Komisi A Dorong Profesionalitas Tata Kelola BUMDes

WhatsApp Image 2025 11 05 at 21.23.00

KUNJUNGAN KERJA : Jajaran Komisi A saat bertandang ke Balai Desa Ponggok, yang berada di Kecamatan Polanharjo, Klaten.(foto: ervan ramayudha)

KLATEN – Desa Ponggok dengan Umbul Ponggok punya nilai pendapatan tinggi, tentunya menarik kalangan Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah saat bertandang ke Balai Desa Ponggok, yang berada di Kecamatan Polanharjo, Klaten, Rabu (5/11/2025).

Kunjungan tersebut difokuskan pada pembahasan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) secara sistematis, efisien, dan profesional guna memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa. Sebagai informasi BUMdes Ponggok merupakan salah satu desa paling maju di kabupaten Klaten, bahkan memberikan bantuan bagi masyarakat sekitar lewat berbagai program csr.

Wakil Ketua Komisi A Mukafi Fadli menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam pengelolaan BUMDes. Menurutnya, BUMDes tidak seharusnya hanya identik dengan sektor wisata atau kuliner, tetapi juga perlu berinovasi dengan memanfaatkan potensi lokal yang beragam.

“BUMDes jangan selalu distigma hanya sebagai tempat wisata dan restoran. Harus ada pola baru yang sistematis dan efisien agar program desa wisata dan pemberdayaan benar-benar berkelanjutan,” ujar legislator asal PKB.

Anggota Komisi A, Sony Sumarsono lebih menyoroti menyoroti aspek integritas dalam pengelolaan keuangan BUMDes, terutama terkait perrekrutan pegawai dan pengawasan dana yang besar.

Kepala Desa Ponggok, Jamaluddin Mulyono, dalam paparannya menjelaskan bahwa BUMDes Tirta Mandiri Ponggok berdiri sejak 2009 dan kini mengelola 11 unit usaha, meliputi pariwisata air, persewaan gedung, hingga restoran. Keberhasilan tersebut, katanya, tidak lepas dari tata kelola yang profesional dan berbasis musyawarah desa.

“Kami memaksimalkan potensi air sebanyak 15.000 liter per detik untuk kesejahteraan warga. Salah satu program sosial kami adalah ‘satu rumah satu mahasiswa’, berupa beasiswa Rp500 ribu per bulan,” jelas Jamaluddin.

Ia menambahkan, kegagalan BUMDes di sejumlah daerah lain disebabkan oleh proses perekrutan yang tidak selektif dan perencanaan yang terburu-buru. Di Ponggok, perekrutan dilakukan melalui tes bertahap dan musyawarah desa, disertai evaluasi rutin dan pembagian hasil usaha secara transparan setiap akhir tahun.

Kepala Dispermades Klaten, Wahyuni Sri Rahayu, menyampaikan bahwa dari 391 desa di Klaten, seluruhnya telah memiliki BUMDes. Namun baru 13 BUMDes yang masuk kategori maju, salah satunya Ponggok. “Kami terus melakukan pembinaan agar alokasi 20 persen dari dana desa benar-benar dapat memperkuat BUMDes. Selain itu, kami juga menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi untuk mendorong inovasi sesuai potensi masing-masing desa,” ujarnya.(tyo/priyanto)

Berita Terkait

  • Disetujui Lima Pimpinan DPRD Jawa Tengah

    GEDUNG BERLIAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah menyetujui dan mengesahkan lima orang anggota untuk menjabat sebagai calon Pimpinan DPRD periode 2024-2029. Kelima orang itu yakni Sumanto untuk menjabat sebagai Ketua DPRD, selanjutnya wakil ketua masing-masing dijabat Sarif Abdillah, Heri Pudyatmoko, Mohammad Saleh, dan Setya Arinugroho.

  • Komisi E Pantau Perkembangan PPSA Karanganyar

    KARANGANYAR – Komisi E DPRD Provinsi Jateng memantau perkembangan Panti Pelayanan Sosial Anak (PPSA) Tawangmangu, baru-baru ini. Saat bertemu Komisi E, dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jateng Harso Susilo menyampaikan saat ini ada 56 panti dan 10 diantaranya merupakan panti anak. 

  • HARI LAHIR PANCASILA 2021: Pancasila dalam Tindakan, Bersatu untuk Indonesia Tangguh

    GUBERNURAN – Pemprov Jateng menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual di Ruang Rapat Gubernur bersama Forkompinda, Selasa (1/5/2021). Diantaranya Gubernur Ganjar Pranowo bersama Wagub Taj Yasin didampingi Plh. Sekda Praetyo Aribowo, Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto, Kepala Kejaksaan Tinggi Jateng Priyanto, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto.

  • CMJT Perlu Berkembang, Kuat & Sehat

    KARANGANYAR – Panitia Khusus (Pansus) Raperda tentang Perubahan Status Perusahaan Daerah Citra Mandiri Jawa Tengah (CMJT) melakukan penguatan data/ informasi ke Wonder Park Tawangmangu Kabupaten Karanganyar, Jumat (23/4/2021). Kegiatan itu dilakukan untuk melihat kinerja pengelolaan Wonder Park sebagai salah satu aset milik Pemprov Jateng.