Komisi A Minta Tingkat Partisipasi Pemilih di Wonogiri Naik

WhatsApp Image 2023 03 10 at 15.57.48

CENDERA MATA : Komisi A menyerahkan cendera mata kepada KPU Wonogiri dalam kunjungan kerjanya.(foto: nugrahini)

WONOGIRI – Dalam tataran geopolitik di Jateng, jumlah pemilih di Wonogiri sebenarnya sangat besar. Terlebih Wonogiri menjadi salah satu daerah terluas di Jateng. Namun demikian, tingkat partisipasi di daerah tersebut sangat minim. Hal itu mengemuka dalam pertemuan Komisi A DPRD Jateng dengan KPU Wonogiri, Jumat (10/3/2023). Diungkapkan pimpinan rombongan Komisi A Muhammad Yunus, tingkat partisipasi dengan jumlah pemilih potensial sangat tidak sebanding. Dengan melihat data pada Pemilu 2019, tingkat partisipasinya sangat rendah.

“Partisipasi yang rendah di Wonogiri menjadi catatan khusus. Bagaimana KPU menyiasati masalah ini untuk mengangkat jumlah partisipasi pada Pemilu 2024 nanti,” ungkapnya.    

Komisi A, lanjut dia, dalam beberapa pekan terakhir ini roadshow ke KPU kabupaten/kota untuk mengetahui persiapan pemilu. Pada kunjungan di KPU Wonogiri, tak hanya membicarakan perihal partisipasi namun masalah anggaran turut disinggung.

Ketua KPU Wonogiri Toto Sihsetyo Adi, mengatakan ada beberapa faktor yang menjadikan tingkat partisipasi rendah.  Secara keseluruhan, penduduk di Wonogiri sebagian besar merupakan perantauan. Bahkan saat pencocokan dan penelitian (coklit) pun, pantarlih mendapatkan data warga yang sudah bekerja di daerah lain.

“Usaha yang kami lakukan yaitu kami akan melakukan sosialisasi bagi para perantau untuk pulang ke daerah asal (Wonogiri), atau dia memilih di daerah sana atau memberikan suara di sini (Wonogiri),” kata dia.

Mengenai persiapan pemilu, untuk Pilkada anggaran yang diputuskan sebesar Rp 36 miliar. Jumlah itu pun sudah melalui tiga kali revisi.

Kepada Komisi A pun, Toto berharap DPRD dapat membantu perizinan untuk bisa menyewa gudang yang representatif guna menyimpan barang-barang kebutuhan untuk Pemilu 2024 supaya dapat berjalan dengan lancar.

Anggota KPU Wonogiri Dwi Prasetyo turut menambahkan, hasil e-coklit sudah terlaksana sebesar 96%. Program coklit akan berakhir Senin (14/3) untuk penuh 100%. Secara keseluruhan ada penurunan jumlah TPS dari 3.913 sekarang 3.909 tempat.

“Berkurangnya jumlah TPS karena dampak geografis yang tidak bisa dijangkau. Ada satu daerah yang berbatasan dengan lembah. Dukuh Seneng berada di tengah-tengah Alas Ketu. Ada 160 pemilih di tiga RT dan tidak bisa digabung ke TPS lain karena terlalu jauh. Juga Di Kecamatan Slogohimo, ada desa terkena bencana longsor, rumah ambruk, ambruk, ini menjadikan pengurangan TPS,” jelasnya.

Selanjutnya anggota Komisi A Sulistyorini mempertanyakan perihal upaya mengatasi agar para perantau wonogiri memberikan suaranya pada Pilkada 2024. Toto menjawab, KPU Wonogiri akan bekerja sama dengan komunitas warga perantauan salah satu contoh dengan Pawargi atau Paguyuban Warga Woonogiri di Jakarta.(hini/priyanto)

Berita Terkait

  • Komisi B Dorong Pengembangan Objek Wisata Pantai Randusanga Kulon

    BREBES – Guna mencari data dan masukan tentang dampak pandemi Covid-19 terhadap pariwisata di Brebes, Komisi B berkunjung ke Pantai Randusanga Kulon. Dalam kegiatan itu mereka diterima diterima Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga, dan Pariwisata Kab. Brebes Agus Hermanto, Kamis (3/6/2021). Turut bersama mereka Sekretaris Disporapar Jateng Sulistyo.

  • FOCUS GROUP DISCUSSION: BUMDes Perlu Lirik Usaha Grosiran

    UNGARAN – Pembentukan sebuah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diharapkan tetap membawa semangat gotong royong untuk masyarakat desa. Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Bambang Kusriyanto saat melakukan diskusi dengan pengurus BUMDes di seluruh Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

  • Brebes Masih Banjir, Dewan Minta Penjelasan BBWS Cimanuk-Cisanggarung

    CIREBON – Komisi D DPRD Provinsi Jateng melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung mengenai penanganan banjir di Kabupaten Brebes. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Alwin Basri menuturkan koordinasi itu dilakukan mengingat beberapa daerah di Brebes terendam banjir karena luapan sungai dan tanggul jebol.

  • Komisi A Sepakat Hotel Pringgosari Dioptimalkan

    KARANGANYAR – Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah mendukung Upaya pengoptimalan asset guna menambah pendapatan asli daerah (PAD). Salah satu aset yang menjadi perhatia serius adalah Hotel Pringgosari yang berada di Kawasan objek wisata Grojogan Sewu, Tawangmangu, Karanganyar.

  • Buka Ruang Dialog, DPRD Tampung Aspirasi Mahasiswa

    GEDUNG BERLIAN — DPRD Provinsi Jateng menerima penyampaian aspirasi dari mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Semarang Raya dalam aksi unjuk rasa di halaman Gedung DPRD, Kamis (9/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.