Jateng Perlu Tiru Pameran ‘Eastfood 2019’

2 (1)

KUNJUNGI PAMERAN. Komisi B DPRD Jateng berkunjung ke pameran Eastfood Indonesia & Eastpack Surabaya 2019 yang bertempat di Grand City Convex Surabaya, Sabtu (22/6/2019). (foto muhamad faiz fuadi)

SURABAYA – Komisi B DPRD Jateng berkunjung ke pameran Eastfood Indonesia & Eastpack Surabaya 2019 yang bertempat di Grand City Convex Surabaya, Sabtu (22/6/2019). Pameran tersebut merupakan pameran dalam bidang industri makanan dan minuman, bahan baku, teknologi dan jasa layanan dan teknologi pengemasan.

Pada kesempatan itu, Ketua Komisi B DPRD Jateng M. Chamim Irfani mengatakan pameran tersebut perlu diadakan di Jateng. Hal itu mengingat pertumbuhan kuliner di Jateng juga sangat tinggi dan banyak wisatawan yang ingin mencicipi aneka makanan dari Jateng.

“Segmen itu belum mendapat perhatian yang cukup dari Pemprov Jateng. Dengan banyaknya UMKM di bidang kuliner yang berada di Jateng, pameran seperti itu perlu diadakan di Jateng,” kata Politikus PKB itu.

Ia juga menambahkan lidah generasi milenial sekarang lebih familiar dengan produk kuliner impor. “Dengan adanya pameran tersebut, mampu memperkenalkan produk kuliner dari kearifan lokal atau khas dari wilayah yang ada di Jateng,” ujarnya.

Sementara, Daud D Salim selaku CEO Krista Exhibitions mengatakan pameran Eastfood Indonesia & Eastpack Surabaya 2019 itu berlangsung mulai Kamis (20/6/2019) hingga Minggu (23/6/2019). Salah satu tujuan dari pameran itu adalah mendorong pertumbuhan industri makanan dan minuman di Kota Surabaya maupun Jawa Timur (Jatim) yang potensinya masih sangat luas.

“Pameran tersebut melibatkan banyak pihak seperti Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I), Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), Indonesian Chef Association, Badan Pimpinan Daerah Jawa Timur, dan Komunitas UKM Berbagi Bersama Berkembang. Peserta pameran itu berasal dari dalam negeri dan luar negeri yang berjumlah lebih dari 185 Peserta,” papar Daud. (faiz/ariel)

Berita Terkait

  • Pelayanan RSJD dr. Arif Zainuddin Dipantau

    SURAKARTA – Setelah mengunjungi RSUD dr. Moewardi, Komisi E melanjutkan diskusinya ke RSJD dr. Arif Zainuddin, Kota Surakarta, Rabu (8/5/2024). Tujuannya untuk mengetahui perkembangan pembangunan RSJD menjadi RSUD sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat secara menyeluruh.

  • Samsat Wonogiri Perlu Terus Tingkatkan Layanan Publik

    WONOGIRI – Dalam kegiatan monitoring ke Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD/ Samsat) Kabupaten Wonogiri, Kamis (23/10/2025), Komisi C DPRD Provinsi menilai kinerja samsat masih perlu ditingkatkan. Terutama, pencapaian dalam penerimaan pajak daerah seperti PKB, BBNKB, PAP, Retribusi Daerah, dan Pajak Alat Berat.

  • Jalan Layang Ganefo Solusi Urai Kemacetan Mranggen

    DEMAK – Komisi D beserta Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman melihat perkembangan proyek jalan layang (flyover) Ganefo, di Kecamatan Mranggen, Demak, Rabu (27/1/2021). Dalam kesempatan itu rombongan Dewan diterima Rufika Trianto Sukmawan selaku Proyek Manajer PT. Brantas Abipraya.

  • DPRD Dukung Sinergi Bank Jateng-Jamkrida

    YOGYAKARTA – Komisi C DPRD Jateng melaksanakan monitoring ke Bank Jateng Cabang Yogyakarta dalam rangka pengawasan terhadap perkembangan capaian kredit, Jumat (26/11/2021). Pimpinan Bank Jateng Cabang Yogyakarta Adhi Subroto di hadapan anggota Dewan mengatakan, angka penyaluran kredit selama 2021 ini sangat baik. Bahkan pihaknya bekerja sama dengan PT Jamkrida sebagai pihak penjamin asuransi.