Kaum Muda Gelorakan Etos Kesetiakawanan Sosial

1 arri1

JADI NARASUMBER : Anggota Komisi A yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jateng menjadi narasumber di siaran live RRI.(foto: setyo herlambang)

GEDUNG BERLIAN : Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jateng H Soenarno mengingatkan supaya etos kebersamaan dan kesetiakawanan sosial supaya tak luntur di era sekarang ini. Terlebih dengan adanya pandemi Covid-19, semangat kegotongroyongan untuk terus dihidupkan supaya beban masyarakat bisa ringan.

Hal ini diungkapkannya saat menjadi narasumber dalam talkshow yang disiarkan langsung oleh Stasiun RRI Semarang, Jumat (14/8/2020), di lt 5 Gedung Berlian DPRD Jateng.

Program Jogo Tonggo yang dicetuskan Gubernur Ganjar Pranowo, lanjut Soenarno, sangat tepat untuk menjawab permasalahan sekarang ini. Pandemi Covid-19 menjadikan sektor ekonomi melemah. Dunia usaha tak bergairah, tingkat beli masyarakat menurun. Karena itulah diperlukan semangat kebersamaan antar satu warga dengan lain.

“Manakala ada satu warga yang kesulitan mencari nafkah sehari-hari, tentu peran tetangga untuk turut membantu. Pemerintah terus menerus memberikan kucuran bantuan baik langsung maupun lewat program pelatihan kepada masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, pada masalah pendidikan pun juga turut mendapat sorotan. Tidak dipungkiri sudah lima bulan ini anak-anak belajar di rumah. Sarana pembelajaran menggantungkan koneksi internet. Sayangnya tidak semua daerah mendapatkan sinyal internel.

DPRD Jateng, lanjut Soenarno sepakat, untuk meminta kepada Pemprov supaya memprioritaskan bantuan internet kepada masyarakat. Rencana melalui anggaran perubahan 2020 ini, alokasi untuk bantuan internet akan dibahas bersama.(tyo/priyanto)

Info Lainnya

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran. 

  • Bahas Panti Sosial, Risiko Penularan TBC Disorot

    SURABAYA — Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendesak Pemerintah Provinsi segera membenahi standard operating procedure (SOP) dari pengelolaan panti rehabilitasi sosial. Pasalnya, penataan penanganan pasien dengan penyakit menular dinilai masih sangat longgar dan mengancam keselamatan penghuni panti lainnya.

  • Pengelolaan Aset Jalan Dapat Berkontribusi PAD

    YOGYAKARTA — Penyusunan Raperda tentang Standardisasi Penyelenggaraan Jalan Provinsi tidak hanya mengatur aspek teknis pembangunan dan pemeliharaan jalan tapi juga pemanfaatan aset jalan secara optimal. Komisi D DPRD Provinsi Jateng menilai pengaturan tersebut dapat menjadi instrumen baru untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).