DPRD Sampaikan Rekomendasi LKPj Gubernur 2019

P6

BERI REKOMENDASI. Ganjar Pranowo menerima rekomendasi DPRD terhadap LKPj Gubernur 2019 dari Bambang Kusriyanto di Ruang Rapat Paripurna, Lantai 4 Gedung Berlian, Jalan Pahlawan Nomor 7 Kota Semarang, Rabu (20/5/2020). (foto rahmat yasir widayat)

GEDUNG BERLIAN – DPRD Provinsi Jateng menggelar Rapat Paripurna secara online melalui video conference, Rabu (20/5/2020). Rapat itu dipimpin Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto bersama Wakil Ketua Ferry Wawan Cahyono.

Dalam sambutannya, Bambang Kusriyanto mengatakan, sesuai rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Jawa Tengah Akhir Tahun Anggaran 2019 pada 13 Mei 2020 lalu, disampaikan hasil pembahasan LKPj Gubernur yang dibacakan Sekretaris DPRD Provinsi Jateng. Sesuai kewenangan Pimpinan DPRD, Ketua Komisi dan Ketua Fraksi DPRD Jateng telah melakukan pembahasan terhadap LKPj Gubernur Jateng akhir tahun 2019 dengan capaian kinerja sebagai berikut.

Kinerja berdasarkan indikator kinerja utama (IKU) sebanyak 13 indikator diantaranya 6 tidak tercapai. Yakni, persentase angka kemiskinan, realisasi 10,58% dari target 10,57%-9,57%; Indeks Gini realisasi 0,358 dari target 0,35; pertumbuhan ekonomi (5,41%); inflasi (2,81%); indeks Williamson (0,619); dan indeks pembangunan gender (91,89). Capaian kinerja keuangan tentang pendapatan daerah tidak tercapai yakni realisasi Rp 25,872 triliun dari target Rp 26,340 triliun. Sehingga, berdasarkan capaian tersebut, DPRD Provinsi Jateng perlu memberikan rekomendasi untuk perbaikan kualitas LKPj dan kinerja pemerintah daerah ke depannya.

Diantaranya peningkatan kualitas dokumen LKPj Gubernur soal keterangan hasil keluaran dari setiap kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kedua, mendorong pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ketersediaan infrastruktur pertanian, kebijakan menekan indeks Gini, inflasi dan indeks Williamson. Ketiga memperbaiki tata kelola keuangan dan aset daerah, keempat merumuskan kebijakan untuk mencapai indeks kepuasan masyarakat, dan terakhir rekomendasi untuk mencapai indikator berdasarkan urusan.

Rekomendasi DPRD Provinsi Jateng itu mendapat persetujuan peserta Rapat Paripurna dan diserahkan kepada Gubernur pada Paripurna yang digelar pada hari yang sama. (sunu/ariel)

Berita Terkait

  • UNBK di Banyumas dan Cilacap Lancar

    BANYUMAS – Komisi E sangat mengapresiasi Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Wilayah X (Banyumas dan Cilacap) yang bisa menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara baik dan lancar.

  • Raperda PUG, Strategi Mengintegrasikan Persoalan Gender

    PEKALONGAN – Dalam kegiatan uji publik Raperda tentang Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) di Kota Pekalongan, Senin (22/11/2021), DPRD Provinsi Jateng berharap ada kesamaan kondisi bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh kesempatan dalam pemenuhan hak sebagai manusia.

  • WEDANGAN TVRI: Reaktivasi Rel KA di Jateng

    DEMAK – Moda transportasi Kereta Api (KA) menjadi topik hangat yang diperbincangkan dalam acara Wedangan di Studio I Stasiun TVRI Jateng, Rabu (24/7/2019), di Pucanggading Kabupaten Demak. Ketua DPRD Jateng Dr. Rukma Setyabudi selaku pembicara utama menjelaskan transportasi KA khususnya di Jateng perlu diperluas lagi jangkauannya dengan menghidupkan atau reaktivasi rel KA yang lama.

  • Komisi D Dukung Pembangunan Bendung Gerak di Kota Pekalongan

    PEKALONGAN – Komisi D meninjau lokasi yang rencana akan dibangun bendungan gerak pengendali banjir dan rob di Kota Pekalongan, Kamis (9/9/2022). Calon lokasi itu terletak di kompleks Kantor Dinas Perikanan Kota Pekalongan yang berdampingan dengan dok atau galangan kapal di bantaran muara Kali Loji.

  • FKSS Minta Nasib Sekolah Swasta Turut Diperhatikan

    GEDUNG BERLIAN – Sejumlah kepala sekolah swasta tergabung dalam Forum Kepala SMA Swasta (FKSS) Jateng mendatangi DPRD Jateng, Selasa (7/12/2021). Mereka diterima Ketua Komisi E Abdul Hamid dan anggota Muh Zen di ruang rapat komisi, lt III. Turut dalam pertemuan itu Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jayeng Suyanta.