Lahan Kawasan Industri Brebes Perlu Disesuaikan RTRW

Kmsa2

TERIMA CENDERA MATA : Ketua Pansus RTRW Alwin Basri memberikan cendera mata kepada Pemkab Brebes.(foto: dyana salsabila)

BREBES – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jateng perihal Ranperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Jumat (4/8/2023), berkunjung ke Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Kabupaten Brebes. Ketua Pansus Alwin Basri dan Wakil Ketua M Saleh memimpin langsung kunjungan yang bermaksud untuk mencari masukan mengenai penyusunan RTRW 2023 – 2043.

Pada kesempatan itu, Abdul Majid selaku Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Kabupaten Brebes mengungkapkan bahwa PP No 79/2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal-Semarang-Salatiga-Demak-Grobogan, Kawasan Purworejo – Wonosobo – Magelang – Temanggung dan Kawasan Brebes – Tegal – Pemalang sebagai Quick Wins Kawasan Bregasmalang.

Dalam hal ini, KIB (Kawasan Industri Brebes) pun mempunyai perkembangan dan kendala. Disebutkannya seperti belum ada calon pengelola yang resmi memiliki otoritas dalam pembangunan dan pengelolaan KIB.

“Yang ada hanya calon pengelola berdasarkan penunjukan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham). Ini belum begitu menguatkan wewenang,” ucap Madjid.

Selanjutnya, point penting belum adanya sumber pendanaan yang jelas terkait pembebasan lahan untuk KIB. Secara implementasi di lapangan banyak lokasi yang tidak sesuai dan tidak mengakomodasi pembangunan ekonomi. Pembebasan lahan perlu dipastikan terintegrasi dengan RTRW terutama untuk mengakomodasi permukiman.

Disisi lain, Alwin Basri menanyakan rencana strategisnya Kabupaten Brebes terkait hal ini, dan bagaimana perkembangan PSN Brebes yakni KIB. .

Mendengarkan itu, Agus As’ari selaku Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Brebes menjelaskan rencana strategisnya membagi kembali Kawasan Peruntukan Industri (KPI) seluas 3.976 ha dan realisasinya blok pada Kawasan Peruntukan Industri (KPI) seluas 3.976 ha telah dibagi.(dyana/priyanto)

Info Lainnya

  • Hadapi Kekeringan, Stok Air Bendungan Masih Aman

    JEPARA – DPRD Provinsi Jateng meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan air masyarakat, termasuk memastikan distribusi bantuan air bersih dilakukan tanpa membebani warga terdampak.

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran.