DPRD Jateng Dukung Laporan Keuangan 2023 Guna Tata Pemerintahan yang Baik

Bpk1

HADIR ACARA : Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono bersama Kepala Perwakilan BPK RI Jateng Heri Wiwoho menghadiri acara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yaitu Entry Meeting atas Pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah Tahun 2023 di Auditorium BPK RI, Jakarta.(foto: setyo herlambang)

JAKARTA – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono menyatakan, pentingnya laporan keuangan guna mendorong strategi pemerintahan yang baik dan dapat menjaga predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama bertahun-tahun diterima kepada Pemprov dan DPRD Jateng.

“Lebih terkoordinasi dalam pelaporan keuangan, dan diharapkan predikat WTP yang selama ini Pemerintah Jawa Tengah dapat, masih bisa dipertahankan pada tahun ini dan juga bisa mendorong kinerja pemerintahan dapat berjalan lebih baik,” ujar legislator asal Golkar itu disesela mengikuti kegiatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yaitu Entry Meeting atas Pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah Tahun 2023 di Auditorium BPK RI, Jakarta, Selasa (23/01/2024). Ferry hadir Bersama Sekda Jateng Sumaryono. Dalam acara itu juga turut hadir Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito M Karnavian dan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas ini.

Dalam sambutannya anggota V BPK RI, Ahmadi Noor Supit meminta kepada seluruh kementerian/lembaga hingga pemerintah daerah untuk mendukung proses pemeriksaan laporan keuangan 2023 yang akan segera dimulai. Adapun tujuan pemeriksaan laporan keuangan, lanjut dia, merupakan kepatuhan dalam undang-undang.

“Laporan keuangan, adalah bentuk tanggung jawab kepatuhan undang-undang, dan sesuai dengan standart akuntansi pemerintahan, ” kata dia.

Sementara Mendagri Tito Karnavian lebih menyoroti penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai cara akuntabel penganggaran pemerintah daerah dalam sistem pembangunan di daerah.

“Melalui SIPD, semua perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan serta pelaporan dan pertanggungjawaban menjadi satu ruang sehingga dapat terkontrol dengan baik,” jelasnya.(tyo/priyanto)

Info Lainnya

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 13 Juli 2026 – 19 Juli 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 13 Juli 2026 – 19 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Pemantauan…

  • Koridor Baru Aglomerasi Trans Jateng Siap Layani Rute Gelangmanggung

    MUNGKID – Koridor baru Aglomerasi Trans Jateng untuk wilayah Gelangmanggung (Magelang–Temanggung) rencananya melayani rute Terminal Maron (Temanggung)–Terminal Tidar (Kota Magelang)–Terminal Borobudur (Kabupaten Magelang) pulang-pergi. Layanan itu dioperasikan mulai Agustus 2027 menggunakan 14 armada bus medium.

  • Komisi C Pantau Kinerja Bank Jateng Cabang Karanganyar & Sukoharjo

    KARANGANYAR – Komisi C DPRD Provinsi Jateng menyoroti kinerja Bank Jateng di tingkat kantor cabang agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Bambang Haryanto Baharudin menegaskan, sebagai penyumbang sekitar 90% pendapatan BUMD bagi daerah, Bank Jateng harus menunjukkan kinerja yang sehat dan terus meningkat.

  • Tata Kelola Lahan yang Baik Dukung Sektor Pariwisataan

    PEMALANG – Guna mendapatkan data dan informasi yang lebih komprehensif, Komisi B DPRD Provinsi Jateng bertandang ke Kantor Dinas Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Pemalang dan Kantor Cabang Kehutanan Wilayah IV Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan Provinsi Jateng di Kota Pekalongan, Senin (20/7/2026). Kegiatan itu dilakukan dalam rangka penyusunan Raperda tentang Tata Kelola & Rehabilitasi Lahan Kritis & Reklamasi Hutan Daerah

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.