Komisi A Segera Konsolidasikan Permasalahan Tahapan Pemilu 2024

IMG 20221109 WA0083

GELAR PERTEMUAN: Jajaran komisi A bertemu dengan Bawaslu Blora.(foto: evi rahmawati)

BLORA – Komisi A DPRD Jateng berkunjung ke Kantor Bawaslu Blora guna mengetahui kesiapan tahapan penyelenggaraan Pemilu 2024 dalam hal pengawasaan. Pada Selasa (8/11/2022), rombongan dipimpin anggota Denny Septivian diterima komisioner Bawaslu Anny Asiyah dan Abdul Rozaq.

Denny menyampaikan, pihaknya telah melakukan kunjungan ke sejumlah kantor Bawaslu kabupaten/kota. Masalah anggaran masih banyak ditemukan, terutama soal penentuan honorarium petugas pengawas kecamatan. “Maka dari itu kami di sini ingin memastikan ketersediaan anggaran untuk pelaksanaan Pemilu di 2024 khususnya di Blora ini,” katanya. 

Lain lagi yang disampaikan Sulistyorini, dia mengamati bahwa Blora termasuk salah satu kabupaten dengan tingkat temuan kasus pelanggaran politik uang tinggi. “Bawaslu perlu kerja maksimal untuk meminimalisasi politik uang yang terjadi di setiap pilkada,” kata Rini, begitu dia akrab disapa. 

Disampaikan oleh anggota Komisi A Stephanus Sukirno, pembentukan Bawaslu untuk melakukan pengawasan di tiap tahapan pilkada. “Jika saja elemen yang teerlibat dalam pelaksanaan pemilu tidak ada pelanggaran, kiranya Bawaslu tidak akan terbentuk, kan begitu,” katanya santai. 

Menanggapi hal tersebut,  Anny menjelaskan, Bawaslu Blora sudah melaksanakan berbagai upaya pencegahan. Di antaranya dengan membentuk Desa Antipolitik uang. Sekarang ini baru terbentuk di 17 desa. Tidak dipungkiri masalah pembentukan desa itu terbentur pendanaan.

Tak hanya itu Bawaslu Blora juga membentuk Saka Adhiyaksa di tiap sekolah sebagai bentuk sosialisasi terhadap pelajar. Anny juga  menjelaskan upaya pencegahan pelanggaran netralitas ASN dengan berkirim surat kepada Sekda, Camat dan stakeholder lain. Serta pengawasan tahapan yang sedang berjalan, yakni pencocokan dan penelitian data.

Sedangkan Surulul Fuad dan Soetjipto memberikan apresiasi kepada kierja bawaslu Kabupaten Blora atas kinerja yang sudah dicapai selama ini. Mewakili Komisi A, Denny berjanji akan terus berkoordinasi dengan Bawaslu Jawa Tengah terkait dengan anggaran sehingga pengawasan pemilu bisa dimaksimalkan. Pada akhir pertemuan, Mujaeroni juga menyampaikan harapannya bahwa ketika di TPS, salah satu partai tidak ada saksinya, harusnya Panwas TPS bisa menjai saksi atas segala pelanggran yang ada.(evi/priyanto)

Berita Terkait

  • Target Pendapatan 2020 Tetap Dikejar

    GEDUNG BERLIAN – Pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) memasuki hari ketiga di ruang rapat Komisi C, Rabu (24/6/2020). Rapat diikuti 13 organisasi perangkat daerah (OPD) mitra Komisi C itu dipimpin Ketua Komisi C Asfirla Harisanto, Wakil Ketua Sriyanto Saputro, dan Sekretaris MH Wicaksono.

  • Ferry Bangga Bersama Warga Muhammadiyah

    SEMARANG – Ratusan warga perserikatan Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Semarang mengikuti jalan sehat yang dipusatkan di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Minggu (11/9/2022). Sejak pukul 06.00, mereka sudah memadati jalan protokol di jantung kota. Acara tersebut berlangsung meriah dengan dibuka Gubenur Ganjar Pranowo didampingi Wakil Ketua DPRD Ferry Wawan Cahyono beserta Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah KH Tafsir.

  • Empat Pilar Harus Jadi Doktrin Kuat

    SEMARANG – Empat pilar kebangsaan yang dimiliki Indonesia harus menjadi doktrin kuat bangsa agar tidak mudah terpecah belah oleh berbagai macam kepentingan. Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman dalam Dialog Parlemen “Empat Pilar Kebangsaan Membangun Budaya Politik Demokratis”.