DPRD Dorong Pemprov Ambil Langkah Taktis Amankan Nataru 2026

IMG 20251208 WA0184

RAKOR NATARU. Sumanto bersama Kapolda Jateng dalam Rakor Nataru di Grhadika Bhakti Praja, Senin (8/12/2025). (foto priyanto)

​GUBERNURAN – Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto mendukung penuh dan mendorong kebijakan Pemerintah Provinsi untuk segera mengambil langkah-langkah taktis dan strategis demi memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 berjalan kondusif, lancar, dan aman. Sumanto menegaskan bahwa sinergitas antar pemangku kepentingan adalah kunci utama untuk mencapai tujuan tersebut.

​Hal ini disampaikan Sumanto dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang berlangsung di Grhadika Bhakti Praja, Komplek Gubernuran, Kota Semarang, Senin (8/12/2025). “Aktivitas masyarakat menjelang, selama, dan pasca perayaan Nataru 2026 sangat tinggi. Pemerintah wajib hadir dalam agenda rutin tahunan yang turut menyedot perhatian ekstra tinggi,” jelasnya dalam paparan yang disimak Gubernur Ahmad Luthfi, Kapolda Irjen Ribut Hari Wibowo, Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen Achirudin Darojat, dan Kajati Siswanto.

Sumanto juga menyoroti pentingnya antisipasi pencegahan dan penanganan bencana, mengingat mulai tingginya intensitas hujan. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan 4 indikator penting yang harus menjadi fokus pemerintah: Pertama, pengendalian harga sembako dengan memastikan ketersediaan pasokan pangan pokok yang cukup dan harga stabil.

​Kedua ketersediaan BBM dan gas, baik untuk stok maupun distribusi yang memadai. Ketiga, memastikan infrastruktur untuk mobilitas publik dan arus logistik berfungsi optimal, termasuk perbaikan jalan tepat waktu dan antisipasi dampak cuaca ekstrem terhadap keselamatan jalan. Dan, keempat kesiapsiagaan dan kapasitas tanggap darurat terhadap potensi bencana.

​Rapat yang dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi itu meminta seluruh kepala daerah di 35 kabupaten/ kota untuk menindaklanjuti hasil rakor Forkopimda ini. Dalam rapat itu, dipaparkan pula pemetaan kondisi terkini dari Kepolisian, TNI, Bulog, PLN, Pertamina, dan BPS.

​Gubernur memproyeksikan jumlah pemudik yang akan menuju maupun melintasi Jateng selama libur Nataru mencapai sekitar 8,7 juta orang. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, posko terpadu akan mulai beroperasi pada 22 Desember mendatang.

​Terkait kebutuhan dasar dan energi, Gubernur meminta semua pemangku kepentingan menjamin ketersediaan stok pangan dan stabilitas harga. Ia juga menekankan pentingnya memperketat pengawasan distribusi guna mencegah adanya spekulan yang bermain harga.

​“Jangan sampai ada gejolak harga yang dapat memukul ekonomi masyarakat,” tegas Ahmad Luthfi.

​Pengendalian inflasi yang saat ini tercatat di kisaran 2,5% juga menjadi perhatian utama. Selain itu, keterjaminan pelayanan kesehatan harus dipastikan dengan menyiapkan fasilitas kesehatan yang memadai.

​Menanggapi arahan Gubernur, sejumlah kepala daerah secara langsung mengutarakan perlunya penanganan segera terhadap jalan rusak. Mereka juga meminta agar lampu penerangan jalan dipastikan berfungsi optimal pada malam hari.

​“Jalan utama dipastikan tidak ada jalan yang berlubang. Kalaupun ada material proyek hendaknya sudah mulai ditata supaya tidak menjadi penyebab kecelakaan,” kata Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyoroti aspek keselamatan infrastruktur menjelang arus mudik dan balik Nataru. (priyanto/ariel)

Info Lainnya

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 13 Juli 2026 – 19 Juli 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 13 Juli 2026 – 19 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Pemantauan…

  • Koridor Baru Aglomerasi Trans Jateng Siap Layani Rute Gelangmanggung

    MUNGKID – Koridor baru Aglomerasi Trans Jateng untuk wilayah Gelangmanggung (Magelang–Temanggung) rencananya melayani rute Terminal Maron (Temanggung)–Terminal Tidar (Kota Magelang)–Terminal Borobudur (Kabupaten Magelang) pulang-pergi. Layanan itu dioperasikan mulai Agustus 2027 menggunakan 14 armada bus medium.

  • Komisi C Pantau Kinerja Bank Jateng Cabang Karanganyar & Sukoharjo

    KARANGANYAR – Komisi C DPRD Provinsi Jateng menyoroti kinerja Bank Jateng di tingkat kantor cabang agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Bambang Haryanto Baharudin menegaskan, sebagai penyumbang sekitar 90% pendapatan BUMD bagi daerah, Bank Jateng harus menunjukkan kinerja yang sehat dan terus meningkat.

  • Tata Kelola Lahan yang Baik Dukung Sektor Pariwisataan

    PEMALANG – Guna mendapatkan data dan informasi yang lebih komprehensif, Komisi B DPRD Provinsi Jateng bertandang ke Kantor Dinas Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Pemalang dan Kantor Cabang Kehutanan Wilayah IV Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan Provinsi Jateng di Kota Pekalongan, Senin (20/7/2026). Kegiatan itu dilakukan dalam rangka penyusunan Raperda tentang Tata Kelola & Rehabilitasi Lahan Kritis & Reklamasi Hutan Daerah

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.