Karang Taruna Perlu Mengawal Upaya Pengentasan Kemiskinan

1000568285

KARANG TARUNA. Bagus Suryokusumo dalam acara pengukuhan FPKT Provinsi Jateng, Senin (8/9/2025), di Gedung Grhadika Bhakti Praja, Kompleks Gubernuran, Jalan Pahlawan Kota Semarang. (foto setyo herlambang)

GUBERNURAN – DPRD Provinsi Jateng mendukung setiap kegiatan organisasi yang berperan aktif dalam pembangunan daerah. Seperti terlihat saat Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jateng Bagus Suryokusumo, yang mewakili Ketua DPRD Sumanto, menghadiri acara Pengukuhan Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) Provinsi Jateng masa bakti 2025-2030, Senin (8/9/2025).

Selain Bagus, hadir pula Anggota DPRD lainnya. Diantaranya Juli Krisdianto, Abdul Hamid, Ribut Budi Santoso, dan Tietha Ernawati Suwarto. Acara tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Komisi III DPR RI Dede Indra Permana Soediro.

Acara itu digelar di Gedung Grhadika Bhakti Praja, Kompleks Gubernuran, Jalan Pahlawan Kota Semarang. Pengukuhan tersebut dipimpin Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.

Tercatat, ada 118 orang pengurus dalam FPKT. Dalam kepengurusan itu, I Gede Ananta Wijaya Putra menjadi Ketua Karang Taruna Provinsi Jateng.

Dalam sambutan pembuka, Kepala Dinsos Provinsi Jateng Imam Maskur mengatakan Karang Taruna berperan dalam penanganan permasalahan sosial. Dengan begitu, Karang Taruna diharapkan ikut mendukung kesejahteraan sosial.

Acara dilanjutkan dengan pengukuhan FPKT dan dilanjut sambutan gubernur. Dalam pebyampaiannya, Ahmad Luthfi meminta Karang Taruan ikut mendukung pertumbuhan ekonomi Jateng.

“Jika Karang Taruna mampu ikut menjaga stabilitas ketertiban masyarakat, maka kegiatan perekonomian pun akan berkembang,” kata gubernur.

Terkait hal itu, persoalan kemiskinan pun layak dikawal Karang Taruna. Persoalan tersebut harus ditangani ke setiap desa agar kegiatan pengentasan kemiskinan segera diwujudkan.

“Dengan begitu, Karang Taruna ikut pula mengawal kegiatan pengentasan kemiskinan. Caranya, berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait seperti disnaker yang punya balai latihan kerja,” tandasnya. (ariel/priyanto)

Info Lainnya

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran. 

  • Bahas Panti Sosial, Risiko Penularan TBC Disorot

    SURABAYA — Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendesak Pemerintah Provinsi segera membenahi standard operating procedure (SOP) dari pengelolaan panti rehabilitasi sosial. Pasalnya, penataan penanganan pasien dengan penyakit menular dinilai masih sangat longgar dan mengancam keselamatan penghuni panti lainnya.

  • Pengelolaan Aset Jalan Dapat Berkontribusi PAD

    YOGYAKARTA — Penyusunan Raperda tentang Standardisasi Penyelenggaraan Jalan Provinsi tidak hanya mengatur aspek teknis pembangunan dan pemeliharaan jalan tapi juga pemanfaatan aset jalan secara optimal. Komisi D DPRD Provinsi Jateng menilai pengaturan tersebut dapat menjadi instrumen baru untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).