Komisi B Dorong Pengembangbiakan Ayam KUB di Jateng

1 andog1

DENGARKAN PENJELASAN. Komisi B mendengarkan penjelasan dari Balitbangtan perihal pengembangbiakan ayam KUB, Selasa (30/7/2019).(Foto: Priyanto)

UNGARAN – Komisi B DPRD Jateng mendorong Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Pertanian untuk terus mengembangkan ayam kampung unggul balitbangtan atau dikenal dengan ayam KUB.

Komisi B di ruang penetasan ayam KUB

Ayam KUB merupakan ayam kampung hasil seleksi genetik yang memiliki keunggulan antara lain mampu bertelur hingga mencapai 160-180 butir per ekor per tahun, masa mengeram berkurang hingga tinggal 10% sehingga ayam cepat bertelur kembali.

Pada Selasa (30/7/2019), selama 60 menit, Dewan diajak melihat langsung proses pengembangbiakan ayam KUB di ruang penetasan milik Badan Litbang Kementerian Pertanian di Jateng yang berada di Ungaran. Dalam penjelasannya kepada Komisi B, untuk Jateng sudah mengembangkan ayam KUB baik secara individu, kelompok, swasta, industri. Pengembangannya sudah mandiri ada di 30 daerah. Sementara untuk untuk wilayah kota belum ada laporan. Bahkan sudah ada beberapa kelompok tani sudah menunggu untuk bisa dilakukan pendampingan.

“Sekarang ini sudah ada di Kendal, Brebes, Kabupaten Magelang, masyarakat di sana sudah mulai membangun pengembangan ayam KUB,” ucap Heru selaku juru bicara dari Balitbang Kementerian Pertanian.

Wakil Ketua Komisi B RM Yudi Sancoyo mengatakan, dari beberapa kunjungan kerja di sejumlah daerah ada gejala masyarakat tertarik untuk mengembangbiakkan ayam KUB. Melihat hasil bibit maupun harga jualnya tidak akan terpuruk sebagaimana ayam ras lainnya.

Anggota Komisi B lain, Achsin Maruf meminta kepada Balitbangtan untuk terus “mendesak” kabupaten/kota supaya pengembangbiakan ayam KUB bisa menjadi perhatian serius. Adanya ayam kampung tersebut sebagai solusi harga ayam ras yang kerap merugikan peternak

M Ikhsan melihat hasil pengembangbiakan ayam KUB

M Ikhsan sependapat, pentingnya menciptakan denplot di beberapa daerah. Diyakini usaha ayam kampung ini banyak peminatnya.

“Jujur untuk Indonesia, ayam kampung lebih dipilih untuk dikonsumsi daripada ayam ras. Adanya ayam KUB ini bisa menjadi solusi,” ucap politikus PKS.(priyanto/ariel)

Info Lainnya

  • Hadapi Kekeringan, Stok Air Bendungan Masih Aman

    JEPARA – DPRD Provinsi Jateng meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan air masyarakat, termasuk memastikan distribusi bantuan air bersih dilakukan tanpa membebani warga terdampak.

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran.