarah dan berorganisasi,” tandasnya. (ariel/priyanto)

Info Lainnya

  • DPRD Jateng Dukung Collaborative Government

    SUKOHARJO – DPRD Provinsi Jateng mendukung prinsip pemerintahan kolaboratif (collaborative government) dalam pembangunan daerah. Prinsip itu disampaikan Gubernur saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jateng periode 2025-2030 di Hotel Grand Mercure, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (5/9/2026)

  • RAPAT PARIPURNA: Rumuskan Renja, Pokir DPRD 2027, & Pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026/2027

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (3/9/2026), DPRD Provinsi Jateng membahas beberapa agenda. Diantaranya persetujuan rencana kerja (renja) DPRD 2027, persetujuan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD 2027, dan Penutupan Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 & Pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026/2027

  • Komisi E Bahas KB Pascapersalinan di Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal

    TEGAL — Komisi E DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal, Rabu (2/9/2026), untuk memperoleh data dan informasi terkait penguatan kebijakan serta komitmen pemerintah daerah guna peningkatan Keluarga Berencana Pascapersalinan (KBPP). Berdasarkan paparan Pemerintah Kabupaten Tegal, jumlah ibu bersalin hingga Juli 2026 mencapai 9.887 orang, dengan estimasi persalinan sepanjang tahun sebanyak 19.344 orang

  • Rehabilitasi Berkelanjutan untuk Menangani Lahan Kritis

    SURAKARTA – Luas lahan kritis di Provinsi Jateng selama 3 tahun terakhir berkurang sekitar 75 ribu hektare. Capaian itu menjadi modal penting pemerintah daerah untuk terus memperkuat rehabilitasi hutan dan lahan, sekaligus mencegah munculnya kawasan kritis baru yang berpotensi memicu bencana

  • Aliansi Jateng Guyub Sampaikan Aspirasi ke DPRD & Pemprov Jateng

    GUBERNURAN – DPRD Provinsi Jateng membuka ruang dialog untuk mengawal tuntutan yang disampaikan Aliansi Jateng Guyub kepada Pemerintah Provinsi. Sejumlah aspirasi warga dari berbagai daerah itu pun mulai ditindaklanjuti, mulai dari persoalan penyediaan truk angkutan tebu hingga peninjauan aktivitas tambang Galian C

  • Balai Tahura Karanganyar Butuh Pembenahan

    KARANGANYAR – Komisi D DPRD Provinsi Jateng menaruh perhatian serius terhadap masih terbatasnya sarana dan prasarana di Balai Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunagoro I. Sejumlah fasilitas dinilai perlu segera dibenahi dan dilengkapi agar kawasan hutan seluas 2.549 hektare itu semakin optimal menjalankan fungsi konservasi, edukasi, mitigasi bencana hingga wisata alam